
Ferdy mencari dokumen penting yang harus ia bawa di meating nanti ... namun tak kunjung mendapat kan apa yang di carinya.. 15 menit telah berlalu dan meating kurang 10 menit lagi... ia frustasi dan marah serta mengumpat " siapapun yang sudah mengambil dokumen itu aku tidak akan mengampuninya.." kata Ferdyan sambil mengacak acak rambutnya karena saking kesalnya dia,karena memang dokumen itu sangatlah penting baginya untuk memajukan perusahaan R. karena yang datang merupakan klien dari Korea yang dinantikan oleh Ferdyan untuk bekerja sama...
"Aditya cepat kemari.." ucap Ferdy yang sangat marah memanggil asisten nya. yang baru masuk pagi ini...
"iya bos ada apa?" tanya Aditya polos karena memang ia tidak tahu tentang apa yang membuat bos nya marah...
" cepat kumpulkan semua karyawan dan suruh beberapa orang untuk mengecek meja kerja mereka masing masing.. temukan dokumen itu..." perintah Ferdyan kepada asisten nya..
Yang tau bosnya sedang marah Aditya segera berangkat dan menyuruh beberapa orang untuk mengecek semua meja kerja karyawan untuk mencari dokumen yang hilang itu..
5 menit telah berlalu Aditya melaporkan kepada bosnya kalau dokumen itu telah di temukan..
" lapor bos ini dokumen yang anda cari.. dan ditemukan didalam laci milik seorang karyawati yang bernama Freya.." ucap Aditya melaporkan semuanya dengan detail..
"suruh orang untuk menjemput nya nanti saat aku selesai meating dengan klien.. dan suruh untuk menunggu di ruangan ku..". ucap Ferdy dengan nada yang marah ia mengumpat didalam hati.. (dasar wanita licik... kukira kamu polos ternyata kamu mempunyai niat yang busuk dibelakang ku..)
Ferdy dan juga Aditya memasuki ruangan meating untuk bertemu dengan kliennya karena takut terlambat.
"mian haeyo neuj-eoss-eoyo.(maaf saya terlambat)." ucap Ferdyan ramah kepada kliennya.
"heum ... neuj-ji anh-assseubnida. sasil ulineun bang-geum yeogie wassseubnida.( hemm.. tidak tuan anda tidak terlambat. Bahkan kami baru saja sampai disini.)" ucap salah satu perwakilan dari pihak klien..
"eotteohge neohuideul-eun..(bagaimana kabar kalian)" tanya Ferdyan kepada kliennya..
" mannaseo bangabseubnida ..(kami semua senang bertemu dengan anda. )" ucap salah satu perwakilan kliennya..
" hamkke ilhaneun de eotteohge dong-uihabnikka? dong-uihasibnikka?(Bagaimana Anda setuju untuk bekerja sama? Apa kamu setuju?)." tanya Ferdyan kepada kliennya..
"uliga ilg-go jeongdog han hu .. ulineun R hoesawa uli hoesa gan-ui hyeoblyeog-e dong-uihagilo gyeoljeonghaessseubnida ...(Setelah kami membaca dan membaca dengan teliti .. kami memutuskan untuk menyetujui kerjasama antara perusahaan R dan perusahaan kami ...)" jawab perwakilan salah satu klien..dan tersenyum..
"jeongmal seonsaengnim ?? jeohui hoesaleul bangmun haejusyeoseo gamsahabnida. jeohui hoesa-eseo osin geos-eul hwan-yeonghabnida.( Benarkah tuan ?? Terima kasih telah mengunjungi perusahaan kami. Selamat datang di perusahaan kami.)" ucap Ferdyan ramah dan tersenyum...
para kliennya mengangguk kecil dan kemudian dilanjutkan dengan tanda tangan kontrak antara pemilik perusahaan R dengan perusahaan di jepang.. setelah selesai penandatanganan kontrak para kliennya undur diri pamit untuk kembali ke hotel A untuk istirahat karena besok mereka kembali ke negaranya.
"Mr. Ferdyan ... ulineun modu byeonmyeonghago jeonyeog sigsa-e gamsadeulibnida ...(Bapak. Ferdyan ... kami semua permisi dan terima kasih untuk jamuan nya.)" ucap salah satu klien mewakili mereka.
"al-***-eo .. hyeongwan-eulo gajyeogal ge ..( baiklah.. saya akan mengantarkan kalian sampai pintu depan)." ucap Ferdyan..
__ADS_1
lalu mereka berjabat tangan dengan keluar dari ruangan itu.. untuk kembali ke hotel A.
setelah mereka selesai Ferdyan kembali ke ruangan nya.. saat ia akan melangkah masuk ke ruang itu ia dicegah oleh Aditya karena ada hal penting yang harus disampaikan..
