Bertukar Kehidupan Dengan Vampir

Bertukar Kehidupan Dengan Vampir
Chapter 5 membalaskan dendam?


__ADS_3

Hutan kutukan


Sebuah hutan yang amat gelap dan sangat menakutkan, dan berisi makhluk spiritual yang ganas.


*wush!


Ciel masuk kedalam hutan dengan kecepatan yang sangat tinggi sampai membuat dedaunan pohon disekitarnya bergoyang setelah Ciel melewatinya.


Hutan yang tadinya terlihat gelap sunyi dan menakutkan seketika berubah ketika Lilly yang dibawa Ciel memasuki hutan, Hewan spiritual yang berwujud ganas seketika menjadi terlihat seperti hewan normal dan pohon pohon menjadi nampak lebih hijau tentu saja fenomena ini terjadi karena Lilly memasuki kawasan hutan kutukan.


Ciel terus berlari sampai dia tiba di sebuah pohon besar yang tengahnya berlubah seolah olah membentuk sebuah goa, di dalam pohon itu terdapat sebuah kasur yang berbentuk lingkaran yang biasanya digunakan Ciel untuk hibernasi.


"Nona tolong beritahu saya, tentang kondisi nona saat ini setelah anda sadar" gumam Ciel sambil menidurkan Lilly di kasurnya.


Tangan Lilly secara perlahan mulai beregenerasi lagi walau sedikit lambat Ciel bisa tenang karena ternyata tuannya masih baik baik saja.


"Kondisi nona sampai seperti ini, apakah terjadi sesuatu selama aku hibernasi? aku terbangun karena aku merasakan hawa keberadaan nona yang sangat dekat dengan manusia..,"gumam Ciel.


"seharusnya Aamon melindungi nona kan?"Ciel semakin bingung karena semua yang terjadi sangat menjanggal dipikiran Ciel.


Saat Ciel sedang bergumam tiba tiba ada hewan spiritual yang berwujud seekor rubah menghampiri Ciel dan membawakan sebuah daun yang di lipat menjadi kerucut yang di dalamnya berisi air.


"Tuan silahkan di ambil ini adalah air suci yang saya dapatkan dari sungai ilusi"


sungai ilusi adalah sungai yang hanya muncul saat bulan purnama dan yang bisa melihatnya hanya orang terpilih saja jadi tidak sembarang orang yang bisa melihatnya, air disungai ilusi juga sangat berkhasiat untuk menyembuhkan luka karena air disungai ini adalah ramuan penyembuh tingkat atas yang kalau dijual harganya bisa mencapai 300 koin emas.


"Terimakasih"ucap Ciel sambil mengambil air tersebut.


Ciel langsung meminumkan air tersebut ke mulut Lilly.


setelah Ciel meminumkan air itu, kecepatan regenerasi Lilly langsung menjadi lebih cepat dari sebelumnya dan hanya dalam beberapa detik tangannya kanannya sudah kembali utuh.


"Syukurlah nona sudah beregenerasi"Ciel sangat senang karena melihat tuannya yang sudah mulai pulih.


Hewan spiritual rubah tadi pun langsung bergegas kembali ke sarangnya karena dia ketempat Ciel hanya untuk memberikan air suci dari sungai ilusi saja.


Ciel tau kalau tuannya akan segera sadar setelah meminum air suci tadi lalu ia langsung mengubah wujudnya yang tadinya terlihat menyeramkan sekarang menjadi seorang manusia.


karena Ciel sudah tidak sabar ingin mendengar apa yang terjadi kepada Lilly, Ciel pun mengalirkan kekuatan spiritual nya ke tubuh Lilly supaya Lilly bisa sadar lebih cepat.


"Tubuhnya sudah pulih tapi kekuatan spiritual nya masih sedikit"ucap Ciel sambil meletakan satu tangannya di atas perut Lilly.


Saat Ciel sedang menyalurkan kekuatannya, dia terkejut karena penyalurannya tiba tiba terhenti di batas tertentu dan kekuatan yang disalurkannya tidak mau masuk ke tubuh Lilly se akan akan ada pembatas yang menyekat kapasitas kekuatan spiritual Lilly.


'Apa apa an ini? kenapa kekuatanku tidak bisa tersalur?!'batin Ciel.

__ADS_1


Lilly mulai sadar karena kekuatannya sudah terisi walau hanya sedikit karena kapasitas nya di sekat oleh raja vampir.


'Eemmm? siapa lelaki itu?'Batin Lilly yang melihat Ciel dalam wujud manusia walau masih samar samar.


'Aku seperti tidak asing.., baiklah aku akan mengingat ingatnya dulu pasti tubuh ini menyimpan ingatan tentang lelaki itu'


Lilly terus mengingat ingat dan dia sudah menyadari sesuatu.


'Oh! dia Ciel! dan kenapa dia menyentuh perut ku?'Batin Lilly yang sudah mulai merestart otaknya.


"Ayolah!! kenapa ada penyumbat di Limit milik nona Lilly?!!"Teriak Ciel yang mencoba menyalurkan kekuatannya kepada Lilly tapi kekuatannya hanya terhambur keluar karena sekat yang ada di Limit Lilly terlalu kuat.


Lilly yang mendengar itupun langsung memegang tangan Ciel dan berkata "Sudahlah aku sudah sadar kok".


"Nona!, syukurlah anda sudah sadar!, tapi kapasitas sihirmu! Limitmu! ada penyekatnya!" teriak Ciel yang sedang panik


"Tolong jelaskan apa yang terjadi! apakah ada yang memasang penyekat di Limit spiritual anda?!"Ciel merasa khawatir karena Lilly terlihat sangat lemah saat ini.


