
jam 4 ibuk bangunin aku. untuk menjalankan rutinitas ku.
sholat, bantu ibuk masak, beres beres rumah dan pekerjaan rumah
setelah itu aku mandi.. untuk berangkat sekolah jam setengah 6 aku sudah siap dengan seragam ku,
setelah jam 6 tepat Sandra datang ke rumah ku untuk, pergi ke sekolah...
" del buruan , " kata Sandra dan aku langsung pamit kepada ibuk
" ibuk adel pergi yaa, assalamu'alaikum " kata ku menyalami ibuk
" waalaikum salam" kata ibuk berlalu pergi.
kami pergi kerumah ican untuk memanggil
nya..
"icannn buruan" kata Sandra
" iya bentar" kata ican berteriak
ku lihat mas aji sedang memasukkan koper ke bagasi. mobil nya
" mas aji mau kemana" kata ku bertanya
mas aji cuman membalas senyum saja.
" san. sini sebentar mas mau ngomong " kata mas aji lirih yang langsung mbak Sandra ikuti aku yang melihat hanya diam saja..
dan duduk di kursi luar
*
ku panggil Sandra untuk membahas soal kemarin siang.
" ada apa mas" kata Sandra bingung
"gini san.. " kata ku gelagapan
" si ican sukak sama kamu, kemaren dia galau in kamu" kata ku sambil senyum
__ADS_1
" ha!!! " kata Sandra terkejut
" loh mas ican sukak sama mbak Sandra" kata si adel menguping dan ikut nimbrung bersama kami
"kecilin suaranya del. " kata ku semakin membuat adel tertawa terkikik
"adel kira tadi, mas aji yang sukak mbak Sandra " katanya yang membuat ku membelalak mata, dan kulihat dia tersenyum sumringah
" kalo tadi , mas yang sukak sama Sandra beneran kamu gimana" kataku sambil terkikik
" em.. ya gak tau" kata nya masih tersenyum , dan ku lihat Sandra hanya diam tak menyangka bahwa ican menyukai nya
" tapi.. mas , Sandra gak sukak sama ican" kata Sandra lirih
saat aku mau membalas, Sandra di panggil mamah dan kulihat adel masih dia itu sambil tersenyum
" bantuin mereka ya del,kasian ican kalo cinta sepihak" kata ku mulai duduk dan ku lihat adel masih tertawa cekikikan
" siap.. " katanya masih tertawa
" mas.. " katanya lirih
" iya" kata ku lembut
" hahhaha ya ngak lah.., " kata ku masih tertawa
" kok packing packing baju" kata nya lirih
"owh.. mas belik rumah dekat cafe mas, mungkin mas tinggal disitu nanti" kataku menjelaskan
" ha?, mas aji mau pindah rumah berarti adel gak bisa liat mas lagi donk" katanya yang ku lihat murung
" loh.. loh kok sedih "kata ku reflek dan memegang pipinya yang mulai basah..
" mas.. bukan muhrim" katanya lirih
" eh iya astaghfirullah maaf del gak sengaja"
ku lihat dia hanya diam.
" udah tenang aja setiap hari libur mas aji main kerumah adel, " kata ku lembut
__ADS_1
" janji" katanya mendongak
" janji" kata ku dan langsung kami tertawa bersama
di balik pintu ada sosok wanita dan lelaki paruh baya yang tersenyum melihat tingkah putra pertama nya itu..
" eh si adel mana ni, ayo berangkat " kata Sandra mulai panik mencari adel dimana
" lah tadi gak bareng lu, " kata ku mulai membentak Sandra
" ngak tadi ngobrol sama mas aji dia" kata Sandra dan langsung ku lihat mamah keluar
" udah pergi deluan aj, adel nantik bareng mas mu " kata mamah yang membuat ku menyerngit.
" adel mana mah" kata ku agak lirih
" itu ngobrol sama mas mu, gak tau ngobrol ap" kata mamah acuh dan berlalu pergi
masih kulihat anak tunggal ku tertawa lepas sama wanita itu.
"kok mas belik rumah " kata si adel.. calon mantuku hehe
"biar calon mertua mas, percaya kalo mas serius sama anak nya" kata aji yang membuat aku kaget
"owh. mas aji udah punya calon" kata adel yang sedikit senyum
" jangan mikir aneh aneh kamu del" kata aji yang membuat adel membelalak mata nya
"lah.. kak Sandra mana, kok adel ditinggal," kata adel yang membuat aku terkejut
" loh kamu di tinggal ican sama Sandra" kata ku emosi
" tadi mamah yang nyuruh, kamu antar adel gih" kata mamah yang membuat aku langsung mengambil kunci mobil..
tiba di mobil sengaja ku lajukan mobil sangat pelan
" del.. kamu mau nikah muda " kata ku tanpa memikirkan
" mau" kata adel yang membuat ku gelagapan
"del.. " udah saat nya aku bilang
__ADS_1
"iya".. katanya melihat ku