
beberapa jam lagi, matahari akan menampakan dirinya, Lilly melesat secepat mungkin supaya ia bisa sampai di hutan kutukan sebelum pagi hari.
"Will!! apakah aku bakal selamat?!!"teriak Lilly yang sedang panik
[tenanglah tuan, anda tidak perlu panik anda juga tidak perlu terbang dengan kecepatan penuh anda kita masih punya waktu 3 jam an]ucap Will
"Mana mungkin aku gk panik?!! aku bisa mati dalam ke adaan terbang kalau tidak ngebut pulang ke hutan kutukan." Lilly sangat emosi karena Will malah menganggap remeh masalah ini.
[baiklah saya akan meminjam kan kekuatan saya lebih banyak lagi,]ucap Will
Lilly langsung terbang secepat cepatnya.
#Later
*wuhs!
Lilly berhenti secara tiba tiba dan itu menciptakan tiupan angin yang kencang.
"baiklah aku berhasil berhenti dengan mulus, sekarang tinggal turun ke bawah secara perlahan."
ucap Lilly yang mulai turun perlahan menggunakan sayapnya.
setelah beberapa saat Lilly berhasil mendarat dan sampai di hutan kutukan dengan selamat.
"hah hah hah, untung aja tepat waktu!"
Lilly yang langsung terkapar karena sudah sangat ngos ngosan karena ngebut saat terbang:v
Will merubah wujudnya menjadi manusia dan memberikan sedikit kekuatannya kepada Lilly untuk mengurangi rasa lelah yang dirasakan Lilly.
"padahal saya sudah meminjamkan kekuatan saya saat anda terbang, tapi anda masih tetap saja kelelahan, tuan ku sangat lemah ternyata"ucap Will dengan wajah yang dibuat menjadi polos
"awas saja kalau kekuatanku yang dulu sudah kembali"ucap Lilly sambil menggeretakan giginya karena menahan marah.
"iya iya maaf tapi, yang lebih penting sekarang tuan harus masuk ke sarang Ciel untuk istirahat, terkapar di luar sini bisa membuat anda mati terbakar sinar matahari loh"ucap Will
"aku juga tau itu,"ucap Lilly
"kalau begitu anda harus berdiri"suruh Will
__ADS_1
"aku kan sudah capek masa kamu tidak mau menggendongku masuk ke dalam sih?"ucap Lilly dengan raut wajah yang dibuat buat seakan meminta pertolongan.
'100% aku sedang di manfaatkan dengan cara yang salah' batin Will
"baiklah saya akan menggendong anda"ucap Will
"Hup"
Will mengangkat tubu Lilly dengan cara menggotong bagian leher dan kakinya.
"aku suruh kamu gendong aku bukan malah ngangkat aku dengan gaya seperti ini!"ucap Lilly
Will mengabaikan ocehan tuannya, dan masuk ke dalam sarang.
#Later
"Silahkan beristirahat"ucap Will yang menidurkan Lilly di kasur milik Ciel.
'anak ini, bertingkah seolah olah dia adalah pahlawan'
kelopak Lilly sempat berkedut beberapa kali, karena melihat sikap Will yang aneh.
"Will aku minta semua buku yang kamu bawa"ucap Lilly
# +*)*?!"$$*)!!
suara gaduh terdengar dan debu debu berterbangan lantasan keluar banyak buku dari portal yang dibuka oleh Will.
"Uhuk, uhuk!" suara Lilly yang terbatuk batuk karena menghirup debu yang beterbangan.
"uhuk, apakah buku buku ini memang sekotor ini atau ini karena lantai sarang yang jarang dibersihkan?"ucap Lilly
"silahkan tuan"
debu yang berterbangan mulai menghilang dan dari balik kepulan debu tadi, terlihat ada sebuah gundukan buku yang amat banyak.
"Wi-will..?"
"iya tuan?" heran Will
__ADS_1
"Pe-perasaan aku hanya meminjam 13 buku dari perpustakaan deh? kok sekarang malah beranak pinak menjadi sebanyak ini?"tanya Lilly sambil mengacungkan jari telujuk ke buku buku yang ada di hadapannya.
"Ee... hehe..., aku mengambil beberapa buku lagi untuk jaga jaga kalau anda bosan"
setelah mengatakan hal tersebut Will langsung mencoba menghiraukan Lilly dengan berpura pura bersiul.
"Will jangan malah mengabaikan ku!!"teriak Lilly
"ma-maaf!"ucap Will
Lilly tak habis pikir dengan perbuatan Will, karena bagaimana pun juga buku yang ada dihadapannya ini terlalu banyak, sangat disayangkan kalau dibuang tapi akan sangat boros tempat jika di simpan.
"nasi sudah menjadi bubur.."ucap Lilly yang tiba tiba menggunakan pribahasa
"kalau begitu kamu harus bertanggung jawab, dengan menyimpan buku buku ini di dalam ruang dimensi mu, disini terlalu sempit untuk menyimpan buku buku sebanyak ini"ucap Lilly
"baik tuan,"ucap Will
Will memunculkan portal yang tadi dan memasukan buku buku yang ada di sana kecuali 13 buku yang sudah Lilly pilih saat di perpustakaan.
"baiklah saya sudah memasukan semuanya kecuali buku yang anda pilih saat berada disana"ucap Will
"nah begini kan lebih bagus"ucap Lilly
"aku mau tidur dulu, aku benci siang hari jadi jangan bangunkan aku"ucap Lilly
"saya justru lebih bersyukur jika anda terjebak di dunia mimpi" sindir Will
"aku tidak peduli dengan candaan mu itu karena sekarang aku sedang sangat mengantuk"Lilly yang berbicara dengan mata tertutup.
karena sudah kelelahan Lilly pun tertidur, dan mulai memasuki alam mimpi.
"Clar- bukan maksudku Lilly, sudah lama ya tidak berjumpa"
suara yang tidak asing terdengar.
"ka-kamu-, ini mimpi kan?!"teriak Lilly
author gk bisa Up setiap hari nih karena disibukan dengan PAS dan author harus belajar biar mamaku bangga:v
__ADS_1
bercanda..
intinya aku gk bisa Up setiap hari karena sibuk nugas udah sih itu aja😅