
freya terbangun dari tidurnya... dia tersadar bahwa ia berada dalam kamar ruang kantor ferdya...
"apa yang sudah aku lakukan kenapa aku mau menerima disetubuhinya tadi..." ucap freya dengan kesal dan pelan.
freya bangun dan melihat kesamping kenapa tidak ada orang...
" dimana mas ferdyan... kok nggak ada..." ucap freya...
kemudian freya tidak mau memikirkan lagi...ia bergegas untuk mandi dan ganti pakaian... karena karina pasti sudah menunggu lama..
saat ia keluar dari kamar ....
" sudah bangun..." tanya ferdyan..
"dilihat kalau sudah begini apa masih belum bangun..." ucap freya
" kok kamu jadi galak..." tanya ferdyan.
" biarin..." ucap freya dan hendak pergi keluar ruangan...
namun sudah di tahan dengan tangan ferdyan... freya ditarik ferdyan hingga freya menghadap ferdyan dan jatuh dalam dekapan ferdyan..
detak jantung ferdyan semakin kencang dan terdengar sampai ke telinga freya...
freya pun sama kencangnya. . seirama dengan detak ferdyan...
freya hendak memberontak dan melepaskan diri...
namun ditahan oleh pelukan ferdyan...
" lepasin mas..." ucap freya
" emang kenapa kok harus aku mau melepasin istriku... hemmm..." tanya ferdyan
" pokoknya lepasin..." ucap freya.
__ADS_1
" kamu masih kurang ya jatah tadi..." goda ferdyan ...
pipi freya memerah karena malu...
" e.... eng..enggak kok.." ucap freya terbata..
" mau tambah lagi ... kamu minta berapa ronde sayang aku siappp.... 2 atau 3 atau 5 nih ...." goda ferdyan..
" apa sih mas... mesum deh..m" ucap freya ...
" mesum mesum gini tapi kamu suka kan..." ucap ferdyan..
" iya.... ehhh... enggak kok.." ucap freya malu...
" tadi buktinya tak tanya waktu main kamu jawab iya..." goda ferdyan.
" enggak.. mas.. mana ada kayak gitu..." ucap freya mengelak...
" hemmm.... iya kah.. kenapa kamu nggak mau tak peluk kayak gini..." tanya ferdyan...
" tanya aja pada diri mas sendiri..." ucap freya
" ya tanya aja sendiri..." ucap freya..
" lepasin mas aku mau keluar..." ucap freya mulai kesal....
" kalau aku nggak mau gimana..." tanya ferdyan..
" ya harus mau..." ucap freya...
" kamu kenapa sih sayang..." tanya ferdyan dengan nada lembut..
" tanya aja pada diri mas kenapa kok aku gini..." ucap freya...
" ya aku mana tau lah ... kan aku gak tau kesalahanku... " ucap ferdyan...
__ADS_1
" oh iya emang mas gak tau kesalahannya..." ucap freya marah...
ferdyan yang tidak tau masalahnya bingung dan gelisah melihat istrinya yang mulai menangis...
" kamu kenapa nangis.." tanya ferdyan khawatir..
" kenapa tadi mas marahin aku... hiks hiks hiks.." tanya freya
" kapan .. " tanya ferdyan yang belum tahu masalahnya..
" tadi... hiks hiks ... waktu katherine setelah keluar dari ruangan ini..." ucap freya sambil menangis dan memukul mukul dada ferdyan...
ferdyan mengingat ingat kejadian tadi dan iya dia baru tau sebenarnya yang masuk keruangan setelah katherine adalah istrinya.
" sayang maaf mas gak sengaja..." ucap ferdyan..
freya memalingkan wajahnya...
namun ferdyan memalingkan wajah freya untuk menghadap ke ferdyan...
lalu ferdyan segera ******* halus bibir mungil istrinya...
setelah selesai ******* bibir freya...
" sayang... dengerin dulu penjelasannya." ucap ferdyan..
" gak mau..." ucap freya masih marah
" dengerin dulu.... tadi itu katherine datang ngirim makanan tapi aku tolak.. dia malah tambah buat aku jadi marah karena sikapnya...aku kirain tadi dia masuk lagi ternyata malah kamu.... maaf ya..." ucap ferdyan panjang lebar...
" beneran gitu kenapa mas tadi bilang gak mau ketemu sama aku muak sama aku ... " ucap freya
" dengerin aku cuma sayang sama kamu nggak ada yang lainnya .." ucap ferdyan...
" beneran..." ucap freya yang belum percaya
__ADS_1
" bener sayang... " ucap ferdyan..
" apa buktinya ..." ucap freya