Bertukar Kehidupan Dengan Vampir

Bertukar Kehidupan Dengan Vampir
Chapter 13 .....


__ADS_3

*biar kalian gk terlalu bingung


Clara(tokoh utama manusia) namanya udah ku ganti jadi Lilly(karena bertukar kehidupan dengan si tokoh utama vampir)


Lilly Bloodfallen(tokoh utama vampir)namanya udah ku ganti jadi Clara(karena bertukar kehidupan dengan si tokoh utama manusia*)


"Clar- bukan maksudku Lilly, sudah lama ya tidak berjumpa"


suara yang tidak asing terdengar.


"ka-kamu-, ini mimpi kan?!"teriak Lilly




"ini cuma mimpi kan?" tanya Lilly



"tidak juga sih.."



"yaah... tapi kalau dipikir pikir gk mungkin sih kalau aku bisa ketemu kamu cuma karena kebetulan." ucap Lilly



"Kamu susah susah menemui ku, memangnya apa yang terjadi di kehidupan mu sebagai Clara?" tanya Lilly



ya benar sekali, orang yang ada di hadapan Lilly saat ini adalah Clara.



"tidak terlalu susah juga sih.., hanya saja aku sedikit kesusahan saat pertama kali mengenal peralatan elektronik" ucap Clara



"ya itu wajar.., aku juga sama sepertimu saat aku datang kesini" ucap Lilly sambil memasang senyum canggung.



"tapi..., kok aneh?" ucap Lilly



Clara memasang raut wajah bingung.



"kamu kok jadi asik? bukannya kamu tuh tipe tipe orang yang suka diem, kalem, kejam..."ucap Lilly



"ini semua juga salah kehidupan sosial mu." ucap Clara



"lah?" bingung Lilly



"hah, lupakan" Clara menghela nafas karena Lilly yang tidak peka.



"bukannya dulu kehidupan sosialku di dunia modern sangat bagus? temanku kan banyak..." gumam Lilly



"justru itu masalahnya" Clara memberikan senyum yang disertai kemarahan.



"sudah cukup, aku tidak bisa basa basi lagi" ucap Clara mendadak serius.



"ada apa?" tanya Lilly



"masa hidupku tidak lama lagi" ucap Clara dengan wajah serius



"ohh gi-"



"Lah?!"


Lilly kaget dengan hal yang barusan dikatakan oleh Clara.



"loh?!, tunggu kamu pasti punya rencana kan?, kamu pasti bisa bertukar kehidupan dengan orang lain kan?" tanya Lilly yang khawatir.



"jika kamu mau, aku bisa bertukar nyawa dengan mu, lagi pula dari awal aku memang sudah mati jadi kamu boleh kembali ke tubuh ini" ucap Lilly



"maaf tapi aku tidak punya rencana apa pun" ucap Clara



"tapi-" ucapan Lilly dicegat oleh Clara.



"kamu bilang, ambil saja tubuh ini lagi pula sejak awal aku juga sudah mati, aku juga sejak awal sudah mati jadi aku tidak punya hak mengambil kehidupanmu untuk ke dua kalinya"ucap Clara



"lagi pula aku memang sudah tidak bisa bertukar kehidupan lagi, jadi jalani hidupmu sebaik baiknya sebagai Lilly Bloodfallen yang baru, kamu boleh hidup sebagai vampir normal dan melupakan misi yang ada di ingatanku." ucap Clara


__ADS_1


"kamu jadi seperti ini pasti karena Vlad s\*alan itu kan?"ucap Lilly



Clara hanya tersenyum ke arah Lilly.



"bagaimana mungkin aku melupakan dendam mu yang amat besar ini kepada Vlad s\*alan itu, kamu dulu mati karena kekuatanmu disegel item kuno milik Vlad bukan?" ucap Lilly



"aku akan membalasnya berkali kali lipat nanti, jadi tolong berusaha lah untuk hidup!" teriak Lilly



"baguslah jika kamu masih berambisi untuk menghabisi raja vampir, tapi saat ini tubuhmu tidak maksudku tubuhku sudah tidak bisa bertahan lama, ketika mimpi ini selesai itu artinya-" ucap Clara terhenti sejenak



Lilly meneteskan air matanya.


"padahal aku baru bertemu 2 kali dengan mu tapi entah kenapa aku merasa takut ditinggal pergi olehmu"ucap Lilly sambil mengusap air matanya.



Clara mendekat ke arah Lilly, karena melihat Lilly yang menangis membuat dirinya merasa sedikit sesak dihati nya.



"jika kamu tidak ingin melihat kepergianku kamu boleh kok keluar dari mimpi ini, aku akan mengeluarkan mu ya?" ucap Clara



Lilly memeluk Clara dengan sangat erat.



"aku tidak bisa membiarkanmu pergi begitu"ucap Lilly menahan yang sedikit tersedak sedak.



