
" karina kamu nggak apa apakan.. nggak ada yang terluka kan ..." ucap arya sambil melihat disekitar leher arya...
karina menggelengkan kepalanya menandakan ia baik baik saja...
arya memeluk karina dengan kuat...
" maaf karena aku kamu jadi terkena masalah..." ucap arya meminta maaf..
" iya nggak apa apa kok... aku baik baik saja..." ucap karina
membuat arya lega setelah mendengarnya..
" sudah sudah ayo kita makan dulu... dari siang kalian pasti sudah lapar kan..." tanya mama arya
" iya ma.." ucap arya dan karina secara bersamaan..
mereka kembali kemeja makan setelah acara drama yang membuat mereka semua menunda makan...
setelah makan malam selesai arya dan karina hendak kembali pulang ke apartemen...
" arya kapan kamu akan menikahi karina.." tanya papa arya...
" segera pa..." ucap arya..
" jangan lama lama mama sudah pengen gendong cucu..." ucap mama arya..
__ADS_1
" iya ma... nanti aku bikinin 10 langsung deh.. iya kan sayang " goda arya kepada karina...
" wah kamu sudah tidak tahan ya..." goda mama arya...
"hehehehheh..." tawa arya...
" gini saja papa ada saran.. kalian ijab dulu baru nanti dibesarkan acaranya..." ucap papa arya..
" bagaimana karina.." tanya arya kepada karina..
karina memikirkan jawaban... ia tidak mempunyai siapa siapa lagi... di sini...
" aku mengikut saja arya..." ucap karina
" baiklah pah kira kira kapan acaranya..." tanya arya..
" tentang persiapan kalian tidak perlu di khawatirkan..." ucap papa arya
" baiklah pa... arya menurut saja pada papa .." ucap arya
" baik abak pintar... dan satu lagi dimana orang tua mu nak..." tanya papa kepada karina .
karina terdiam dan merunduk... ia meneteskan air matanya....
" kamu kenapa sedih sayang ..." tanya mama arya
__ADS_1
" tidak ma... karina tidak apa apa... karina cuma teringat pada mama dan papa karina..." ucap karina sambil menjelaskan...
" memang mereka kemana..." tanya mama arya sambil memeluk karina...
" kata nenek dulu waktu aku kecil.... mama dan papa karina ada dilangit menjadi bintang dilangit... mama dan papa karina bahagia disana..." ucap karina sambil meneteskan air matanya...
" sabar ya sayang... anggap saja mama dan papa arya adalah orang tua mu sendiri ya sayang..." iya ma...
" ma boleh aku memeluk mama dan papa sebentar saja..." tanya karina kepada orang tua arya..
mama dan papa arya mengangguk...
karina memeluk mama arya dan kemudian pindah ke papa arya...
" jadi begini rasanya bisa memeluk mama dan papa..." ucap karina membuat arya sedih...
" apa aku tidak dipeluk sekalian karina..." tanya arya tidak terima bahwa hanya orang tua arya yang di peluk oleh arya...
" tidak ... aku hanya ingin memeluk mama dan papa saja bukan kamu..." ucap karina...
" hemmm ya sudah lah.... pa ma... kami pamit terlebih dahulu..." ucap arya..
" baiklah nak... hati hati saat perjalanan ya..." ucap mama arya...
"dan satu lagi... jangan biarkan karina sedih... jika mama mendengar karina menangis atau bersedih karenamu... kamu tidak boleh mendekati karina lagi... biarkan karina bersama mama..." ucap mama arya...
__ADS_1
" yah... mama jahat banget sih sama anak sendiri kok begitu..." ucap arya...
walaupun mama dan papa arya belum pernah bertemu dengan karina dan ini baru pertama kalinya... papa dan mama karina sebenarnya sudah lama pernah bertemu dengannya karena dia adalah anak dari sahabatnya yang sudah lama meninggal karena kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tua karina...