Bosku adalah Mertua ku

Bosku adalah Mertua ku
Episode 10


__ADS_3

Ibu suci pun mengangguk dan tersenyum dengan pernyataan orang tua dimas karena ibu suci juga sangat senang bisa membantu orang yang sedang kesusahan.


Sementara itu mirna meneteskan air mata karena sangat terharu dengan apa yang terjadi dengannya,ia tidak menyangka bahwa ia akan memjadi seorang ibu dan bisa memiliki seorang anak.


Lalu tangan dimas mengelus lembut kepala mirna dan mengucapkan terimakasih kepada istrinya karena mau berjuang agar bisa hamil.


Mereka pun segera pamit untuk pergi pulang dan meninggalkan rumah ibu suci.


Sampai dirumah mereka memutuskan untuk istirahat karena sudah sangat lelah sewaktu mereka pergi ke rumah ibu suci tadi.


Tak terasa hari berlalu cepat dan bulan berganti,mirna sepertinya sudah menunjukan adanya tanda-tanda bahwa ia tengah hamil tapi mirna belum yakin tentang perasaaannya itu.


Akhirnya mirna memutuskan untuk mengajak dimas pergi ke puskesmas untuk memeriksa keadaannya itu,dimas pun sangat senang dan mau menemani istrinya itu karena tidak lama lagi ia akan menjadi seorang ayah lagi pula sudah lama sekali ia menantikan momen ini.


Keduanya lalu berpamitan dan meminta doa kepada kedua orang tua dimas.


Mereka pun beranjak dari rumah dan segera menuju puskesmas untuk memeriksa keadaan mirna.


Saat tiba di puskesmas dimas dan mirna masuk dan bertanya pada para petugas disana untuk memeriksa keadaan mirna yang sudah mual-mual dari tadi.


Seorang petugas puskesmas yang bernama ibu ida itu langsung menyuruh mereka untuk masuk keruang pemeriksaan.


Ibu ida adalah seorang bidan di desa itu ia dikenal sangat sabar dan ramah kepada pasiennya.


Ibu ida meminta mirna untuk berbaring di tempat tidur yang disediakan.


Lalu mirna pun segera merebahkan tubuhnya dan berbaring ditempat tidur itu.

__ADS_1


Setelah itu ibu ida memeriksa perut mirna dengan meraba-raba perut mirna.


"Gimana bu...apa saya sedang hamil" tanya mirna kepada ibu ida.


"Nak mirna terakhir menstruasi nya kapan...?" ujar ibu ida.


"Seingat saya udah 1 bulan bu saya tidak menstruasi" jawab mirna dengan bingung.


"Mungkin nak mirna salah perhitungan karena kalau ibu periksa sepertinya kehamilan mu sudah masuk 2 bulan nak" jawab ibu ida sembari tersenyum.


"Yang benar bu udah 2 bulan...?" Dimas langsung kaget dengan pernyataan ibu ida.


"Iya nak dimas karena mirna sudah merasa mual-mual dan perutnya juga udah agak berisi apalagi di area perutnya" tegas ibu ida.


"Alhamdulillah ya Allah,engkau telah mengabulkan doa saya" sambil memeluk mirna.


"Iya bu saya sangat bersyukur dan senang sekali akhirnya saya akan menjadi seorang ayah" dengan mata berkaca-kaca dimas sangat terharu sekali.


"Iya...? ibu juga mengucapkan selamat buat kalian " ujar ibu ida dengan tersenyum.


Ibu ida pun langsung memberikan obat berupa vitamin kepada mirna agar mirna tidak mudah lemas saat menjalani kehamilan nya.


Setelah itu mereka berpamitan kepada ibu ida untuk segera pulang dan ingin memberitahukan kepada orang tua mereka kabar bahagia ini.


Dengan wajah yang gembira mereka pun langsung bergegas pulang ke rumah.


Setibanya di rumah dimas dan mirna langsung berlari menuju pintu rumah dan memanggil-manggil kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Assalamualaikum bu....?" sambil mengetuk pintu berulang kali.


"Wa'alaikum salam dimas,ya sabar dimas ibu segera membukakan pintu" ujar ibu dimas.


Setelah pintu terbuka dimas dan mirna langsung memeluk ibunya itu.


"Alhamdulillah bu...mirna ternyata hamil bu" ujar dimas kepada ibunya.


"Apa....!!! yang benar dimas Mirna kini hamil,Alhamdulillah ibu akan segera menjadi nenek"


"Iya bu kata ibu bidan mirna sudah hamil 2 bulan bu,dimas sangat senang sekali bu akhirnya dimas akan memiliki seorang anak"


"Apa itu betul mirna...?" tanya ibu dimas kepada mirna.


"Iya bu betul yang dikatakan oleh dimas bu...? saut mirna.


"Alhamdulillah...jadi kamu harus banyak-banyak istirahat mir dan makan makanan yang bergizi biar bayi kamu sehat" ujar ibu dimas.


"Iya bu...saya akan menjaga dengan baik bayi ini" sembari tersenyum.


"Oh ya mir,ibu mau menelpon orangtua kamu untuk memberitahu kabar gembira ini"


"Iya bu,orang tua mirna belum tau kabar baik ini,silakan bu" jawab mirna.


...****************...


...Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2