
Ntar ya Guys.. Opa nina boboin Oma dulu, biar banyak istirahat, supaya cepet pulih dan bisa beraktifitas kembali seperti kondisi 2 thn yang silam.
Duduk di samping Oma sambil memetik gitar :
Walau syair laginya gak komplit.. yang penting lagu kesukaan kita berdua, kusenandungkan untuk Belahan angan, Permaisuri tersayang yang sedang berbaring lama, gak bisa disuapin Pipi seperti dulu.
Oma hanya berusaha tersenyum manis.
Walau senyum manisnya telah bercampur lara, namun buat Opa hari ini bisa menikmati senyumnya yang dulu pernah membuat Opa klepek klepek dan jatuh terbuai dalam hangat cintanya.
Yang, belailah daku mesra tanganmu
Peluklah daku hangat dekapmu
Berikan daku cerita indahmu
Tentang cinta kasih yang hilang...
Yang, dalam dingin sepi malam ini
Ku damba dikau datang untukku
Kidung nyanyian pujian menyambutmu
Kugemakan semata bagimu...
klenting klenting jreng jreng.. klentingjreng..
Yang, meski jauh jarak kau dan aku
Namun bagiku jelmaan tanganmu bersamaku
Yang, di mataku s’lalu ada wajahmu
Mengajar diriku menyayangi sesamaku...
Yang seantero duniapun tahu
Siapa dirimu siapa namamu
Biru berseri bernyanyi untukmu
Bersama senandung burung-burung..
jreng jreng...
Kau tanyaaaa.. rembulan.... apa kata hatiku..
Kau tanya sang bintang.. rindunya hati.. iiii
Walau langit akan runtuh sayaaaank
Walau bumi jadi dua sayaaaaaang
Hatimu dan hatiku tak mungkin.. berpisaaaa, aaaaaaaaa....
Walau langit akan runtuh sayaaaang..
__ADS_1
Walau bumi jadi dua sayaaaaaang..
Hatimu dan hatiku tak mungkin berpisah aaaaa aaaa..
"heeeeeeem.. kok lari nya kesana pi...?! ". katanya saambil tersenyum..
" Ya.. gak apalah.. kan memang hati kita tak mungkin berpisah kan tayank..?! ".
heeeeem.. kayaknya lagu ini baru beberapa bulan ya..?! "... Kata Oma lirih
tp gak terasa, sekarang.. kita sudah jadi Oma-Opa..hehehe". Jawab Opa.
" Terimakasih ya tayank.. pipi sudah setia dan penuh kesabaran telah merawat Mimi.
"Kesetiaan, terkadang memang gak bisa dibuktikan dgn kata-kata, kesetiaan bisa dirasakan, tatkala kesulitan sedang menjerat.. "
"Bener, dan itu telah pipi buktikan, sekaligus Mimi rasakan.... sekali.n terimakasih.. "
Opa kecup kening Oma dan berkata :
"Sudah.. sekarang bobo manis.. Semoga mimpi indah... ".
Sejak Oma sakit, sebagian waktu, Opa habisin untuk merawatnya, walau ketiga anak Opa terlibat juga.
Kesabaran, ketelatenan, perhatian serta kasih sayang Opa, kiranya menunjang percepatan pemulihan Oma.
Ntar kalo Oma sudah bobo, baru giliran jempol Opa yg menari diatas layar hape. Buat cerita utuk update status.. sekaligus nunggu orderan masuk.
....
Malem minggu.. e.. tepatnya minggu dini hari kemarin, lumayan sepi driver... Mungkin seharian kemarin orderan melimpah, sehingga para driver pada dpt penghasilan melebihi target.
Buka aplikasi, 23.40...selesai vermuk langsung teeeeeet.....
Garusnya Opa dapat McD nganter villa Caprecia Taro. dari pasar Tegalalang masih masik lagi kurang lebih 12km, jalannya naik turun penuh tikungan tajam, melewati pepohonan rindang dan sawah-sawah .. heem.. gelap cuman penerangan dari bias cahaya langit dan redupnya lampu sepeda motor Opa.
Baliknya lumayan...terasa jauh. walau dapat kembalian+ tip lumayan bisa buat beli susu n Madu dan sedikit buah buat Oma, belahan jiwa Opa.
Opa harus ekstra hati-harti. Sepanjang jalan basah karena basah oleh rintik hujan.
Pas sampai di bibir kota, tepatnya Ayani Utara pertigaan Darmasaba. Opa minggir di samping pom bensin. melepas mantel, karena Denpasar cuman mendung tipis tidak merata.
Seperti biasa, Opa meneguk kopi simpan dibotol kecil, bekas botol kemasan madu. kemudian menyalakan rokok yang tinggal sebatang.
