
Atas saran papa dan mama akhirnya aku mau diajak keluar sama Dimas, kata papa dan mama biar kami bisa pendekatan dan saling mengenal.
Dimas mengajak ku ke pinggir pantai, dengan pemandangan tenggelam nya matahari.
Seiring dengan tenggelamnya sinar mu yang menyinari bumi sehari ini seperti itulah suasana hati ku saat ini; meredup tanpa sinar, gelap tanpa rasa,....... entah bagaimana aku menjalani hari esok tanpa sinar mu...
Dik, mulai sekarang biasakan panggil nama mas dengan tambahan mas ya.....
Aku melihat Dimas sambil mengangguk pelan.
Aku berharap hubungan kita tidak beku sepeti ini dik, aku makin merasa bersalah sama kamu kalau kamu terus diam... kata Dimas sendu sambil menatapku.
Aku diam...tidak tahu harus menjawab apa, dan tiba - tiba tanganku terasa hangat dan ternyata Dimas menggenggam tanganku dan mengelus punggung tangan ku dengan pelan dan lembut.
Aku diam dan berusaha menikmati genggaman tangannya, aku tidak bisa bersikap ketus atau menolak sikap baik Dimas kepadaku, karena perjodohan ini bukan sepenuhnya kesalahan Dimas.
Aku coba memulai lembaran baru untuk merenda semua ini dengan Dimas, ditengah - tengah lamunanku tiba - tiba...
Dret....dret.... dret....
aku mengambil HP ku dan melihat panggilan masuk dari David, tapi aku hanya memandangi layar HP ku tanpa punya keinginan untuk menanggapi panggilan tersebut.
Kenapa tidak diangkat dik.....
__ADS_1
Angkat saja kasihan pasti dia lagi mengkhawatirkan mu.....
Aku hanya menghela nafas tanpa mau menjawab panggilan tersebut, bahkan ini adalah panggilan yang ke 12....
Dan tidak sedikit juga David mengirim pesan chat di WA ku, aku tetap belum bisa membalas semua chat nya.
Menghindar ya kata itulah yang tepat saat ini, ketika David mengirimi chat dan panggilan telp.
Aku belum siap menjelaskan semua yang telah terjadi.
Dimas masih setia menemaniku dipinggir pantai sekalipun hari sudah malam, dia bahkan mulai berani memelukku dari samping.....dan tanpa bisa menolak aku biarkan tubuhku di peluk olehnya.
Sampai kapan kamu mau menghindari dari David dik, sekuat apapun kamu menghindar satu saat juga kamu akan bertemu dengan David dan harus menjelaskan semua nya, kata Dimas penuh wibawa.
Mau mas bantu menjelaskan kepada David...tawar Dimas kepada Cindy
Tidak usah mas, besok aku kan sudah balik ke kota S untuk kuliah, kalau aku ketemu David aku janji akan menjelaskan kepadanya..
Baiklah, mas harap kamu bisa menyelesaikan dengan baik dan tidak terjadi permusuhan antara kamu dan David.
Mas juga doakan agar David bisa menerima semua ini, kata Dimas dengan penuh harap.
Laki - laki yang baik batinku.
__ADS_1
Memang selama aku pulang hingga 4 hari aku di kotaku belum pernah sekalipun aku memberi kabar kepada David, bagiku perjodohan ini terlalu menekan ku hingga mau mati rasanya dan jalan satu - satunya adalah menghindar dari David.
Aku tahu lara ini perlahan akan menghancurkan aku dan kamu, tapi inilah suratan yang harus kita terima,
Lara yang datang tanpa diundang dan akan menggoreskan luka yang dalam buat aku dan kamu, sampai kapan kita bisa melalui ini, aku pun tidak tahu ---- luka mu adalah luka ku 😭
Maaf sudah menorehkan luka di hatimu...
Maaf sudah menghindar dari mu....
Maaf sudah menghadirkan lara di hatimu....
Akupun terluka bahkan hanya dengan menghindari mu saja sudah membuatku merasa tak berdaya....
😭😭😭😭😭
**AWAS ADA UNSUR KISAH NYATA DALAM NOVEL INI, JADI DIMOHON TIDAK BAPER...
JANGAN LUPA
VOTE - KOMEN - LIKE
🙏🙏**
__ADS_1