
" pak lepasin sakit " ucap karina...
namun arya tidak merespon.... ia menarik tangan karina masuk ke lift dan menekan tombol lantai 3....
karena memang arya sebenarnya punya apartemen di situ ia membeli di lantai 3...
" pak lepasin..." ucap karina lagi...
namun arya masih diam saja...
pintu lift terbuka dan sampailah di apartemen arya...
karina dilempar ke ranjang .... arya mengunci pintu kamarnya... dan mendekati karina...
arya mendekat semakin mendekat.....
" pak kamu mau ngapain...." tanya karina...
namun tidak di jawab arya... arya semAKin mendekat dan mendeķat.... sedangkan karina mulai takut...
arya ******* bibir karina dengan ganasnya dan langsung menindih karina...
arya memegang tangan karina yang mencoba memberontak...
mereka berdua berciuman lama sampai hampir kehabisan nafat...
arya menghentikan ciumannya karena karina menangis...
ia tersadar telah menyakiti kekasihnya...
arya memeluk karina...
" maaf..." ucap arya
hiks .. hiks... hiks...hiks...
" maaf sayang .... maaf..." ucap arya menenangkan karina...
" lain kali aku akan lebih pelan pelan..." ucap arya...
hiks ... hiks... hiks...
tak lama kemudian karina mulai tertìdur dipangkuan arya karena merasa keletihan...
arya mengambil ponsel dari saku jaketnya dan memesan beberapa makanan...
__ADS_1
arya membiarkan karina untuk tetap tidur dipangkuannya hingga arya pun ikut ketiduran...
suara ketukkan pintu dari luar terdengar... arya terbangun namun karina masih terlelap dalam tidurnya...
ia memindahkan kepala karina ke bantal...
arya membuka pintu dan melihat siapa yang sedang berada di luar...
ternyata kurir pengantar makanan... arya menerima makanannya dan membayarnya...
setelah itu ia menaruh makanan nya di meja...
dan membangunkan karina ...
" mell.. comel... bangun ayo makan..." ucap arya
namun karina hanya berguling menghadap ke kanan... dan membelakangi arya..
" ayo bangun makan..." ucap arya sambil menggoyang goyangkan tubuh karina...
karina pun mulai membuka matanya perlahan...
ia kaget dengan lingkungan ini... karena ini bukan kamarnya...
ia mulai panik.... apakah ia sekarang sudah tidak perawan lagi...
tanyanya pada dirinya sendiri...
" kamu ngapain menjauh..." tanya arya...
" kamu jangan mendekat..." ucap karina takut..
ia melihat sekujur tubuhnya masih lengkap... baju yang dipakainya masih sama...
" kamu kenapa..." tanya arya
" apa yang sudah kamu lakukan ke aku..." tanya karina balik..
" aku nggak ngelakuin apa apa..." ucap arya ...
" beneran..." ucap karina ragu
" iya beneran..." ucap arya
kruyuk....kruyuk...
__ADS_1
suara perut karina berbunyi...
" ayo makan..." ucap arya
" enggak nanti aku kamu racuni..." ucap karina..
" enggak... udah kesini cepat makan..." ucap arya ...
" hem... beneran ya..." ucap karina.
" iya..." ucap arya..
karina pun duduk menjauh dari arya... karena ia takut dengan arya...
" sini... kenapa jauh jauh..." ucap arya
" nggak mau..." ucap karina..
" kamu kesini atau aku ke situ dan ******* bibir mu..." ancam arya...
" nggak aku nggak mau..." ucap karina...
" ya udah kesini cepat... nanti makanannya keburu dingin..." ucap arya lagi..
" iya dech..." ucap karina
karina pun mendekat dengan arya... karena memang ia sedang lapar... dan dari tadi siang ia belum makan...
arya memberikan sekotak nasi goreng kepada karina... tanpa lama karina pun menyambar nasi goreng itu... dengan tergesa gesa...
" pelan pelan saja makannya... nggak bakalan ada yang ngerebut makanan mu..." ucap arya...
uhuk...uhukk..
karina tersedak makanannya....
arya pun bergegas membukakan air mineral nya dan memberikannya kepada karina...
karina menyambut air tersebut dan setekah lega ia melanjutkan makannya dengan cepat namun tidak seperti tadi...
" pelan pelan saja gak akan ada yang berebut makan dengan kamu..." ucap arya...
" aku lappar boangget.." ucap karina sambil makan...
" kalau mau bicara makanannya ditelan dulu.."
__ADS_1