Bertepatan dgn Opa membuang puntung yang masih setengah. Seorang wanita berlari kecil serta berteriak, Katanya :
"Pak antar ke kantor polisi terdekat, aku mau dianiaya orang itu. ".
Tanpa menjawab, Opa langsung tancap gas.
Beberapa saat kemudian mbaknya berkata :
" Gak usah ngebut pak, aku cuman gertak mantan aku biar gak ngejar.. O.. iya carikan penginapan jangan terlalu mahal yang penting bersih, soalnya besok pagi aku mau balik ke jawa, biar dia gak cari'in aku lagi.. biarin dah, spd motorku dimakan dia.. aku gak butuh". Kayanya dgn Emosi
Opa cuman mendengar, krn pikiran Opa lagi fokus mencari-cari dimana hotel sesuai permintaannya.
"O .. iya... mampir BCA dulu karena gak bawa uang cash.. sekalian mampir ke warung.. soalnya seharian blm makan".
__ADS_1
Singkat cerita:
Mampir di RM Padang.
Sebenarnya sih Opa diajak makan juga, diminta nemenin dia ngobrol, tapi Opa berusaha menolak secara halus.
Seperempat jam kemudian, langsung Opa anter di penginapan.
"Terimakasih pak, sudah nganter muter-muter n nyariin penginapan juga". Katanya, sambil nyodorin lembaran merah.
Opa langsung bergegas ambil uang untuk kembaliannya.
" Gak usah dah pak ambil saja buat bapaknya"
"Ini terlalu banyak mbak, 50 AjjjjjjjA. sudah lebih kok. lagian mengantarnya cuma beberapa deket "..
Setelah Opa berusaha untuk meyakinkan, akhirnya dia menerima kembaliannya.
Untuk ke dua kalinya Opa dpt offline seperti ini.
bedanya tahun yang lalu malah berlanjut, Tiga hari kemudian, nganter sampai ke Gilimanuk. ongkosnya.. heeeeeem dweeeeh, waktu itu.
Mungkin bagi tukang ojek pangkalan / ojek konvensional ongkos segitu merupakan makanan sehari-hari dan gak heran lagi. Buat Opa yang terbiasa menjalankan Ojek yang tarifnya sudah ditentukan, oleh provider pemilik aplikasi.. ya ongkos segitu tinggi banget.
_______
Tak jauh dari Opa beristirahat, setelah mematikan aplikasi biar orderan gak masuk selama rehat.
Terlihat bapak-bapak tua, ya mungkin seumuran Opalah, Maaf, sedikit lusuh, mungkin seharian keliling teringat matahari, dan nampaknya belum ada yang laku satupun. Opa menyebrang, beli sebotol air mineral. kemudian duduk di sampingnya.
"Gimana pak, rejeki hari ini..?! ". Tanya Opa sambil menyodorkan air mineral yang Opa beli barusan.
" Matur kasu'un..". dgn logat yang sering Opa denger..
" Ini dek, sudah tiga hari, barang belum ada yang payu.. sampai bekel uang habis dibeli makan sama saia.. ".Lanjutnya lalu meneguk air, tampaknya hampir separuh.
Melihat hal itu, Opa langsung berinisiatif ngajak makan, biar Opa gak terbiasa makan di warung saat ngojek.
" Aduh.. perut saya laper banget, ayo pak bareng² ke warung itu... ". Ajak Opa.
" Makasih dek, saia gak punya uang untuk beli nasi.... dikasih air saja saia sudah baik.. ".Jawabnya.
" Sudahlah.. saya tadi dapet rejeki, jadi bisa pakai makan kita berdua... cukup". Kata Opa sambil menarik tangannya, berharap dia ikut.
Lumayan lahap dia makan, dan Opa sengaja gak ngajak dia ngobrol, biar dia bisa menikmati makanan yang disantapnya.
"Pak boss, bungkus lagi satu, nasi dan lauknya dipisah.. kasih lauk yang kering sama sambal. kasih porsi lebih ya".
Setelah kembali menuju dagangan bapak itu.
" Pak saya jalan dulu ya... semoga besok dikirim pembeli.. ntar bapak bisa pulang ketemu anak istri di rumah.... ini nasi buat sarapan besok pagi".
"Waduh dek saia terimakasih..sampean sudah baik sama saia "..
" Sama-sama pak... o..iya didalam tas nasi itu ada sedikit uang buat bapak..", Sebelum dia mengatakan sesuatu... Opa langsung tancap gas.
Kebetulan beberapa hari ini Opa dapet rejeki lumayan + tiping pemberian dari costumer bisa saya berikan bapak itu, yah minimal bisa cukup untuk dia makan selama dagangannya sebelum laku.
__ADS_1
_________