"bos ada hal penting tentang yang tadi siapa pelaku sebenarnya yang merencanakan untuk mengambil dokumen penting itu.. dia itu adalah Katerine bos.." ucap Aditya memberikan semua informasi yang didapatkan nya.
"sial dasar sekertaris tidak berguna.. beraninya mengerjai orang lain... dan sukanya menggodaku akan aku beri pelajaran kamu..." ucap Ferdyan marah..
Lalu mereka berdua masuk ke dalam ruangan , sebelum masuk Ferdyan melirik ke sekertaris nya dan benar saja dia sangat senang namun itu tidak sulit bagi Ferdyan menghadapi cewek kurang ajar itu...
"Freya kamu sudah lama menunggu?" tanya Ferdyan dengan wajah yang datar..
" emm... tidak pak.. tidak apa apa.., apa boleh saya tanya pak?" ucap Freya sedikit ragu.
"silahkan.." jawab Ferdy dengan nada datar.
" emmm... jadi begini pak, mengapa saya dipanggil keruangan bapak? apakah saya membuat kesalahan? atau tindakan saya ada yang kurang benar? atau saya dalam bekerja kurang baik? atau..."
Freya terdiam karena memang mulutnya dibungkam oleh Ferdy.. karena gadis itu sungguh cerewet.. yang membuat Ferdy gemas dan ingin menciumnya .. namun diurungkan niatnya untuk mencium Freya karena tersadar bahwa dirinya akan dijodohkan.
(mengapa setiap kali aku bersama pak bos jantung ku berdegup kencang... tidak mungkin aku suka pada pak bos.. dan mengapa aku merasa kesal kalau pak bos dekat dengan cewek lain... perasaan apa ini..) batin Freya saat menatap mata bosnya..
Aditya yang melihat kejadian itu ia tersenyum senang karena bosnya mulai tertarik dengan seorang wanita...
"emmm...." ucap Freya karena mulutnya dibungkam oleh bosnya..
Ferdy pun melepaskan tangannya dari mulut Freya..
" tidak ... kamu tidak melakukan kesalahan lagi.." ucap Ferdyan dengan tegas dan datar wajahnya..
" benarkah itu pak bos... hooooorrreeee"..
Freya pun senang sekali hingga ia tidak sadar bahwa dia memeluk bosnya...
Ferdy kaget dan juga senang karena gadis yang sebenarnya ia sukai sejak awal bertemu memeluknya dengan erat...
Saat tersadar Freya melepaskan pelukannya dari tubuh bosnya..
__ADS_1
" emmm .. maaf pak saya tidak sengaja karena merasa bahagia.." sambil malu malu mengatakannya dan pipinya memerah..
Aditya yang melihat tingkah gadis kecil yang konyol itu pun tersenyum bahagia karena dapat meluluhkan hati bosnya yang susah di tebak suasana hatinya...
" oh iya pak kenapa ruang bapak berantakan... kalau gitu biar saya yang membereskannya.." ucap Freya dengan semangat..
Ferdy mengangguk dan duduk di kursinya... diikuti oleh asisten pribadinya dibelakangnya seperti bodyguard yang tidak ada capek nya..
Ferdy melihat gadis itu yang sedang menyapu ke sana kemari ... menata dokumen dengan rapi.... sambil menyanyi lagu..
Baby shark dudu Du Du Du
baby shark dudu Du Du Du
baby shark..
momy shark dudu Du Du Du
momy shark dudu Du Du Du
momy shark..
Dengan sekali kali bergaya mengikuti gerakan yang ada di video yang biasanya ia tonton.
Melihat tingkah laku gadis itu yang seperti anak kecil , Ferdy diam diam tersenyum dan tertawa terbahak-bahak..
Aditya pun merasa senang karena dapat melihat bosnya tertawa terbahak-bahak karena jarang sekali bosnya tertawa lepas tanpa beban...
Mendengar bosnya tertawa Freya merasa malu karena ia tau bahwa yang membuat bosnya tertawa itu adalah tingkah laku konyolnya... pipi Freya memerah karena malu.
Ferdy pun diam dan memulihkan raut wajahnya menjadi dingin lagi karena tidak mau ada yang tau bahwa dia habis tertawa lepas...
" maaf pak. bolehkah saya pamit untuk pulang karena ini sudah jam-nya pulang.." ijin Freya kepada bosnya...
Ferdy mengangguk menandakan bahwa ia mengijinkan Freya pulang..
Freya pun merasa bingung karena tadi melihat bosnya tertawa dan seketika ia menjadi pendiam dan dingin...
__ADS_1
TAk mau ambil pusing Freya bergegas ke ruangannya untuk mengambil tas dan bergegas pulang karena sudah sore ..
Katerine melihat Freya keluar dari ruangan bosnya dengan senyum bahagia... melihat itu Katerine bingung kenapa?...