"maaf ya, aku gagal menjalani hidupku sebagai manusia" ucap Clara yang balik memeluk Lilly.



"aku akan mengakhiri mimpi ini okey?, jadi jangan mena-"ucapan Clara terhenti karena tubuh Clara secara perlahan mulai hilang manjadi partikel partikel kecil.



"yah.. sepertinya sudah telat, kalau seperti ini aku akan membuatmu semakin sedih.."



" sudah terlambat untuk membuat mu tidak melihat kepergian ku" ucap Clara



"aku punya pesan terakhir sebelum aku lenyap" tubuh Lilly menghilang semakin cepat



"kalau dilihat dari rambutmu, kekuatanmu disegel oleh raja vampir ya?, kalau begitu...,"




"ah!" ingat sesuatu



"di bawah kasur ku, aku menyimpan ramuan tingkat atas yang bisa menetralkan semua efek sihir, aku tidak tau itu berpengaruh kepada raja vampir atau tidak tapi kamu harus meminumnya"



"tapi, kenapa ramuan itu tidak ada diingatanku?" ucap Lilly dengan suara pelan



"karena aku tidak menyerahkan beberapa ingatan kepadamu"ucap Clara



"jadi begitu ya..."ucap Lilly sembari mempererat pelukan.



"he-hey, nafas ku sesak tau, kalau seperti ini aku bakalan mati karena sesak nafas" gurau Clara.



Lilly terus memeluk Clara dengan erat.



"hah, padahal belum kenal lama tapi kamu menangis saat melihat hal ini, manusia benar benar aneh ya?"



"padahal kamu sendiri manusia" gumam Lilly yang terdengar oleh Clara, Clara hanya tersenyum saat mendengar ucapan Lilly.



"baiklah waktu ku sudah mulai habis, sebagian besar tubuhku sudah hilang"



"kalau begitu aku pamit dulu ya, selamat tinggal, sampai jumpa, sehat selalu...." tubuh Clara mulai menghilang



"tolong jaga Aamon, dan Ciel ya-" Clara menghilang dalam sekejap.



Lilly tersungkur karena kehilangan Clara, dan dunia mimpi yang dibuat oleh Clara mulai runtuh.



\#***drep***!

__ADS_1



Lilly terbangun, dan ia masih mengingat jelas mimpi yang barusan ia lihat.



"jangan pergi!!" Lilly bangun dengan spontan.



"nona?!, anda baik baik saja kan?" ucap Ciel yang berada di depan Lilly.



"Tuan!, apakah terjadi sesuatu?!" ucap Will



"anda tadi mengigau bahkan sampai menangis, tapi tiba tiba diam, lalu terbangun dan berteriak, apakah anda mimpi buruk?"tanya Will



Lilly hanya diam dan di dalam hati nya ia sedang komat kamit mengutuk raja vampir.



"nona saya sudah membawa orang yang memiliki darah suci, saya akan menyeretnya ke sini dan nona bisa mengeksekusi nya"ucap Ciel



"ambil dia" perintah Lilly



"baik"



\#***later***



\#***brug***!



Ciel melemparkan seorang gadis kecil yang badannya di ikat da mulutnya di bungkam dengan kain.



"Emmmm!!!" teriak gadis kecil tersebut, yang sedang terkapar di hadapan Lilly



"Will ubah wujud mu" perintah Lilly



"ba-baik"



Will merubah wujudnya dan menjadi pedang dan...



\****Srashh***!



Lilly menebas leher gadis tersebut dan meminum darahnya secara langsung.



'nona hari ini agak berbeda dari biasanya, kemarin baik hati sekarang jadi kejam.' batin Ciel



'tapi aku lebih suka jika nona bertindak kejam seperti barusan.'batin Ciel



'Aku akan menjadi lebih kuat dan membalaskan dendamnya!' batin Lilly



"Ciel, kau pergi lah ke kastil ku aku meletakan ramuan tingkat atas di bawah kasur kamarku,"



"aku tau sekarang mungkin kastilku sudah rusak karena raja vampir tapi, kamu harus bisa mencarinya"perintah Lilly



"baik tuan" Ciel berubah wujud ke mode tempur dan berlari keluar.



'aku suka nona yang seperti ini, tapi kenapa nona jadi seperti ini ya?' batin Ciel



'mimpi apa ya yg dia lihat? sampai dia jadi begitu..'batin Will



'Te-ternyata gadis ini punya sisi seperti ini...' batin Will



"aku bisa mendengar mu Will"ucap Lilly sambil memasang ekspresi dingin.



'aku lupa kalau kita bisa bertelepati ketika aku dalam wujud pedang!!' batin Will



"Ekhem!!"


__ADS_1


'ma-maaf tuan!!' batin Will


__ADS_2