BERONDONG SETIA KU

BERONDONG SETIA KU
Keputusan


__ADS_3

Aku tipe wanita yang tidak bisa mentolelir pengkhianatan mas, kataku tegas kepada Dimas.....


Mari kita berpisah saja mas....dan mengakhiri perjalanan RT ini, kataku sambil melihat Dimas yang masih duduk di dekat kakiku.


Bagai disambar petir Dimas terkejut dengan Keputusan ku....


Dik, kamu bicara apa....kata Dimas dengan nada tinggi


Tidak ada lagi yang bisa dipertahankan ....


Semua sudah hancur.... dan besok aku akan menunjuk seorang pengacara untuk menangani perceraian ini, sekalipun bagi ku pantang untuk bercerai tetapi aku tidak bisa menjalani RT yang sudah rusak ini.


Aku sebenarnya tidak kuat menyampaikan kalimat ini kepada Dimas tapi hati dan perasaan ku sudah dicabik - cabik oleh perbuatan be**tnya...


Mungkin ini jalan yang terbaik batinku.


Aku tidak mau cerai dik, kata Dimas seperti orang yang putus asa.


Aku tidak mau.....katanya Dimas yang terus meracau...


Hiduplah dengan Anita lanjutkan perjalanan kisah kalian tanpa melibatkan aku dan Jeri, kataku kepada Dimas.


Tidak... tidak mau dik, kata Dimas ....sambil terus memegangi kakiku..


Aku berusaha menerima semua ini mas,


bukankah lebih sakit diriku karena perbuatan kalian, kenapa kamu yang seolah - olah menjadi korban atas masalah ini kataku sedikit emosi kepada Dimas.


Pergilah dan kembalilah kepada wanita mu,


wanita yang sudah menemani mu dan sudah menolong mu selama ini.


Maafkan aku dan keluarga ku yang sudah merintangi hubungan kalian, kataku menyindir Dimas.


Aku memang salah dik, tapi jangan tinggalkan aku kata Dimas sambil menangis..

__ADS_1


Aku masih butuh kamu dan Jeri katanya sambil meratap di kakiku....


Keputusanku sudah final mas.... jawabku sambil berdiri meninggalkan Dimas yang masih pada posisi meringkuk.


Seandainya kesalahan mu bukan soal hubungan terlarang aku masih bisa memaafkan dan menerima mu kembali, tetapi prinsip ku dalam ber RT adalah tidak boleh ada pengkhianat an dalam menjalani biduk RT dan..... itu tidak bisa ditawar - tawar lagi.


Berat....


Sedih....


Perih.....


Kecewa....


Marah....


Bercampur menjadi satu dan menghasilkan rasa Pahit.


Aku masuk kedalam kamar dan menguncinya, kemudian tubuhku luruh di samping tempat tidur, aku menangis .... menangis.... dan menangis.....


Hancur sudah semua yang aku bangun selama ini.....


Kepercayaan....


Kesetiaan...


Kebahagiaan....


Harapan.....


Tapi dalam sekejab semua runtuh tak berbentuk lagi.


Aku sudah mengambil tiga keputusan besar dalam hidupku yang membuat aku kembali jatuh di jurang kesedihan.


💔 Keputusan pertama ketika aku meninggalkan David

__ADS_1


💕 Keputusan kedua ketika aku menerima perjodohan dengan Dimas


💀 Keputusan yang ke tiga ketika aku harus merelakan RT ku hancur dengan perpisahan.


Memang semua keputusan ada konsekuensi nya masing - masing, dan aku sudah memilih untuk menanggung semua konsekuensi dari keputusanku. Bukankah dulu aku juga sudah katakan bahwa akan ada konsekuensi - konsekuensi lain di depan ketika aku berani mengambil sebuah keputusan.


Dan inilah salah satu konsekuensi tersebut, Bercerai....


Aku mengambil HP ku dan menekan no seorang kenalan yang putrinya salah satu mahasiswi ku....


Selamat Malam Bu Ririn kataku...


Selamat malam juga Bu Cindy, kok tumben Bu menguibungi saya, apa ada yang bisa saya bantu Bu....


Apakah besok ibu ada waktu, saya mau ketemu Bu Ririn kataku pelan


Bisa Bu, jam berapa ibu mau ketemu saya...


Jam 10.00 WIB ya bu, saya yang akan datang ke kantor ibu kata ku sopan


Baik Bu, saya tunggu


Terima kasih sudah menghubungi saya


Justru saya yang harusnya minta maaf karena malam - malam sudah mengganggu waktu istirahat Bu Ririn kataku


Aku menutup pembicaraan kami, dan meletakkan HP ku diatas meja kamar, dan melangkahkan kakiku ke arah kamar Jeri, aku mendekati nya dan mengelus kepalanya sambil menciumi kepala nya...


Maafkan mama yang akan menghancurkan hidupmu karena harus berpisah dengan papa mu, mama berharap kamu mengerti bahwa keputusan yang mama ambil adalah keputusan yang tepat tanpa menyakiti mu...


Kelak ketika engkau besar mama berharap kamu tidak menyalahkan mama.... kataku lirih sambil mencium pipi nya.


Inilah Keputusan mama nak.....


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA 🙏

__ADS_1


__ADS_2