
Mungkin efek bikin lukisan pasar,bingung mau tak kasih gambar orang lagi ngapain !!!, masak cuman dagang dan pembeli AjjjjjjjjA... ?!!!! Sekali-kali beda
gitu. !!!. Tapi bingung. Sampai melebihi pusingnya nunggu teeeeeeeet gak bunyi-bunyi.
Ya sudah.... Opa tinggal tidur biar gak pusing.
Lha.. di atas Opa tidur terpasang lukisan 11 kuda yang lagi asik bermain...ukuran 300x 270cm. Seperti meledek Opa dah.. heeeem... sudah 9 bulan lebih para kuda ini gak kesentuh. Dan baru ingat kalau lukisan kuda ini baru setengah jadi.
Masih ingat alasan kenapa lukisan besar ini Opa pasang di kamar tepat di atas Opa tidur... waktu itu alasannya supaya Opa inget bahwa lukisan ini belum jadi dan kehabisan bahan.. nah daripada menghabiskan tempat mangkanya Opa letakkan di tempat yang aman gak kepindah-pidah.
Sekarang baru inget dan muncul lagi dalam ingatan Opa. Uang penjualan beberapa lukisan waktu itu sudah habis terpakai buat riwa- riwi bolak-balik ke RS dan buat kebutuhan Oma sehari-hari jadi wajar kalau bahanpun gak bisa beli lagi.
"Yank . kenapa lukisan kuda di pasang di kamar, kan belum selesai". Tanya Oma.
"ya..besok beli bahan biar bisa ngelanjutinnya". Jawab Opa.
Sebenarnya tanpa bertanya pun Oma sudah tau persis jawabannya. Gak mungkin Opa mengamankan lukisan yang belum selesai apalagi di pasang di kamar tidur.
"Yo wis amankan ..tinggal ngojek aja dulu..ntar kalau dapat tip dari customer baik hati baru beli bahan untuk melanjutkan lukisannya". Kata Oma sedikit menghibur Opa.
eeeeeeeeeeee....... bener juga ucapan Oma yang merupakan do'a itu di dengar oleh Tuhan. Selesai memasang lukisan kuda itu. Opa langsung pake atribut dan rompi kebanggaan Opa.
Buka aplikasi, kemudian Opa tinggal memasukkan segelas kopi pada botol bekas madu. untuk bekel ngalong. tak seberapa lama bunyi.
"Pak hati hati ya...gak perlu ngebut. Nanti kalau sudah Deket telepon aja" . kata costumer dalam chat yang dikirim.
Nunggu antrian di McD malam itu lumayan rame, supaya costumer tau bahwa antrian cukup panjang . Opa kirim foto para dviver yang lagi antri di McD .
"Ok saya tunggu". Bales chat costumer.
__ADS_1
Sekitar 45menit baru Opa sampai ditujuan.
Baru saja Opa mau telpon costumer, dia sudah keluar.
"Aduh ma'af ya pak malem-malem jadi ngerepotin bapak". Kata. Cs.
"Malah saya yang seharusnya bilang terimakasih soalnya saya sudah dapet orderan dari mbaknya". Jawab Opa sambil menyodorkan pesanan.
"Aduh..banyak sekali ya pesanannya.. Jadi gak enak". Kata costumer. Opa cuman tersenyum, kamudia. pamit.
"Tunggu sebentar pak.". Tanpa menunggu jawaban dia langsung masuk, dengan membawa makanan yang dipesannya lewat aplikasi itu. Tak lama kemudian Mbak cantik, ramah, baikhati dan tidak sombong itu keluar sambil berkata :
"Ini buat bapak". Sambil menyodorkan minuman kaleng dan lembaran uang yang dilipat.
"Terimakasih .. tapi tadi sudah bayar go pay di aplikasi". Jawab Opa.sambil sedikit membungkuk.
"Iya pak, uang kertas ini sebagai bentuk permohonan dari saya". Katanya sambil tersenyum manis. Terlihat banget dari lesung pipinya saat tersenyum dan kata-kata yang lembut dari bibir mungilnya membuat Semangat Opa untuk mendapatkan orderan lagi.
"Maksud saya, sehabis nganter orderan saya ini, mohon bapak pulang dan istirahat.. besok bekerja lagi, tapi jangan sampai se malam ini. Jaga kesehatan bapak"..
Pengen rasanya Opa menangis, bukan karena lembaran dan minuman yang diberikan, melainkan perhatian,kepedulian, empati dan keramahannya membuat air mata benar-benar tak mampu tertahan.
"terimakasih". Jawab Opa.
