berawal dari iri?

berawal dari iri?
12


__ADS_3

"mas gak sukak del, " kata ku lirih


" hmm iya mas adel paham" katanya menunduk


dan tak lama ku dengar suara sandra dan dony di bawah langsung


" mas.. adel mo kebawah dulu deh, kak sandra sama doni udah di bawah" kata ku berlalu pergi,


.


"dari mana kamu del" kata doni melihat ku dari kamar


" owh.. adel bantuin mas aji masukin baju ke koper" kata ku senyum


" mas aji siapa, " kata doni kepo


" mas aji, itu mamas nya mas ican, " kata ku lembut sambil senyum


"ican mana, kok gak ada" kata kak sandra padaku lirih..


" ehmm cieeee nyariin, haahaha" ketawa ku petcah


"apaansih lu del, males gua" kata sandra langsung duduk di sofa


dari seberang ku lihat mas aji turun dan mulai duduk di sofa samping kak sandra


" loh ican nya mana" kata mas aji membuka topik


" gak tau mas gak turun turun dia" kata sandra lembut


" icannn!!!!!! " kata mas aji berteriak


" iya bentar " kata nya dari atas


" mas mau pindah rumah ya" kata sandra lembut ke mas aji, jujur aku tak suka pemandangan ini


" haha, ngak.. mas belik rumah di gang melati beda 2 gang doank, dari sini" kata mas aji lembut

__ADS_1


" owh.. kirain, kok belik rumah mas.. " kata sandra antusias


" biar calon mertua mamas percaya kalo nantik mamas bisa ngidupin anak nya" kata mas aji melihat ku yang ku lihat di lihat juga oleh sandra


" mas udah punya calon" kata sandra terkikik


" calon sih udah.. tapi lagi deketin orang tua nya " kata mas aji masih melihat ku..


" wish mamas udah punya pacar donk ya berarti " kata sandra masih tertawa melihat ku dan mas aji


" hmm mas gak pacaran, dia gak mau di pacarin," kata mas aji makin manyun menatap ku, sandra , dan doni yang melihat kami hanya terkikik


" loh jadi kalo gak di pacarin, di apain donk mas" kata sandra menatap ku


"katanya jaga hati, " kata mas aji masih menatap ku manyun


" hahahaha" ketawa doni pecah.


dan di susuli oleh sandra


" kenapa " kata mas aji menatap ku


" gak boleh.. cepet banget adel masih pengen sekolah" kata ku tanpa memperdulikan sandra dan doni


" nikah sambil sekolah" kata ku enteng


" gak mau" kata nya ketus


" kutunggu kamu sampek lulus, kalo pas lulus nikah sama orang lain, siap siap aj" kata ku ketus dan langsung adel bergidik ngeri


"nantik mas aji yang ninggalin adel pas sayang sayang nya" kata adel.. manyun


" gak akan del. " kata ku berlalu dan menggenggam tangan gadis ku itu


" mas aji sama adel pacaran" kata sandra yang membuat ku sadar akan apa yang telah terjadi , ahh tapi sudah lah apa peduli ku


"adel gak mau pacaran" kata ku ketus

__ADS_1


bilang harapan gue buat deketin adel;) (doni)


" yaudah aman mas nantik sandra bantuin biar pacaran" kata sandra yang langsung ku jawab dengan senyuman.


" a cieee adel cihuyyy mabijuur" kata kak sandra yang membuat aku malu , ku lihat bude melihat ku dari tadi


tiba tiba


ting.. 🔔🔔🔔


del ke dapur sekarang (mas aji)


kenapa mas


kedapur aja (mas aji)


tiba lah aku di dapur ku lihat ican, bude ana dan pak de Galuh


"duduk del" kata pak de Galuh tegas aku pun duduk dan menunduk


" mah ican keluar dulu ya kasian sandra sama doni ber2" kata mas ican berlalu pergi


setelah ican berlalu pergi langsung aku buka suara


" adel tau adel salah, tapi adel sayang sama mas aji udah lama " kata ku meneteskan air mata dan menunduk


" sayang kamu sama aji" kata pak de Galuh yang membuat aku mengganguk ku lihat mas aji hanya nyengir nyengir bukan nya membela ku


"ok kalo gitu, nanti malam pakde sama bude kerumah mu" kata pakde Galuh yang langsung aku mengangkat kepala dan ku lihat bude mas aji senyum senyum


" pak de.. adel kan masih sma " kata ku gelagapan


" loh.. too apa salah nya, seng penting jangan hamil dulu" kata pakde medok


" katanya sayang sama mas aji, tapi kok diajakin nikah gak mau" kata bude yang membuat aku menunduk


di lain sisi

__ADS_1


__ADS_2