BOS TAMPAN YANG SOMBONG

BOS TAMPAN YANG SOMBONG
bab 71


__ADS_3

freya masih mengantuk ia bergegas masuk rumah dan pergi ke dalam kamarnya...


sebelum ia merebahkan diri.. freya mengecash ponselnya terlebih dahulu karena batrainya yang sudah habis dari siang tadi.


setelah merasa sudah mengisi ponselnya.. freya pun bergegas untuk tidur...


jam menunjukkan sudah pukul 17.30


lampu ruangan belum ada yang nyala sama sekali. ferdyan yang pulang dari kantor pun mengrenyitkan dahinya.


" kenapa lampu belum dinyalain." ucapnya sambil berjalan menuju ke saklar lampu. dan kemudian menyalakannya.


" apa freya belum pulang ya.." tanyanya pada dirinya sendiri..


" coba telpon mama aja dulu siapa tau dia masih bersama mama." ucap nya lagi.


driingg dringgg.


" hallo ma." ucap ferdyan


" iya dy.. ada apa.. mama baru aja menaruh semua belanjaan mama ini.." ucap mama sambil membenahi semua baranga belanjaan nya.


" ma freya ada sama mama." tanya ferdyan.


" nggak kok.. tadi mama udah anterin ke rumah.. emang kenapa?." tanya mama


" enggak ma cuma tanya aja.. kalau begitu ferdyan tutup dulu ponselnya ya ma.. mau bersih bersih dan istirahat dulu..." ucap ferdyan.


" iya.. jaga baik baik anak cucu mama ya.. awas kalo sampe terjadi apa- apa... kamu yang mama marahi.." ucap mama menggebu gebu.


" lah kok ferdy yang dimarahin ma.. kan ferdy yang putra mama.." ucap ferdyan tidak terima jika ia dimarahi.


" udah udah sana mandi ..mama tutup dulu ya by." ucap mama lalu menutup ponselnya..


" huh mama itu gimana sih.. jelas jelas aku yang putranya kenapa malah aku yang diancam." ucap ferdyan tak terima.


ferdyan pun segera menuju kamarnya..


saat pintu di buka ia melihat freya yang sedang tidur dengan wajah tenangnya membuat ferdyan nyaman.


ferdyan perlahan mendekati istrinya dan mencium pipi istrinya. setelah itu ferdyan bergegas mandi dan hendak menyusul istrinya tidur.


ferdyan hanya memakai celana pendek dan tanpa baju.. ia segera mendekati istrinya dan memeluk dari belakang..


freya pun merubah posisi menghadap ferdyan. itu membuat ferdyan sangat senang..


" ayam panggang.." ucapnya dalam tidur.

__ADS_1


ferdyan yang mendengarkan istrinya mengigau pun tersenyum dengan manis.


"ayam panggang.." ucap freya lagi.


" hais... kenapa yang disebut bukan aku tapi malah ayam panggang..." ucap ferdyan..


freya pun tertidur lagi dan diam dalam pelukan ferdyan. ferdyan segera mengambil ponsel dan memesan ayam panggang 4 porsi plus 3 nasi serta es krim strowberi juga coklat dan coklat hangat.


semua makanan sudah dipesan ia pun bergegas untuk tidur karena sudah merasa mengantuk.


freya mengerjap terjabkan matanya untuk melihat kenapa tubuhnya ada beban berat yang menindihnya..


" sudah bangun." ucap ferdyan.


freya hanya mengangguk pelan.


" apa kamu tau apa yang sudah kamu lakukan.. " tanya ferdyan mengintimidasi.


freya yang bingung menggelengkan kepala karena memang tidak tau.


" coba kamu lihat ke bawah.." ucap ferdyan sambil mengalihkan pandangannya kebawah dan di ikuti oleh freya.


freya pun kaget karena ia menyentuh pusaka milik suaminya.. eh udah jadi miliknya juga dong.


ayo tanggung jawab.. sudah dibangun kan." ucap ferdyan dengan tatapan datarnya.


" tidak ada tapi tapian sayang.." ucap ferdyan pun mulai melancarkan aksinya yang sudah ditunggu tunggu tunggu dari setengah jam lalu..


setelah selesai melakukan aktivitas suami istri itu.. ferdyan menggendong freya untuk mandi bersama.. lagi lagi ferdyan menggoda istrinya.


" sayang ayo main lagi.." ucap ferdyan..


" enggak mas.. tadi udah gitu kok.." ucap freya.


namun tak membuat ferdyan berhenti.. dibawah aliran air ia pun tetap menggrayangi tubuh istrinya itu dengan penuh semangat..


" mas udah.. geli" ucap freya sambil menahan rasa nikmat yang diberikan oleh ferdyan.. freya menggigit bibirnya.


namun bukannya berhenti malah semakin dilanjutkan lagi aksinya ferdyan dan pertempuran sekali lagi pun terjadi..


setelah satu jam lamanya di kamar mandi..


mereka pun bergegas berganti pakaian. ferdyan tidak ingin melepaskan istri tercintanya sebentar saja.


" mas minggir dulu freya mau sisiran.. susah tau.." ucap freya menggerutu karena hendak sisiran diganggu oleh suaminya..


" nggak mau." ucap ferdyan singkat masih sambil memeluk istrinya.

__ADS_1


" mas.. ayolah minggir sebentar..." ucap freya memelas.


ferdyan bersih kukuh tidak mau pindah dari tempatnya.. dan masih ingin memeluk istrinya terus terusan.


hingga suara bell pun terdengar..


ting tong...


ting tong...


ting tong...


" mas itu lihat sebentar ada yang datang.." ucap freya..


" kamu sengaja ya mau jauh jauh dari aku.." ucap ferdyan kesal.


ting tong...


ting tong...


ting tong...


" buruan lihat dulu siapa tau penting.." ucap freya sambil mendorong suaminya keluar kamar.


ferdyan kesal dan mengumpat .


" ganggu orang aja lagi bermesraan.." ucapnya kesal.. sambil menuju kearah pintu depan.


sesampainya dipintu ferdyan membuka pintu dan berdiri di pintu.


" ehhmm.. maaf pak ini pesanan makanan bapak .." ucap kurir itu merasa ngeri melihat tatapan dari orang didepannya.


" iya.." ucapnya singkat dan mengambil semua makanan yang ia pesan dan segera masuk kedalam rumah.


" orang itu galak banget.. " ucapnya pelan sambil bergidik ngeri..


" lain kali jangan aku deh yang nganterin.." ucapnya lagi dan segera menyalakan motornya untuk kembali ke tempat kerjanya.


hai hai.. para raiders..


maaf author up nya lama..


ini kan udah mau lebaran..


buat para raiders authon ucapin minalaidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin ya😘😘


so, thank you buat para raiders yang sudah mau mampir di novel ini..😘

__ADS_1


nantikan cerita cerita seru episode selanjutnya ya see you next time


__ADS_2