Bosku adalah Mertua ku

Bosku adalah Mertua ku
Episode 9


__ADS_3

Mereka pun tiba dirumah ibu suci,tanpa berlama mereka segera mengetuk pintu rumah ibu suci.


"Assalamualaikum bu..?" ibu dimas memberi salam sambil mengetuk pintu.


"Wa'alaikum salam" ibu suci buru-buru membuka pintu.


"Maaf bu,apa benar ini rumahnya ibu suci" tanya ibu dimas


"Ya betul bu,saya sendiri...?" ujar ibu suci.


"Alhamdulillah bu,kami sangat bersyukur bisà bertemu dengan ibu" saut ibu dimas lega.


"Emang ada apa bu,seperti ibu sangat membutuhkan bantuan saya" tanya ibu suci.


"Iya bu,kami mau minta tolong sama ibu untuk mengobati mantu saya mirna bu,apa ibu ada waktu...?" tanya ibu dimas.


"Oh....ya bisa bu,silakan masuk" ujar ibu suci.


"Iya bu,terima kasih" sambil memasuki rumah ibu suci.


Mereka pun memasuki rumah ibu suci,mirna pun seakan ragu untuk berobat karena dia takut nantinya usaha mereka tidak berhasil,namun dimas memberikan semangat dan dukungan kepada mirna karena kalau belum mencoba mereka belum tau hasilnya nanti.


Ibu suci bertanya kepada ibu dimas apa masalah yang dihadapi oleh mantu nya itu.

__ADS_1


Ibu dimas menjelaskan bahwa mirna mengalami segugutan( rasa sakit diarea perut saat mengalami haid) saat dia mengalami haid dan kata mirna itu sudah berlangsung sangat lama saat pertama kali ia haid.


Ibu suci menganggukan kepalanya saat mendengar penjelasan dari ibu dimas.


"Mirna coba kamu kesini,ibu mau periksa perutnya" sambil melambaikan tangannya kepada mirna.


"Ayo mir,saya temenin kamu" ujar dimas.


"Baik bu...?" saut mirna sambil berjalan menemui ibu suci.


Kemudian ibu suci meraba-raba perut mirna dan meminta agar mirna masuk kekamarnya untuk diperiksa lebih lanjut.


Saat itu mirna merasa takut akan apa yang dilakukan oleh ibu suci terhadap nya nanti.


Dimas pun sangat paham akan kecemasan mirna itu dan dimas memutuskan untuk menemani mirna dikamar.


Ibu suci oun menyuruh mirna berbaring diranjangnya dan memposisikan tubuhnya telentang.


Setelah itu ibu suci meraba-raba perut mirna dan mengurut perutnya hingga mirna menjerit kesakitan.


Mendengar jeritan mirna dimas merasa was-was dan berkata kepada ibu suci agar mengurut perut mirna pelan-pelan saja.


Begitu pun orang tua dimas merasa cemas mendengar jeritan mirna seperti merasa kesakitan.

__ADS_1


Ibu suci pun berusaha menenangkan mirna karena itu hal yang biasa,pasien nya selalu seperti itu karena tidak bisa menahan rasa sakit saat ibu suci mengurut perut mereka.


Memdengar pernyataan ibu suci,mirna berusaha menguatkan rasa sakit itu,ia sangat berharap agar ibu suci bisa menyembuhkan penyakitnya itu biar dia bisa hamil secepatnya.


Sementara itu dimas memegang erat tangan mirna dan mengelus kening mirna biar mirna tidak tegang dan merasa nyaman agar tidak merasakan kesakitan.


Akhirnya selesai juga ibu suci mengurut perut mirna dengan bercucuran keringat ibu suci sangat lega san wajahnya seakan menandakan bahwa ada kabar baik yang akan mereka dengar.


"Gimana bu,apa udah selesai bu" tanya dimas.


"Ya nak sudah,mirna silakan duduk setelah itu berdiri pelan-pelan" sambil memegang tubuh mirna.


"Iya bu...?" saut mirna


"Kita ngobrol nya diluar saja,ibu mau bicara sama orang tua mu sekalian" Mempersilakan dimas dan mirna keluar dari kamar.


"Iya bu" jawab dimas dan mirna serentak.


Mereka pun keluar.dari kamar ibu suci dan langsung duduk dikursi.


Ibu suci pun memberitahu kepada orang tua dimas dan mirna bahwa mirna kemungkinan bisa hamil karena mirna masih bisa disembuhkan dan memberi resep obat untuk mirna yaitu memberikan kelapa muda hijau dan diberikan kuning telur ayam kampung lalu dipanggang sampai menghitam dan diminum seminggu sekali.


Orang tua dimas menyimak penjelasan ibu suci mereka sangat berterima kasih kepada ibu suci telah mau menolong mereka.

__ADS_1


...****************...


...Bersambung ...


__ADS_2