Bosku adalah Mertua ku

Bosku adalah Mertua ku
Episode 4


__ADS_3

Dimas pun menuruti kemauan kedua orangtua tuanya.


Hari itu pun tiba dimana Dimas dan orangtua nya telah bersiap-siap untuk menemui mirna.


Dimas tak menyangka bahwa orangtua nya ingin sekali bertemu dengan mirna tapi dimas tidak tau apa alasan mereka mau menemui gadis itu.


Tanpa disadari Dimas seperti gugup dan perasaan nya bercampur aduk ketika ingin bertemu mirna.


"Kenapa perasaan hati ku seperti ini ya,seperti jantung ini trus berdetak bila ingin bertemu dengan mirna...?" Saut dalam hatinya.


"Dimas...? apa kamu sudah siap nak...?" panggil ibunya dari luar rumah.


"iya iya bu...aku segera kesana bu" Seraya melangkah keluar menemui kedua orangtua nya.


"Ayo kita berangkat sekarang" mempersilakan dimas untuk masuk ke mobil.


"Baik bu" ujar dimas memasuki mobil yang dari tadi sudah menyala.


Dengan segera mereka berangkat menaikan mobil corolla dx yang di zaman nya adalah mobil yang sangat di minati oleh semua orang.


Maklum keluarga Dimas adalah keluarga yang mapan dan mempunyai banyak lahan sehingga di kampungnya mereka merupakan keluarga yang kaya.


Meski pun begitu mereka merupakan orang yang mempunyai sifat sosial yang tinggi,orangtua dimas selalu membantu warga nya yang kurang mampu dengan memberi beberapa kebutuhan pokok yang dibutuhkan setiap hari.


Tak heran banyak sekali warga yang suka kepada mereka dan merasa terbantu dengan bantuan yang diberikan setiap minggunya.


Tak terasa Dimas dan orangtua nya tiba dirumah mirna.


Saat turun dari mobil mereka melihat banyak anak-anak kecil menyentuh dan memegang mobil mereka.


Rupanya anak-anak sangat penasaran melihat mobil orangtua Dimas karena baru sekali ini mereka melihat mobil yang begitu keren.


Melihat itu orang tua dimas hanya tersenyum dan membiarkan anak-anak itu menyentuh mobilnya.

__ADS_1


Dimas dan orangtua nya pun langsung menghampiri rumah mirna.


Ibu dimas pun mengetuk pintu dan memberikan salam.


"Assalamualaikum...???"


"Waalaikum salam...???"


Betapa terkejutnya Ibu mirna melihat Ibu dimas,begitu pun ibu dimas sok melihat siapa yang ia datangi.


"Bapak...sini..!!" sambil memanggil pak kades.


"Ada apa si bu teriak-teriak" saut bapak mirna.


"Ini pak lihat siapa yang datang" mencolek-colek badan si bapak kades.


"Ya Allah...apa kabar"


Dimas pun merasa heran kenapa raut muka orangtua mirna begitu senang sekali.


"Iya dimas...udah lama sekali sejak kami masih duduk disekolah SMA" saut ibu dimas.


"Silakan masuk..?" mempersilakan dimas dan orangtua nya masuk.


"Terimakasih ya sahabat ku" ucap ibu dimas sambil tersenyum.


Mereka pun memasuki ruang tamu dimana mirna tengah duduk dikursi.


Mirna pun berdiri saat melihat kedatangan dimas dan tidak menyangka bahwa ia akan bertemu lagi dengan dimas.


Ibu mirna mempersilakan Dimas dan orangtua nya duduk dan meminta mirna untuk menyugukan minuman buat tamu spesialnya itu.


"Nak tolong kamu buatin minuman untuk dimas dan orangtua nya" pinta ibu mirna kepada mirna.

__ADS_1


"Baik bu" segera mirna pergi ke dapur untuk membuat minuman.


"Gak usah repot-repot bun" ujar ibu dimas.


"Gak kok,kan udah lama kita tidak minum bersama ya kan pak" sambil menoleh ke arah suaminya.


"Ya betul" jawab pak kades kepada istrinya.


Tak lama kemudian mirna datang dengan membawa teh panas untuk keluarga Dimas.


"Silakan diminum pak bu...?" ujar mirna kepada kedua orangtua dimas.


"Jadi aku gak ditawari nih...?" saut dimas dengan candaan.


" Iya kamu juga dimas silahkan diminum teh nya" dengan memberi senyuman kesal.


Melihat pemandangan itu kedua orangtua mereka tertawa geli melihat perilaku Dimas dan Mirna.


Mereka seakan melihat tingkah laku dimas dan mirna seperti mereka masih muda dulu saat mereka masih duduk dibangku sekolah.


"Lihat anak kita bisa becanda juga ya..?"kata ibu dimas.


"Iya nih..mereka seperti kita dulu ya" sambil bisik-bisik kepada ibu dimas.


"Iya...dulu kamu juga gitu sama suami mu suka bercanda" ucap ibu dimas.


"Ah kamu juga" sambil tersenyum malu-malu.


Dimas dan Mirna pun heran kok bisa orangtua nya bersahabat.


Lagi pula selama mereka kecil sampai sekarang orangtua mereka tidak pernah menceritakan tentang hubungan mereka.


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2