
Sebelum rombongan berangkat aku menunggu Winda karena dia masih ada keperluan yang harus dibereskan sebelum cuti untuk menemaniku pulang.
Akhirnya rombongan iring - iringan jenazah pun berangkat; aku, jeri, kak Jordan, Winda dan mbok Sumi satu mobil sedangkan beberapa Staff yayasan satu mobil dan juga beberapa perwakilan pengurus BEM juga 1 mobil plus mobil ambulance.
Sesuai kesepakatan kami mampir ke rumah papa Joyo untuk mengistirahatkan jenazah mas Dimas untuk yang terakhir kalinya di rumah orang tuanya.
Dan setelah itu kami menuju ke tempat pemakaman dan segera mengadakan acara pelepasan jenazah.
Semua keluarga dan kerabat juga yang hadir turut menabur kan bunga diatas pusara mas Dimas.
Kami pun perlahan meninggalkan tempat pemakaman dan menuju ke rumah papa Joyo, dan semua rombongan dari Universitas pun sudah pamit dan langsung kembali ke kota Y, dan tak lupa keluarga kami pun memberikan bekal makanan dan minuman untuk dijalan.
Malam harinya suasana rumah papa Joyo sangat ramai dipadati kerabat dan tetangga yang berdatangan untuk menghadiri acara penghiburan dan setelah selesai acara kami pun berbincang-bincang ringan, dan rencana nya kami semua akan menginap di rumah papa Joyo, kekuargaku berusaha untuk menghibur dan menemani papa Joyo agar tidak terlalu kesepian.
Malam semakin larut, orang - orang sudah tidur, tetapi tidak dengan ku dan Winda....
Kami masih ngobrol banyak hal tentang masalah - masalah yang aku hadapi dengan Dimas.
__ADS_1
Aku masih belum tahu kejadian nya Wid, kenapa mas Dimas bisa kecelakaan, kataku
Coba besok aku cari tahu ke anak - anak BEM, tadi aku minta kontak nya Aditya, biar besok aku telpon dia ya.....kata Winda.
Tx ya Wid, kamu sahabat rasa saudara buat aku, kataku sambil memeluk Winda dan Winda pun membalas pelukanku.
akhirnya kami terlelap karena lelahnya batin dan fisik kami seharian ini.
Pukul : 10.00 WIB
Selamat pagi bpk/ibu semua kami dari Kepolisian kota Y, maksud kedatangan kami adalah menjelaskan kronologi dari kecelakaan yang menimpa bapak Dimas...
Kata pak Ketut sebagai perwakilan dari pihak yang berwajib.
Kami masih serius mendengarkan apa yang akan dijelaskan beliau kepada keluarga kami.
Jadi saat itu mobil yang dikendarai bpk Dimas dengan seorang wanita,
__ADS_1
( sambil menunjukkan foto wanita tersebut kepada kami ) dan di adalah Anita.
Mobil tersebut oleng dan sesekali berjalan zig zag, karena terjadi pertengkaran sehingga saling tarik dan mendorong didalam mobil, sehingga laju mobil tidak terkendali dan dari arah yang berlawanan ada mobil truck pasir yang melaju dengan kecepatan tinggi, akhirnya truck tersebut mengerem tetapi sudah tidak bisa terkendali dan menabrak mobil pak Dimas.
Sopir truk dan pak Dimas meninggal di tempat dan wanita yang bersama pak Dimas kristis, tetapi tadi pagi akhirnya meninggal dan sudah dimakamkan oleh pihak kampus karena wanita tersebut sebatang kara dan urusan semua di cover oleh yayasan.
Demikian penjelasan dari kami pak, dan kami juga menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya pak Dimas, kata perwakilan dari pihak yang berwajib kepada kami.
Berita tentang Dimas dan Anita akhirnya terdengar di seluruh penjuru kampus dan dibeberapa kalangan di kota Y.
Kami sangat terpukul dengan meninggalnya Dimas, apalagi kejadian nya dia bersama dengan wanita simpanan nya.
Tapi nasi sudah menjadi bubur tidak bisa diulang kembali apa yang sudah terjadi.
Kami menyampaikan terima kasih atas perwakilan dari kepolisian kota Y yang sudah datang menjelaskan kepada kami kronologi kecelakaan yang dialami mas Dimas dan mengantar mereka ke luar rumah karena akan kembali ke kota Y.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1