"Sama-sama". Setelah Opa berlalu agak jauh, dan menikung, Costumer baru terlihat masuk rumah
pas ditikungan Opa selesaikan orderan . Opa kasih costumer bintang 5. serta Opa beri komentar panjang - lebar... yang intinya. Opa bangga mendapatkan costumer perhatian terhadap orang tua yang hanya berprofesi sebagai ojol.
Baru Opa membuka tip yang diberikan. Karena perjalanan pulang lumayan jauh, Opa matikan aplikasi, takutnya kalau malem dapat orderan jauh dari rumah, mengantarnya makin menjauh.
__ADS_1
Yaaaah begitulah cara driver tua nyari orderan dimalam hari.
Sekitar tujuh kilo meter dari rumah, kembali Opa hidupkan aplikasi. Sepuluh menit kemudian dapat orderan di tempat yang sama mengantarnya pun tak jauh dari yang pertama tadi , hanya saja tempatnya melewati jalan setapak dan persawahan. di sebuah villa.
Bayar pakai uang cash, kembalian 87.600 diberikan ke Opa melebihi ongkos kiram dan masih dikasih tip 100k.
Jarak antara villa sampai rumah kurang lebih hampir 40km. ditambah jalan pamatang sawah, jalan bebatuan terjal dan gak rata.. tapi pulang rasanya cuma baru 5 menit perjalanan Sudan sampai rumah. Ya itulah driver tua.. kalau sudah dapat tiping + kembaliannya juga diberikan sama costumer. jalan 40km serasa sekejap mata.
Sesampai rumah, melihat Oma belum bobok juga, akhirnya Opa matikan aplikasi, memilih untuk mendampingi belahan jiwa Opa yang membutuhkan teman.
________
Ini mungkin sudah lagu lama, semalam do'a Oma biar dapet costumer yang baik hati ngasih tip biar bisa beli cat lukis supaya bisa melanjutkan lukisan kuda yang sudah tertunda entah berapa bulan.
Pagi itu Opa gak langsung membelikan bahan cat yang habis, karena suatu alasan yang masuk akal juga sih.. tapi namanya kebutuhan.. terpaksa gak jadi beli bahan yang seharusnya dibeli.
Jadi fatal akibatnya. Sampai kisah ini ditulis.. si kumpulan kuda belum tersentuh. eeeeee malah ganti ngelukis Pasar sapi... kalau lukisan yang satu ini.. bukan kehabisan bahan.. tapi kehabisan insrirasi.. wkwkkwkk.
Kasus seperti ini pernah Opa ceritakan sebelumnya sih.. waktu itu Opa dapet customer bule, pas pamit si bule melihat bahwa ban belakang Opa sudah tipis, katanya ini sangat membahayakan, apalagi kerja malem, kalau sampai meletus di tengah jalan siapa yang yang menolong, karena kasihan Opa dikasih uang buat beli ban belakang yang baru.. nah buktinya uang ya juga kepakai... dan sampai Opa tulis cerita ini akhirnya masih memakai ban tipis
Hemmmm, gak kebayang kalau hari ini dapet costumer mas bule itu lagi dan ngeliat bahwa ban belum juga dibelikan..mau ditaruh dimana muka Opa..?!...
O iya hari ini Opa masakin soto buat Oma, kemarin Sore cucu Opa yang gede tak suruh beli daging sapi di super market, soalnya kalau beli di pasar tradisional beli ¼ malu kan sama pedagangnya, jadi biar gak malu mending beli di super market saja, kalaupun cuman beli satu ons sesuai isi kantong gak bakal ada yang geliat, dan gak bakalan ada yang tanya.
Pagi tadi Opa masakin soto, isi sedikit daging beberapa iris + Sayur labu. Karena Opa siapin jadi habis lumayan banyak sih. minum jus apokat dan jus tomat. belakangan ini memang Opa harus ekstra proyek soalnya berat badan berkurang lagi.
O iya tanpa sengaja sih kemarin Opa bermaksud untuk mencukur rambutnya biar rapi Opa gundul plontos aja biar gak ngeribetin kalau waktunya mandi. Soalnya hampir sebulan ini untuk pergi ke kamar mandi saja tenaganya sudah berat, ditambah lagi ngilu mulai merambat pada kedua kakinya. Karena sudah gak tahan akhirnya pemotongan rambut Opa hentikan. Jadi baru sebagian yang terpoton.
Sore hari anak-anak pada berkumpul memberikan kejutan karena hari itu tepat hari Ulang Tahunnya.
__ADS_1
"Wah.. mama kena orang ya..kok potong rambutnya kayak anak Pank Nok!!". Hari itu memang gak segembira di Ultah sebelumnya. tapi lumayanlah setidaknya si Oma sedikit terhibur.