BOS TAMPAN YANG SOMBONG

BOS TAMPAN YANG SOMBONG
Bab 12


__ADS_3

Ferdyan menyuruh asistennya untuk memanggil katherine ke dalam ruangannya untuk diinterogasi...


Aditya pun segera pamit undur diri dan melaksankan tugas dari bosnya.


Setelah beberapa menit akhirnya katherine datang bersama aditya dengan senyum yang menandakan tidak membuat dosa sama sekali...


Katherine berpikir mungkin tidak ada yang tau yang membuat rencana ini semua adalah derinya...


Katherine berjalan mendekatí bosnya yang sedang duduk dikursi kerjanya untuk merayu bosnya karena dengan gaya yang ia gunakan untuk merayu bosnya...


" Bos wanita murahan itu tidak pantas dekat dekat dengan dirimu... sungguh wanita yang tidak tau malu..."


ucap katherine sambil mau memegang wajah bosnya... alih alih dia senang dengan tingkahnya... Bosnya justru semakin marah dengan ucapan yang dilontarkan untuk freya..


ferdyan mencengkeram tangan katherin dan wajah katherin dengan kuat , sehingga membuat katherine merasa kesakitan...


" bos apa ya- yang k-kau la-lakukan" ucap katherine menahan sakit yang dirasakannya...


Namun sorot mata ferdyan semakin tajam dan membuat katherine nyalinya menciut... tidak berani berkata kata lagi dan diam membisu serta menitihkan air mata mengalir ke pipinya menahan sakit...


Melihat katherin menitihkan air mata ia pun melepasnya dengan kasar...


" apa kamu tau kesalahan mu?" dengan lantang dan tegas serta keras ferdyan bertanya serta dengan masih menahan emosi yang meninggi...


"ti-tidak tau bos .... sungguh sa-saya tidak tau" ucap katherine dengan bergetar menahan takut akan kemarahan bosnya....


"apakah benar tidak tau?" ucap ferdyan terhadap katherine dengan kesal...

__ADS_1


"apa kamu tidak tau seberapa penting berkas itu...?" tanya ferdyan.


"tau pak.." ucap katherine.. takut


"apa kamu tau senberapa penting persetujuan itu?.."tanya ferdyan.


"iya pak" ucap katherine


"sudah berapa lama kamu kerja dengan ku?.."tanya ferdyan.


"sudah 5 tahun pak" ucap katherine.


"lalu kenapa kamu bisa berbuat ceroboh seperti itu?.. kenapa kamu jadi tidak profesional dalam bekerja? apa kamu selama ini kurang saya gaji? apa kamu tidak bisa membedakan antara urusan pribadi dan pekerjaan ?"


"maaf bos sa-saya salah... a-mpuni saya bos... saya tau saya salah... apa pak bos tidak tau selama ini saya menyukai anda saya mencintai anda ... diam diam saya memperhatikan anda dalam setiap kegiatan baik saat rapat mau pun saat berjalan." ucap katherine dengan menggebu gebu.


" iya bos... dan kenapa juga saya melakukan itu karena saya tidak suka anda dekat dengan orang lain.. Saya berusaha memendam rasa ini sendiri tapi karena ada kesempatan ini saya mengungkap kan isi hati saya... baik bos terima atau tidak jadi saya bisa mengerti diri saya berarti atau tidak di kehidupan pak bos.." ucap katherine sambil terisak isak ...


" dan apa kamu tau jika pertemuan tadi mengalami kerugian besar apa kamu bisa mebayar semua kerugian itu?" ucap ferdyan masih kesal..


"maaf kan saya bos saya hanya ingin memberi pelajaran terhadap freya"..ucap katherine.


"kamu mempunyai hak apa? apa kamu ini tidak punya pikiran?..." semakin marah ferdyan.


"ma-maaf pak saya salah.."ucap khaterine takut.


"lebih baik kamu pergi dari ruangan saya dan silahkan kamu keluar dari kantor saya.... saya tidak mau melihat kamu disini lagi... cepat pergi saya muak dengan semua sikapmu... dan satu lagi saya tidak pernah sedikitpun tertarik kepadamu.." ucap ferdyan dengan keras dan lantang.

__ADS_1


" maaf pak jangan pecat saya pak saya mohon pak saya masih menghidupi orang tua dan adik adik saya pak... saya mohon jangan pecat saya.." ucap katherine memohon kepada bosnya..


"saya sudah muak dengan semua tingkah laku kamu yang semakin hari semakin kelewatan.... "ucap ferdyan..


" ampuni saya bos... biar kan saya bekerja disini bos.. saya mohon" ucap katherine dengan melas dan semakin menangis..


"hemmm ... baik saya akan beri kami satu kesempatan lagi tapi ingat jika kamu masih berulah lagi jangań sampai aku mengetahui hal ceroboh seperti itu..." ucap ferdyan dengan tegas dan dingin.


" cepat pergi... jika kamu tidak pergi sekarang sebelum saya berbalik pikiran..." ucap ferdyan.


" ba- baik bos terimakasih... saya pamit undur diri.." ucap katherine dan berlalu keluar dari ruangan kantor bosnya...


"hem..... hari yang sungguh melelahkan..." ucap ferdyan membaringkan dirinya di sofa..


"emmm..... bos bisa kita sekarang pulang... ini sudah semakin malam bos ..." ucap aditya dengan mengingatkan bosnya..


" baik lah ... ayo pulang.." ucap ferdyan...


setelah satu jam kemudian ferdyan sampai dirumah dan segera pergi membersihkan diri dan makan malam ... setelah makan malam ia pun akan bangkit dari duduknya namun ibu mencegahnya..


"sayang ingat besok malam kamu akan bertemu dengan calon istri mu istirahatlah.. dan jangan banyak aktivitas.." ucap mama..


"iya ma ... ferdyan pamit ke kamar dulu mau istirahat.."ucap ferdyan singkat.


"baik jaga kesehatan ya sayang" ucap mama kepada ferdyan....


Setelah percakapan singkat itu ferdyan akhirnya segera pergi ke dalam kamarnya... dan merbahkan tubuhnya ke kasur karena kelelahan... tak terasa matanya sudah terpejam.. akhirnya masuk kedalam mimpi yang indah.

__ADS_1


__ADS_2