
" eh... kamu siapa ... kenapa kamu duduk di deket arya... sana minggir... duduk disana tuh ada kursi kosong..." ucap bella mengusir karina dari tempat duduknya...
karina hendak bangun dari tempat duduknya namun arya menahan tangan karina... dan arya menggelengkan kepalanya menandakan karina tidak boleh pergi dari tempat duduknya...
karina kembali duduk lagi ....
bella yang melihat tangan arya memegang tangan cewek disampingnya nggak terima..
bella melepas tangan arya dari tangan karina...
" eh kamu dasar cewek ganjen nggak tau malu... " ucap bella mengatai karina..
namun karina diam saja... semakin karina diam semakin bella tambah kesal...
" hei kamu ... siapa sih kenapa kamu duduk disebelah arya...." tanya nya pada karina
namun karina diam tidak mau bicara...
bella tidak mau untuk diam saja ia tidak terima kalau cewek itu duduk disamping arya ..
" arya.... dia siapa dan kenapa dia duduk disamping kamu... aku tidak suka kalau dia di sisi kamu... suruh dia pindah biar aku temani kamu disini..." ucap bela dengan manjanya ... karena dulu jika bella manja arya akan mengabulkan semua peemintaannya...
namun beda dengan sekarang arya diam saja tanpa bicara...
__ADS_1
karina melihat bella yang memegang arya membuat hatinya panas... ia merasa tidak suka dengan kehadiran cewek itu... namun ia tidak bisa melakukan apa pun...
" arya... kenapa kamu diam saja... ayo suruh dia pindah..." ucap bella dengan penuh manjanya...
namun arya masih tetap diam...
hal itu membuat bella geram...
bella pun mengambil tindakan ia menyeret tangan karina untuk bangun dari tempat duduk tersebut..
namun saat bella sudah memegang tangan karina dan berhasil menyeretnya... arya memegang tangan karina untuk menghentikan kelakuan bella yang sudah keterlaluan...
" sudah cukup bella..." bentak arya..
" kamu... kamu membentak ku arya... hiks.." ucap bella dengan air matanya menetes...
" sudah cukup.. aku muak dengan semua kelakuan mu selama ini... .." ucap arya..
" emang aku salah apa hiks hiks.." tanya bella sambil menangis..
" kamu masih berani tanya kamu salah apa..." ucap arya...
hiks hiks.. isak bella
__ADS_1
" kamu datang tanpa diundang... langsung marah marah nggak jelas... dan juga satu lagi kamu sudah menyakiti calon istriku..." ucap arya tegas...
bagaikan tersambar petir bella mendengan perkataan arya bahwa ia sudah mempunyai calon istri... namun bella masih belum percaya...
" nggak nggak aku nggak percaya... kamu pasti bohong kan arya.... dia nggak mungkin calon istrimu kan arya... nggak kamu kan masih sayang aku kan arya... nggak mungkin kamu secepat itu melupakan aku... arya jawab dia bukan calon istrimu kan.. kamu cuma bercanda kan arya..." ucap bella nggak percaya dengan arya.. ia menggoyang goyangkan tubuh arya dan meminta penjelasan..
" dengar bella... maaf .. dia memang calon istriku dan sekarang aku mohon kamu pergi dari sini jangan pernah datang lagi kehadapanku bella... sekarang kamu pergi bella .." ucap arya mengusir bella dari rumahnya..
" nggak kamu pasti bohong kan sayang... kamu nggak mungkin suka sama dia" ucap bella sambil menuding ke arah karina..
" kamu pasti bohong kan sayang ... iya kan kamu hanya bermain main kan arya cepat jawab kamu hanya ingin memanas manasi aku kan supaya aku cemburu begitu kan arya..." ucap bela sambil memeluk arya..
arya melepaskan pelukan dari bella...
" dengar bella aku tidak bermain main lagi.. aku juga tidak ingin membuat mu cemburu ... dan satu lagi.. karina adalah calon istriku aku sangat mencitai dia... camkan itu bella tolong kamu pergi sekarang tinggalkan rumah ini dan jangan pernah terlihat lagi dihadapanku..." ucap arya...
" nggak nggak mungkin...." teriak bella..
bella berlari kepada orang tua arya.. sambil menangis
" om tante... arya berbohong kan nggak mungkin dia suka sama wanita itu ... dan juga nggak mungkin dia calon istri arya kan om tante.." ucap bella sambil menggoyang goyangkan tubuh orang tua arya..
namun kedua orang tua arya hanya terdiam...
__ADS_1