BOS TAMPAN YANG SOMBONG

BOS TAMPAN YANG SOMBONG
Bab 14


__ADS_3

keluarga ferdyan pun sampai dirumah sahabat mereka tepat setengah 8 karena perjalananya menempuh jarak antara rumah ferdyan dengan sahabat mama dan papanya 30 menit.


" hai fika apa kabar lama sudah ya kita tidak berjumpa." ucap mama dewi sembari memeluk mama fika.


" hahahah iya dew udah lama banget ya gimana kabarmu satu keluarga?" tanya mama fika kepada temannya.


" alhamdulillah baik fik gimana kabar kalian juga.. wah kamu hamil lagi ya fik udah berpa bulan?" tanya mama dewi.


" iya dew baik semua dan aku sedang hamil u bulan." ucap mama fika


"ah iya ayo silahkan masuk kedalam." ucap mama fika lagi


mereka pun mengangguk dan pergi masuk kedalam rumah untuk menuju ruang makan karena memang acaranya makan malam.


"hei den gimana perusahaan mu?" tanya fernando.


"ya gitu lah do baik dan sedikit meningkat."ucap deni


kemudian mereka berbincang bincang pannjang lebar hingga mama fika angkat bicara.


"dew ini putra mu namanya siapa?" tanya fika


" iya fik namanya ferdyan." ucap dewi


" wah namanya hampir sama dengan putriku ya." ucap fika.

__ADS_1


" oh iya siapa namanya dan dimana putrimu dari tadi aku belum melihatnya." tanya dewi


"ah iya namanya freya tunggu sebentar biar aku panggil dia untuk turun kebawah." ucap fika


mama fika memanggil salah satu pelayan dirumah dan menyuruh untuk memanggil freya turun.


setelah sampai didepan kamar freya.


" non freya anda diutus nyonya untuk turun non." ucap bibi.


" iya bi sebentar lagi freya turun." ucap freya.


setelah beberapa menit kemudian freya menuruni tangga denga anggunnya. saat ferdyan menoleh kearah suara langkah kaki turun ia terpana dengan kecantikan freya dan tidak menyangka jika ia bertemu dengan orang yang ia kagumi.


"kamu" mereka saling teriak satu sama lain.


yang membuat papa mama mereka saling pandang memandang.


"apa kalian sudah saling kenal?" tanya mama fika kepada freya yang sedang duduk di samping mamanya.


" iya ma beliau adalah bos freya di perusahaan tempat freya kerja." ucap freya.


"wah bagus dong kalau begitu lebih cepat lebih baik ya kan pa."ucap dewi menyenggol bahu fernando.


"iya ma biar nanti kita cepat cepat dapàt cucu ya kan ma? " ucap fernando.

__ADS_1


membuat gelak tawa antar keluaraga. dan freya pipinya memerah karena malu akan godaan dari calon mertuanya.


mereka pun menyelesaikan perbincangannya dan lanjut untuk makan malam bersama setelah makan malam bersama orang tua dari kedua belah pihak membicarakan tentang kapan pertunangannya dan pernikahan mereka berdua.


setelah selasai membicarakan hal tersebuat akhirnya diputuskan bahwa besok malam akan diadakan pertunangan mereka berdua dan saat itu adalah hari ulang tahun ferdyan.


setelah selesai perbincangan keluarga ini keluarga ferdyan pamit untuk pulan karena sudah semakin larut malam.


"fik kami pamit pulang dulu ya jangan lupa besok hadir ya."ucap dewi.


"baik dew aku kan datang besok malam."ucap fika.


akhirnya mereka pun pulang dengan hati bahagia. tak lupa dengan ferdyan yang sangat lah bahagia ternyata calon istrinya adalah orang yang dia sukai.


dirumah freya , ferdyan tidak banyak bicara dan hanya diam mendengarkan orang tua mereka berbincang bincang. namun dihati ferdyan mengagumi kecantikan freya malam ini karena ia berdandan natural pakaian yang cantik dan bentuk tubuhnya bagus membuat ferdyan tidak berhenti memikirkan freya.


setelah sampai rumah ferdyan bergegas masuk kedalam kamarnya. dan menunci pintu agar tidak ada yang masuk kedalam kamarnya.


" freya tak kusangka malam ini kamu terlihat sangat cantik dan seksi.. sungguh membuat diriku tak bisa lagi menahan getaran dalam dadaku dan ingin segera ku memilikimu" ucap ferdyan sambil tersenyum.


ditempat lain freya masuk kedalam kamarnya dan membersihkan make up yang ada diwajahnya. dan mengganti pakaian nya menjadi baju tidur.


" pak ferdyan tadi sangat tampan. dan ternyata dia akan menjadi calon suamiku." ucap freya sambil tersenyum dan menutupi wajahnya karena malu akan mengingat kejadian tadi saat ferdyan mengamati freya tanpa berkedip.


lalu mereka berdua pun tidur dengan nyenyak dan masuk kedalam mimpi yang indah.

__ADS_1


__ADS_2