"Walau aku menceritakannya kamu itu tidak akan membantu" Lilly tidak ingin buka suara soal apa yang terjadi.


"Tapi nona tolong ceritakan sedikit saja!"Ciel yang sudah sangat geram dengan siapa yang melakukan hal sekeji ini kepada tuannya.


Lilly hanya menggelengkan kepala.


"Saya akan membalas hal ini, jadi beritahu saya apa yang terja--"


Lilly memotong ucapan Ciel dengan menyebutkan nama lengkap sang raja vampir.


Tentu saja Ciel hanya bisa bengong karena mustahil bagi dirinya bisa menang melawan Vlad Tepes yang sudah hidup dan mempertahankan tahtanya sebagai raja vampir selama ribuan tahun.


"Kenapa hanya diam?, benarkan walau aku memberi tahu mu apa yang terjadi kepadaku.., kamu tidak bisa membantuku"Ucap Lilly dengan nada meremehkan.


"Ma-maaf kan saya nona..., saya akan mencoba mencari celah dan membunuh raja vampir"Ucap Ciel dengan keraguan besar dihatinya.


"Saat ini yang bisa membantuku adalah Aamon kamu cukup diam saja"


"Aamon pasti bisa mendekati raja vampir"


jelas Lilly.


Setelah mendengar perkataan Lilly, Ciel sedikit kesal karena ia dibandingkan dengan Aamon, karena Ciel tidak menyukai Aamon karena dia terlalu menempel pada Lilly.


"Aamon?! dia pastinya dibenci oleh raja vampir bukan?! dia bahkan mengubah namanya dari tepes menjadi jasper..!,"Teriak Ciel yang tidak terima dirinya dibandingkan oleh Aamon.


"Kamu kenapa marah?, kamu kan memang tidak sebanding dengan Aamon"ucap Lilly yang semakin memanas manasi Ciel.

__ADS_1


Ciel yang tau kalau dirinya sudah melewati batas karena membentak tuannya langsung menenangkan dirinya dan meminta maaf kepada Lilly.


"Maaf kan saya nona karena sudah lancang" Meski Ciel meminta maaf dengan tulus, rasa kesalnya terhadap Aamon tidak menghilang sedikitpun.


"Tidak perlu meminta maaf.., kalau kamu ingin kamu bisa membunuhku sekarang juga,Toh saat ini aku juga sangat lemah"ucap Lilly


"aku sudah tidak memiliki kekuasaan apapun sekarang" Lilly mengucapkannya tanpa beban.


"Saya tidak mungkin berkhianat hanya karena anda sedang dalam kondisi lemah karena bagaimana pun anda lah yang sudah menolong saya saat dikepung 3 pendeta dari barat"Ucap Ciel yang tidak ingin lancang untuk ke dua kalinya.


"baguslah kalau begitu"


"oh iya aku kesini juga punya tujuan"ucap Lilly


"untuk menghancurkan sekat di Limit anda?"tanya Ciel


"benar sekali"jawab Lilly


'Sejauh ini aku belum menemukan cara yang akurat tapi aku hanya bisa memikirkan satu hal saja'Batin Lilly


"Ciel apakah aku yang sekarang bisa menggunakan sihir terkutuk untuk bertukar jiwa?"tanya Lilly


Lilly tau kalau hal itu sangat mustahi bagi dirinya sekarang tapi menurutnya apasalahnya mencoba bertanya dulu kepada orang lain.


#anderson pov


Setelah tergeletak di tanah cukup lama kesadaran Anderson mulai kembali.


"Ssstt adu-duh sakitnya....,"Anderson mulai sadar dan merasakan sakit disekujur tubuhnya.., terutama sibagian tangan.


"Dimana Clara..--"Ucapan Anderson terpotong ketika melihat sepotong tangan yang tidak asing baginya tergeletak tidak jauh dari tempat Anderson pinsan.


Anderson seketika berdiri dan berjalan ke arah tangan itu dengan sedikit pincang sambil memegangi pundak kanannya.


"Ja-jangan bilang tangan ini milik-"Anderson menyentuh telapan tangan itu walau tangannya sudah tercabik cabik tapi bisa dirasakan kalau tangan itu adalah milik Lilly.


Anderson langsung membatu dan matanya menyorot tajam ke arah tangan milik Lilly.


"Apakah dia mati?"Ucap Anderson dengan muka kesal.


"Dilihat dari perban yang terikat di tanganku, ini adalah kain baju milik Clara"mata Anderson sedikit berkaca kaca dan tangan kirinya mengelus telapak tangan milik Lilly.


Saat Anderson sedang meratapi kegagalannya sebagai pelindung yang ingin mengantar Lilly mencapai hutan kutukan, ia menemukan tangan miliknya yang tergeletak agak jauh dari tempat nya saat ini.


Anderson berjalan ke arah tangan kanan miliknya dengan maksud untuk mengambilnya dan membawanya pulang karena bukan pertama kalinya Anderson kehilangan tangan kemampuan special dari Anderson adalah bisa- menyambung bagian tubuh yang terputus (kecuali kepala) hanya dengan ramuan penyembuh tingkat menengah

__ADS_1


"Terimakasih karena sudah menyelamatkan tanganku.., Clara aku akan membalaskan dendam mu"Ucap Anderson yang tidak curiga kalau kematian Lilly dipalsukan.


setelah itu Anderson menggalih tanah dan menguburkan tangan milik Lilly di dalam lubang yang ia buat lalu ia berdoa, setelah menguburnya Anderson pergi kembali ke desa untuk mempersiapkan diri dalam membalaskan dendam Clara.


__ADS_2