berawal dari iri?

berawal dari iri?
foto prewed


__ADS_3

"mas prewed itu apa" kata adelia yang membuat ku gemas


"prewed itu foto pernikahan" kataku sedikit tertawa


"oh" kata nya lirih


"mas." kata adelia yang membuat ku menatap nya


"hm" kata ku masih dalam memeluk nya


"ibuk sama bapak gimana, " kata adelia lirih


"nanti cepat atau lambat mereka bisa nerima jugak kok del" kata ku lirih


tak lama adzan subuh berkumandang


"astaghfirullah, udah adzan aj, wudu gih" kata ku lirih melepaskan pelukan ku kulihat adel mulai mengambil wudu


setelah wudu


"gk mandi del" kata ku sedikit tertawa


"nantik, jam 6" katanya lembut


setelah sholat dan aku imam nya


aku mengambil leptop, dan mulai melihat keadaan kafe ku


"mas.. " kata adel lirih


"hm" kata ku masih melihat leptopleptop ku


"mas udah mulai kerja yaa hari ini" katanya dengan muka manyun


"hmm iya lah sayang ku, kalo mas gk kerja nantik istri mas makan apa" kata ku tertawa


"yaudah deh" katanya membuat aku tak peduli lagi, tak lama datang lah dia ke meja kerja ku, iya meja kerja sama kamar sengaja aku satukan, karna sebelum menikah kalau selesai kerja aku tak payah susah susah mutar, ke kamar lagi makanya ku jadikan 1 kamar dan ruang kerja ku


"gak ada kursi ya mas" katanya menengok kiri dan kanan


tanpa aba aba langsung ku tarik tangan nya dan ku buat wajah nya menghadap ku(bayangin aj sendiri)


"mm.... aa... s" katanya gelagapan karna aku tau ini kali pertama dia seperti ini

__ADS_1


"nanti juga kebiasa" kata ku lirih


ku lihat wajah adel mulai memerah


saat aku angkat dagunya menggunakan telunjuk


dia langsung memeluk ku dan membuat aku tertawa melihat tingkah istri kecil ku ini


"hahahaha, adel adel" kata ku mengelus rambut nya


adel tak menjawab dia hanya diam tanpa sengaja ku pegangi kedua tangan nya dan betapa kaget nya aku tangan nya dingin sekali


"takut ya kamu del" kat ku sedikit lirih


"sedikit, " katanya yang membuat ku mencium pipi nya


"mas" kata nya mengggeliat aku tau itu geli tapi aku suka


"mas boleh tanya"


kata adel yang membuat ku menyetop kegiatan ku menciumi leher istri ku, hehe ku akui aku menduduki adel seperti ini karna biar aku lebih leluasa menciumi cinta pertama ku ini


hahaha lucu ya, umur ku sudah 27 tapi menyukai gadis berumur 16 tahun🤣;v


"mas kok galak sih sama sepupu yang lain, " kata adel yang membuat aku menyerngitkan alis


"galak gimana" kata ku sedikit tak Terima dikatain galak


"mas sukak cetus, terus dingin, terus" belum sempat adel bicara langsung ku ciumi bibir mungil nya,


"del mas tau, mas pernah janji gk maksa kamu tapi mas udah gk tahan del" kata ku mulai menggendong adel menuju ranjang


.


"mas, " kata adel lirih


"hm, kalo kamu hamil kan anak nya mas aji" kata ku menciumi leher nya dan mulai meraba gundukkan yang lumayan besar untuk gadis berusia 16 tahun


"emmm mas. emmm" kata adel mendesah gadis ini semakin membuat aku gila tanpa aba aba langsung aku mainkan


. bep


bep

__ADS_1


bep


bep


bep


tak lama


"non, tuan sarapan dulu" kata bik asih dari luar, langsung aku lihati gadis kecil ku telanjang bulat dan ku lihat dia tertidur karna kelelahan, sedikit rasa senyum terlintas karna ada banyak bercak darah di seprei ku


langsung ku pakai kan dia baju daster dan aku pun mulai mandi setelah mandi aku memutuskan meninjau kafe dari rumah saja, tidak perlu kesana


setelah mandi aku turun ke bawah


"bik saya minta sarapan buat saya sama adel bawakan ke atas aja" kata ku lirih dan langsung di bawakan oleh bik asih ke kamar kami aku mengambil susu putih dan meneguk nya hingga habis


setelah sarapan sampai ku lihat bik asih melihat ke ranjang ku dan adel,


"abis di tempur ya tuan" kata bisa asih terkikik


"hehe" kata ku malu


"non adel di gendong aj tuan, biar seprei nya saya ganti dulu" kata bik asih yang membuat ku berfikir benar juga apa yang dikatakan bik asih tak mungkin aku membiarkan istri ku tidur di tempat penuh darah itu


"yaudah bik bentar" kata ku menghampiri adel


"del, bangun dulu yuk, bik asih mau ganti seprei " kata ku lembut menggoyangkan tubuh adel saat adel mulai duduk dan berdiri mau berjalan


"aaaa duuuh!!!! " kata adel meringis kesakitan akibat tadi jam setengah 6 ku tempur sampai jam 7 pagi


"aduh del kenapa" kata ku mulai panik sama hal nya dengan bik asih


"itu wajar tuan kalau baru pertama memang sakit, apalagi di bawa jalan uhh" kata bik asih yang membuat aku hmm


tak lama bik asih bicara langsung aku gendong adel ku bawa ke ruang tamu


setelah duduk di sofa


"perih ya" kata ku lembut


"h'em" kata nya dengan muka sedih dan menyenderkan kepalanya di dada ku


"yaudah setelah bik asih benerin kamar, kamu sarapan dulu setelah itu kamu adus selesai adus langsung di bawak bobok nanti mas cari obat pereda rasa sakit" kata ku mencium kepala nya.

__ADS_1


.....


__ADS_2