berawal dari iri?

berawal dari iri?
sandra


__ADS_3

gue ke kamar gue buat ambil handphone buat telfon Sandra


" haloo san, "kata gue lirih


" eh.. mas halo ada apa ya mas, kak sand ini mau yang gimana " kata Sandra dan ku dengar ada suara adel disitu


" bisa kerumah bentar, sekalian ajak si adel" kata ku tegas


" eh.. iya mas" kata Sandra gelagapan


sampai lah gue sama adel di rumah bude ana


pas depan pintu gue liet mas aji udah di depan senyam senyum


" kenapa mas" kata gue to the point


" asalamualaikum dulu loh kak sand" kata adel yang buat gue kesel


" ih.. iya bawel bat lu del" kata ku yang menatap adel, dan adel yang di tatap melihat mas aji, yang membuat aku menunduk, di keluarga kami mas aji itu paling galak paling seram


" Sandra sini sebentar" kata bude ana, yang buat gue bergidik ngeri.. karna expresi nya bikin gue dag dig dug di lain sisi gue liat adel nyubit nyubit mas aji.. yee wajar calon suami istri, tapi di satu sisi gue kasian sama adel, dia harus putus sekolah karna ini


sampai lah gue di ruang keluarga.


gue liat sekeliling gue


" bude tau kamu sukak sama ican, sama hal nya sama ican.. tapi kalian kann saudara bude gak mau liat saudara pacaran atau jatuh rasa " kata bude yang membuat aku kaget


"maksud bude apa" kata ku sopan..


" tinggal kan ican, " kata bude yang membuat aku, apaan sih gue kan gk sukak ican


" bude mungkin sekarang ngira kalau Sandra sukak sama ican, tapi harus bude tau Sandra gak ada rasa buat ican, Sandra tau ican sukak sama Sandra tapi Sandra gk mau ican sukak Sandra karna,.. Sandra gk sukak ican, " kata ku panjang lebar


"emm bagus kalau be gitu " kata bude dan berlalu pergi..


.....


" mas aji sana " kata adel kesal karna aku dempet duduk di sofa

__ADS_1


"ngak mau" kata ku dan langsung ku lihat dia berdiri


ku lihat Sandra keluar dari ruang keluarga


" del ayok pulang" kata Sandra yang membuat ku menyerngit


"ayuk.. bude adel pulang" kata calon istri ku sangat imut


" mas adel pulang " kata nya lirih dan berlalu pergi


...... 🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀


malam pun tiba ku lihat bude ana pakde , sama mas aji beneran kerumah


ibuk kaget karena mereka datang


" asalamu alaikum " kata mereka ber3


" waalaikum salam" kata ibuk lagi


" loh ada apa dateng ke rumah" kata ibuk senyum


" ngomong opo" kata ibuk mulai bingung dan menyuruh mereka duduk


"si aji, suka sama adel, yaa berniat untuk menikah kan lah" kata pak de Galuh yang semakin membuat ku pucat


tiba tiba bapak ku datang


" maaf sebelumnya, si adel sama aji itu kan sepupu" kata bapak membentak


"tapi saya cinta banget sama adel pakde" kata mas aji yang membuat ku ingin lenyap dari dunia ini


" kamu ini ngomong opo" kata bapak membentak mas aji


" adel itu masih sma kelas 1 lah kamu mau jadiin dia bojo" kata bapak mulai menunjuk nunjuk mas aji


" saya sayang sama adel pakde" kata mas aji semakin lirih


" kalo kamu mau nikahin adel, saya bakal tes kamu" kata bapak yang membuat aku semakin takut

__ADS_1


" apa pun persyaratan nya, saya sanggupi pakde" kata mas aji lagi


" saya gak minta aneh aneh kok, kalo saya panggil adel, adel bilang dia gk sukak kamu, jangan pernah kamu lamar lagi adel " kata bapak yang semakin membuat ku takut


.


" adell" kata bapak berteriak dan langsung ku ambil hijab untuk keluar sambil menunduk


" suka kamu sama mas aji mu" kata bapak dengan melotot


aku hanya menunduk


" adell bapak mu iki yang ngomong "kata bapak semakin kencang yang membuat aku menangis


" iya Pak.. adel sukak sama mas aji" kata ku mulai nangis


"astaghfirullah del... itu mamas mu del, mamas mu" kata bapak menunjuk nunjuk mas aji


"pak.. " kata ibuk memegang pundak bapak


dan menggeleng


"mau mu apa sekarang" kata bapak ke mas aji yang membuat aku takut.


" saya mau nikahin adel. pak de" kata ku pd


" punya opo kamu mau jadiin anak ku bojo mu" kata bapak yang membuat satu ruangan menunduk termasuk keluarga mas aji


" saya punya rumah, mobil, motor sama restoran 2 "kata mas aji tegas


" bisa kamu bahagiakan anak saya" kata bapak yang membuat aku semakin menunduk


" enggeh pak de, bakal ku jaga si adel sampek kapan pun, dan akan ku bahagiakan dia" kata mas aji tegas


" oke.. kalau begitu, lamaran mu pakde Terima" kata bapak berlalu pergi. ke belakang


" hampir copot jantung ku mbak" kata bude ana, sebenarnya ibuk deluan yang nikah ketimbang bude ana, tapi aku keluar nya agak lama, heheh ibuk nunggu bertahun tahun buat nungguin aku lahir.


" si bapak juga, diem diem aja"kata bude ana yang membuat bapak mematung

__ADS_1


__ADS_2