
"oh okelah"kata mas aji lirih
"iya mas"kata ku lirih
" si Sandra sama adel, kok udah gak pernah ke sini can" kata mas aji lagi.
" kemaren, mereka datang mas tapi mas gak ada dirumah, mas ke resto nya mamas" kata ku menjelaskan
" mereka gak nanyak in mas"kata mamas pd
"si adel yang nanyak in, " kata ku lirih
"owh" katanya senyum dan berlalu pergi
sampai di rumah aku beres beres rumah.
aku lihat ibuk di dapur ibuk mulai masak,
"buk adel bantuin ya" kata adel lirih
" ganti dulu baju nya, del baru bantu ibuk" kata ibuk mengingatkan ku
" iya buk, " aku berlalu pergi dan. mengganti pakain ku
kalau dirumah aku hanya memakai baju panjang tidak menggunakan hijab. tapi kalau mau keluar rumah, aku pakai hijab.
aku tidak mau ayah ku berdosa karena aku memamerkan aurat ku. ๐
setelah aku ganti baju ada notif di handphone ku
p
save doni
__ADS_1
oh iya don
______________________________________________
langsung aku bergegas ke dapur mengambil alih dapur dan ibu ku pun bergegas membereskan rumah
aku membuat tumis kangkung , tinggal memasukkan nya di penggorengan karna bumbunya sudah di buat sama ibuk
setelah siap aku menggoreng naget, karna 1 keluarga ku makan wajib ada naget sama sayur
"buk udah masak ini" kata ku lembut tapi agak keras
" iya taruh aj " kata ibuk lagi saat ku lihat lagi ibuk lagi bicara sama bude ana. dan bude irna
" emm enak banget hidup mu ni..., punya anak gadis jago masak , rajin nurut sama orang tuaa sholeh lagi tu. andai Sandra kek kamu " kata bude irna memujiku lirih
" siapapun nanti suami mu, beruntung banget dia dapetin kamu del" kata bude ana lagi
" amin" kata ku senyum dan berlalu pergi
aku menuju dapur untuk makan๐
hehe
setelah selesai makan ku lihat mas aji jemput bude ana
" emm aji udah tinggi aj ya, udah lama gak liat kamu bude jii " kata ibuk kagum
" salam sama bude mu itu, " kata bude ana dan mas aji menyalami tangan ibuk
" del ini ada mas aji ini" kata ibuk memanggil ku dan aku pun keluar sambil senyum liat mas aji
" hehe makin pendek aj kamu del" kata mas aji memegang kepala ku dan reflek aku langsung Mundur agar tanggan nya tidak menyentuh kepala ku lagi
__ADS_1
" mas yang ketinggian"kata ku nyengir
ku lihat mas aji tertawa lepas sangat lepas.
"emm mumpung kamu disini ji, makan dulu yuk , si adel udah masak itu, sayang kan gak dimakan" kata ibuk menarik mas aji ke dalam
...................
" adel bisa masak bude" kata ku tak menyangka , ku lihat mamah mulai menatap ku dengan tatapan agak berbeda
" hehehe bisa donk" kata adel senyum riang
" hehehe alhamdulillah dia bisa masak" kata bude ani lembut.
"ku lihat lagi dia senyum lebar, mas aji harus makan, " katnya langsung mengambil beberapa piring untuk ku , mamah dan bude irna, dan untuk ibu nya dia tentunya
" kalau enak aku makan" kata ku menggoda ku lihat dari tadi mamah, sama bude irna saling menatap sambil tersenyum.
saat aku makan. uh delicious masakan nya enak dan sangat lezat.
Jawa memang identik dengan masakan yang manis tapi masakan nya tidak terlalu manis aku suka
" kamu gak makan del" kataku karna melihat nya hanya sibuk membawakan minum
" adel udah makan tadi " kata adel senyum..
aku makan lahap banget
" kamu tau del, aji tu orang nya paling susah kalo soal makan" kata mamah sambil tertawa
"hahaha aji tu dari kecil kalau makan susah banget tapi kalo dia makan nya bareng adel selalu nggeh nggeh aj " kata bude irna mengingat
"haha" bude ani ketawa
__ADS_1
" udah mas kalo mo nambah nambah aj, kayak dirumah siapa aj mas" kata adel senyum
" hehehe, " kata ku tertawa