BERONDONG SETIA KU

BERONDONG SETIA KU
Kencan


__ADS_3

Sambil menunggu Dimas bangun aku keluar untuk membeli makanan agar nanti sebelum keluar kami sudah makan.


Sampai aku pulang pun dimas belum bangun, aku heran seberapa capek nya dia sehingga sangat nyenyak tidurnya.


Aku menunggunya sambil menyiapkan makanan dimeja dan membuatkannya teh manis, tiba - tiba...


Ekhm..... akh....aku melihat Dimas menggeliat merenggangkan otot - ototnya kemudian duduk dipinggir kasur sambil menoleh melihat ku .....


Maaf ya dik, mas ketiduran katanya pelan


Iya gpp mas, kataku....


Mas mau mandi apa makan dulu....dengan sopan aku menawarkan kepada Dimas.


Kamu beli makan ya, mas berencana ngajak kamu makan di luar, malah gak jadi karena mas ketiduran....


Aku menjawab degan senyuman...


Mas mandu dulu ya dik...kata Dimas


Iya mas, handuknya sudah Cindy taruh di dalam ya


Iya dik, sahutnya...


sambil menunggu Dimas mandi aku menonton TV sambil menyelonjor kan kaki ku di sofa.


Tiba - tiba pintu kamar mandi terbuka dan aku melihat Dimas keluar hanya mengenalkan handuk yang terlilit di setengah tubuhnya.

__ADS_1


mempertontonkan dada nya yang bidang dan rambutnya yang basah memberikan kesan sexy di mataku.


Aku diam sambil menelan ludahku melihat tontonan gratis di depanku.


Dimas memandangku .....dik maaf ya mas gak terbiasa ganti baju di dalam kamar mandi katanya....


Aku berpikir bagaimana caranya agar dia bisa ganti dengan bebas.


Cindy keluar aja mas, jadi mas Dimas bisa ganti baju dulu, kata ku...sambil melangkahkan kakiku keluar kamar.


Dik, mas sudah selesai ganti baju....kata Dimas sambil membuka pintu kamar.


Aku masuk dan menawari Dimas makan.


Setelah selesai makan aku bereskan semua dan ganti baju siap - siap keluar untuk beli cincin tunangan dan perlengkapan yang lain.


Akhirnya barang yang kami butuhkan sudah terbeli dan Dimas mengajak ku untuk mampir dulu disebuah cafe untuk menikmati waktu berdua dengan ku.


Setelah memesan minuman dan cemilan, Dimas menarik tanganku dan menggenggamnya dengan melihat setiap jari - jari tanganku, aku tidak tahu apa yang sedang dipikirkan nya.


Kenapa kamu mau dijodohkan dengan ku dik..


kata Dimas memecah keheningan diantara kami.


Kamu juga kenapa mau dijodohkan dengan ku, kataku kepada Dimas padahal aku belum menjawab pertanyaannya, aku hanya ingin reaksi dan jawaban seperti apa yang akan Dimas berikan.


Aku meng iyakan perjodohan ini karena aku tidak mau mengecewakan papa..... kata nya

__ADS_1


Kalau mas Dimas mau harusnya menolak perjodohan ini sebelum semuanya terjadi....


Aku hanya tidak mau jadi anak yang tidak tahu balas budi dan tidak menghormati pilihan papa.... sebab hanya papa yang aku miliki, sedangkan mama sudah meninggal beberapa tahun yang lalu karena sakit.


O.... begitu ya, tapi Kalau mas Dimas menjalani perjodohan ini dengan terpaksa malah justru akan membuat mas Dimas tertekan, kata ku menasehati


Gak tahu lah dik, kita jalani saja garis perjalanan hidup kita, aku akan berusaha keras mencintai dan menerima mu....


Mas Dimas punya pacar gak....kata ku


Mas sih tidak ada pacar, ya selama ini mas menjalani kehidupan sendiri.... tanpa pacar yang bisa dijadikan penyemangat, kata nya lirih


Terus kamu bagaimana dik.... kenapa mau menerima perjodohan ini....


Sebenarnya juga gak mau menerima mas, tapi keputusan papa sudah bulat dan tidak bisa dibantah ...


Jadi Cindy terpaksa menerima.... Cindy pun begitu akan berusaha untuk menerima dan belajar mencintai mas Dimas...


Mari dik, kita sama - sama berusaha,.......


kata Dimas pelan.


Kencan kali ini tidak seperti kencan yang dibayangkan banyak orang,......


Ada dinding yang masih menghalangi hubungan kami berdua.... aku berharap dinding itu akan roboh seiring waktu kebersamaan kami.


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE YA

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2