
" woh.. gimaana papah gak diem, wong yang di adepin suami mbak ani" kata papah mulai menetralisir keadaan
" bulan depan kami nikah ya bude" kata ku tanpa pikir panjang
" cepet banget" kata bude ani kaget
" bude aku gak mau lama lama lagi, udah bertahun tahun aku nunggu adel" kata ku agak tegas
" emm.. yaudah nantik bude bilangin ke pakde" kata bude lirih
........
dan pulang lah mas aji, dan keluarga nya buru buru ibuk tutup pintu dan
"adel sini" kata bapak tegas
" enggeh pak" kata ku menunduk
" opo ategese sampeyan pengin nikah karo mamas mu" (apa maksud kamu pengen nikah sama mamas mu, atau abang mu) kata bapak dan aku mulai menunduk
"adel sayang karo mas aji pak" kata ku menint ihkan air mata
" adel...mas aji itu mamas mu ndok" kata bapak mulai lirih
aku hanya diam tak berkata apa apa
dan senyap sebentar
__ADS_1
" udah sana ke kamar tidur" kata bapak menyuruh ku tidur, dan ibuk langsung duduk di sebelah bapak
sampai di kamar aku menangis sejadi jadi nya tak terasa aku tidur sampai jam 5 pagi ibuk pun tak membangun kan ku untuk sholat subuh, meski telat aku tetap sholat ku lihat ibuk mendiamkan ku..
" buk adel..berangkat " kata ku lirih, ibuk hanya menyalami tak berkata sepatah kata pun
aku memutuskan untuk naik ojol, hari ini
sampai lah aku di sekolah dan baru, 1 , 2 orang yang baru datang karna baru jam setengah 6 kurang ,
tiba tiba ku lihat ada bayangan ha g menghampiri ku
" nama kamu adelia ya" kata nya dan mulai duduk di sebelah ku rupanya wali kelas ku pak rudi
" iya Pak " kata ku, menjawab lembut
saat aku sedang duduk tiba tiba ada yang meneriaki ku
" adel!!! " kata kak Sandra mulai berteriak
dan tak perduli ada pak rudi di samping ku
" elu ya, gue dateng kerumah lu kata bude lu udah pergi naik ojol!! ngapa lu gk nunggu gua, pas baru dateng gueiat lu bareng.. cowok mau gue kadu ke mas aji!!! " kata Sandra berteriak di depan pak rudi
"kak sand.. " kata ku memelotorinya
" eh pak rudi, eh maaf Pak" kata kak Sandra celinguk kan
__ADS_1
" aji, pacar kamu " kata pak rudi yang senyam senyum membuat aku mematung
" bukan pacaran lagi pak, udah tunangan " kata kak Sandra yang membuat aku menunduk
tiba tiba ku lihat pak rudi tertawa dan mengambil handphone nya
" haloo" kata pak rudi di telfon sambil tertawa
" haloo paan, gue mau ke resto elu nelfon" kata lelaki dari seberang
" gue lagi bareng cewek ni, cantik banget mau nikah sama gue jugak " kata pak rudi yang membuat aku melihat kak sandra
" apaan sih luu gk jelas, gue matiin ni" kata lelaki seberang situ.
" ayo lah vc bentar, bentar aja lohh tayang" kata pak rudi yang manja dan membuat kami hampir tertawa
" ih.. ni bocah.. yaudah nii" kata lelaki seberang itu dan ku lihat mas aji
" kenalin, ni jii ni calon gue" kata pak rudi yang membuat aku menunduk
" jangan ganggu calon gue " kata mas aji membentak
" uh.. gimana ya calon lu imut kalo jadi istri gue pasti lucu" kata pak rudi yang membuat mas aji naik tensi
" gue penggal pala lu" kata mas aji langsung menutup telfon
dan masih ku lihat pas rudi tertawa ringkah dan berlalu meninggal kan aku dan kak Sandra
__ADS_1