Bosku adalah Mertua ku

Bosku adalah Mertua ku
Episode 6


__ADS_3

Dengan perasaan kesal dimas pun langsung mengapai dan mengangkat telpon yang dari tadi berisik.


"Assalamualaikum ini siapa" tanya dimas..!


Tidak ada jawaban dari penelpon tersebut,hanya diam tanpa berkata apa-apa.


"Halo ini siapa ya,,,? kalau gak jawab saya tutup telponnya dalam hitungan ke 3" ujar dimas.


"Ok saya hitung ya,1...2...3" Dimas pun langsung menutup telpon.


Dimas tidak menghiraukan siapa yang menelpon nya tadi.


Padahal yang telah menelpon adalah mirna tapi mirna tidak memberikan sepata kata pun.


Mirna pun mencoba menelpon kedua kalinya semoga saja Dimas mau mengangkat telpon nya lagi.


Kriiiing....kriiiiing...!!!


Terdengar keras suara telpon rumahnya.


..."Siapa lagi si yang nelpon jangan sampai orang sama"Saut dalam hatinya....


Segera dimas mengangkat telpon tersebut dan menanyai siapa menelponnya itu.


"Halo ini siapa ya....???"tanya dimas dengan rasa penasaran.


Sekali lagi penelpon tersebut diam tidak menjawab apa-apa.

__ADS_1


"Halooo...ini siapa sih,kalau cuma mau isengin saya,saya tutup telpon nya"ujar dimas dengan kesal.


"Ya hallo...gak kok saya mau mastiin aja kalau ini benar suara kamu" jawab mirna.


"Kalau boleh tau ini siapa ya...?" kata dimas.


"Sayaaa.....sayaaaa....Mirna Dimas" bicara terbata-bata.


"Oh....ternyata kamu mirna,kenapa gak bilang dari tadi,aku minta maaf ya karena udah berkata kasar tadi" Ujar dimas.


"Kamu gak perlu minta maaf dimas,seharusnya saya yang minta maaf udah buat kamu kesal" saut mirna mengakui ke isengannya terhadap dimas.


"Gak apa kok Mirna,malahan saya senang kalau isengin saya itu adalah kamu" Ujar dimas gombal kepada mirna.


"Ah kamu bisa aja Dimas" tersipu malu.


"Wah gawat Dimas...? Ujar mirna dengan kaget.


"Kenapa mirna,ada apa...? Dimas penasaran dengan mirna.


"Ini udah sore banget,Mana saya belum Siapin Makan malam untuk orang tua saya dimas,gimana nih...?" Ujar mirna panik.


"Kamu gak usah khawatir mirna,sebaik kamu segera memberesi nya"


"Sekarang saya tutup telpon nya dulu mirna,besok kita sambung lagi ya" ujar dimas.


"Iya dimas sebaiknya begitu karena saya mau cepat-cepat nih ke dapur"

__ADS_1


"Ok mirna,,,Assalamualaikum"


"Wa'alaikum salam" saut mirna.


Mirna bergegas ke dapur untuk menyiapi makan malam untuk kedua orang tua nya.


Sedangkan dimas begitu bahagia setelah beberapa jam berbicara dengan mirna.


Semenjak mereka berhubungan lewat telpon mereka pun semakin akrab dan semakin kenal satu sama lain.


Dan pada akhirnya mereka menjalin hubungan yang lebih serius dan memutuskan untuk menuju ke pelaminan.


Beberapa tahun kemudian dimas dan mirna memberanikan diri untuk memberi tahu kepada keluarga mereka bahwa mereka ingin menikah.


Mendengar kesaksian Dimas dan mirna kedua orangtua mereka sangat menyetujui keinginan dan hajat mereka untuk menuju pelaminan dan melangsungkan pernikahan.


"Akhirnya jadi besanan juga kita ya bun" ujar ibu mirna dengan tersenyum.


"Ya bun,saya juga tidak menyangka bahwa anak kita saling suka bun" jawab ibu dimas.


"Ya bu syukurlah" Saut ibu mirna.


Kedua keluarga besar tersebut langsung melangsungkan acara lamaran untuk dimas dan mirna dan menentukan kapan acara sakral itu akan dilaksanakan.


Semua acara tersebut berjalan lancar tanpa ada hambatan apa pun.


...****************...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2