BOS TAMPAN YANG SOMBONG

BOS TAMPAN YANG SOMBONG
Bab 21


__ADS_3

Tak tau freya harus senang atau sedih...


Yang pertama dia senang karena ia menikahi orang yang ia sukai dan cintai... walaupun ia tidak tau apakah suaminya menyukai dia atau tidak...


dan yang kedua ia sedih karena ia akan pergi meninggalkan orang tua yang amat ia sayangi.. ya ... walaupun ia bisa berkunjung pulang kerumah jika dia mau...


***********


saat setelah ijab kobul mereka berdua pergi ke kamar freya karena mereka merasa lelah dengan aktifitas hari ini..


mereka ingin beristirahat sejenak sebab nanti malam akan ada acara resepsi yang sangat megah...


disaat didalam kamar freya menghempaskan tubuh nya di atas ranjang miliknya...


"acht lelahnya.." ucap freya.


saat ia ingin memejamkan matanya ferdyan merebahkan tubuhnya disamping freya... freya pun sontak kaget..


" ehh... kok anda tidur disini.." tanya freya kepada ferdyan..


"emang kenapa.... kan kita udah sah suami istri.." ucap ferdyan dengan tampang datarnya tanpa ekspresi..


("oh iya ya kan dia udah jadi suamiku...")gumam freya dalam hati..


lagi lagi freya dikejutkan oleh ferdyan... ferdyan tiba tiba memeluk freya dari belakang .. membuat freya bingung mau gimana karena memang belum pernah tidur dengan seorang laki laki..

__ADS_1


"emmm.. pak bisa nggak turunin tangannya dari badan saya..." ucap freya lembut kepada ferdyan..


namun dalih ferdyan mendengarkan kata kata freya... ia malah merapatkan tubuhnya lebih dekat kepada freya dan memeluknya dengan erat...


("aduh bagaimana ini... aku harus gimana... aku belum pernah tidur dengan laki laki... dan sekarang malah sekamar... walaupun aku aku sudah jadi istrinya.. tapi aku masih belum siap.. bagaimana ini..) gumam freya dalam hati..


setelah lama berfikir akhirnya ia pun tertidur dalam pelukan ferdyan.. dengan nyenyaknya dan rasa nyaman menyelimuti mereka...


*************


freya terbangun dan ia merasakan guling yang dipeluk kok hangat dan ia pun meraba raba tubuh ferdyan...


disaat ia menyentuh sesuatu yang mungkin agak membuat malu dirinya ia raba raba dan terus meraba sampai ia merasakan ukurannya berbeda dari sebelumnya...


namun tangan freya kemudian ditahan oleh ferdyan karena ia tidak kuat dengan rabaan freya..


sambil berfikir ia mencerna ucapan ferdyan...


"acht... jangan .. aku belum siap.." ucap freya kepada ferdyan..


"kalau begitu kenapa kamu merabanya..." ucap ferdyan


"bukan begitu.... aku cuma .... cuma..." ucap freya tertahan


"cuma apa.."sambil memincingkan alis sebelah ferdyan

__ADS_1


"acht... bukan apa apa... kalau begitu aku mandi duluan ya.." ucap freya


"mau aku temani..." goda ferdyan..


"tidak .... tidak.." ucap freya.. lalu ia pergi lari ke kamar mandi untuk bergegas mandi..


tanpa ada yang tahu ferdyan mengulum senyum ...


setelah menunggu beberapa menit freya keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk... dan ia lupa jika didalam kamar dia bukan sendirian...karena kebiasaannya memang jika ia selesai mandi selalu seperti itu...


disaat ferdyan melihat tubuh mulus freya rasanya ia sudah tidak tahan untuk mencicipinya.


ferdyan menuju tempat freya berdiri... dan memeluknya dari belakang...


freya hanya terdiam dan mulai agak panik dengan tingkah suaminya..


ferdyan mulai mencium leher belakang freya yang membuat freya geli... namun ferdyan tidak menyerah ia membalik tubuh freya dan ******* bibir freya dengan terang terangan..


awalnya freya memberontak... namun freya tak berdaya kemudian luluh dalam permainan itu...


ferdyan mengangkat tubuh freya menuju ke arah ranjang.. ia menurunkan freya pelan pelan dan menindih tubuhnya...


ferdyan mulai beraksi dengan mencium wajah freya dan ********** hingga mereka hampir kehabisan nafas...


lalu ferdyan turun kebawah menuju leher putih mulus milik freya dan mengecupnya sampai berbekas merah...

__ADS_1


kemudian ia mengakhiri dengan mengecup kening freya dan pipinya.. lalu pergi mandi karena waktunya sudah sore dan juga freya masih harus di rias untuk acara nanti jam 7 malam..


__ADS_2