Buku Harian Si Ojol Tua

Buku Harian Si Ojol Tua
Bag. 8


__ADS_3

Opa sampai lupa kalau MALAM Jum'at..makanya kok gak ada driver berkeliaran di jalan². Sepi...



CSnya pun mungkin lagi pada fokus anu..


YA sudah Opa ikutan off AjjjjjjjjA, sabil nunggu ngantuk, mending pencat-pencet hape aaaaaah...!!! Mumpung inget kisah pengalaman menarik.


Dapet gosend bawa kue tar, adalah merupakan tantangan tersendiri, mungkin jauh lebih mudah bawa bayi yang baru. lahir, salah dikit paling juga nangis.


"Pak, bisa nggak nanti saat nganter kue tart ini pelaaaan² saja, biar motif kue ulang tahunnya gak sampai rusak, pokoknya pelan-pelan, dan hindari lubang jalan, biar aman ya pak. Kata yang pesan nanti dibayar lebih kok, biar bapaknya gak sampai rugi". Pesan karyawan toko kuenya.


"Iyaaaa, kakak, akan Opa inget pesannya". Jawab Opa sambil tersenyum.


"Iiiiiiiich, kok kakak..?!, beneran kok, saya cuma menyampaikan pesan si pembeli kue ini". Lanjutnya.


"Okeeeeey, pesan sudah sampai di telinga Opa dan sudah cukup jelas serta siap dilaksanakan. Tp boleh minta kardus bekas gak ?!, pake ngelapisin ini, biar saat diikat gak sampai pencok".


"Oooo ada ada ada, sebentar saya ambilkan". Katanya sambil berlalu masuk mengambilnya.


Singkat cerita,


sesampai di tempat costumer, ternyata pemilik kue sudah menunggu di depan gerbang.


"Aduh, maaf ya pak, saya sudah merepotkan bapak ". Katanya.


"Gimana pak, gak kesulitan kan bawanya, ?! maunya sih biar papanya anak-anak yang sekalian bawa, tapi dia pulang kantor agak sore, juga yaaa, terpaksa ngerepotin bapak jadinya". Sambungnya.


"Gak apa bu, saya juga terimakasih, berkat ibu saya jadi dapet orderan sekaligus dapat rejeki dari ibu kan..?!". Bales Opa.


*O.. iya, mampir dulu pak, ngopi dulu. Ini ongkosnya, kembaliannya buat bapak, dan ini sedikit rejeki buat bapak, tapi jangan dibuka sekarang, nanti saja kalo di rumah ". Katanya, sambil memberikan ongkos, uang lima puluh ribuan, yang seharusnya hanya delapan belas ribu saja, kemudian memberikan amplop kecil kepada Opa.


Tiga hari kemudian, baru ingat kalau Opa diberi amplop oleh costumer, itupun ketika ada seseorang yg minta tolong kpd Opa, untuk mengantar ke jln Diponegoro, menjual perhiasan istrinya buat nebus obat.


Sudah beberapa tempat, di ibu-ibu yang duduk di sepanjang jln Diponegoro, yang biasa beli emas baik ada surat atau tidak dia mau membeli, tapi semua bilang katanya, emas yang dijual bpk ini bukan emas asli.


"Coba bapak, cek di pegadaian, tanyakan apa kalung yg bapak jual itu asli ato enggak ". Saran Opa kepadanya.


"Asli kok pak, ini ada suratnya. waktu itu istri saya beli di Jawa, waktu pulang lebaran tempo hari". Jelasnya sangat yakin.


"Makanya, coba kita ke pegadaian untuk ngecek keasliannya, kalo memang asli mending di gadein saja, daripada dijual, dan hasilnya buat nebus obat". Saran Opa.


Ternyata memang bener, bahwa kalung yang akan dijual untuk nebus obat istrinya bukan emas, melainkan lapisannya AjjjjjA.


Melihat harapan terakhir mendapatkan uang untuk menebus obat buat sang istri pudar, matanya berkaca-kaca dan berusaha menahan kesedihannya.


Panjang lebar, kami berdua ngobrol. Tentang istrinya yang beberapa kali masuk rumah sakit.


Ketidak pengertiannya tentang BPJS dan banyak hal.


Saat itu Opa inget, bahwa tiga hari yang lalu ada costumer baik hati memberi amplop pada Opa dan Opapun segera membukanya. oooooooo TERIMAKASIH TUHAN.Seandainya waktu itu Opa inget dan membuka amplopnya, mungkin Opa gak bisa sedikit membantu untuk meringankan beban bapak ini.



"Ya sudah, ayo kita ke apotik menebus obat buat istri bapak". Ajak Opa.


"Tapi pak !!, tadi saya sudah tanya disana hampir 400rb, dari mana uangnya, lha jual kalung juga ternyata palsu. Kami sudah ketipu". Jawabnya.

__ADS_1


"Tuhan itu baik pak, banyak cara untuk menolong umat-Nya. Tiga hari yang lalu saya dikasih amplop sama costumer dan baru saya buka, ternyata tinggal menambah beberapa saja. itu berarti rejekinya bapak dan istri bapak". Kata Opa.


Selesai, Opa antar dia ke kostnya langsung ngacir..


Sudah gitu AjjjjjjjjjjjjjjjA.


________


Buat Opa, Bahagia itu sederhana Bisa melihat Oma sehat seperti hari sebelumnya, serta dapat melihat Senyum cerianya kembali. itu lebih dari cukup.


Itulah sebabnya, segenap kesetiaan yang tersisa, kasih sayang yang tulus, dengan segenap hati, serta, segenap jiwa, akan Opa curahkan semua.


Yan penting Oma bisa kembali ceria.


Siang ini sukses operasi penggantian slang yang terpasang pada ginjal 18bln yg lalu.. ( penggantian rutin 3bln sekali ).


Banyak hikmah yang Opa dapat selama mendampingi Oma. Terlebih mulai dari divonis terserang servik yang sudah menyebar, berkelana dan menetap dibeberapa bagian organ tubuh, komplikasi ini dan itu.


Selama keluar-masuk rumah sakit. 2 Tahun lebih... seminggu 5x berkunjung ke RS .. dan segala situasi, kondisi.


Intinya adalah:


Tak seorang dari teman, sahabat, sahabat karib, sahabat dekat, sahabat yg baru kenal, bahkan sahabat di dunia Maya pun, yg menjauh ...tapi sebaliknya. Semua PEDULI dengan yang kami alami selama ini. Terkhusus driver Ojol dan yg lain.


Bahkan kalian tak bosan-bosannya mendoakan, memberikan semangat serta perhatian lebih.


Sejujurnya tak ada kata indah yang dapat Opa rangkai untuk mengungkapkan rasa. Terimakasih kami pada kalian semua.


Hari ini SUKSES , setelah menunggu antrian panjang, untuk mendapatkan giliran operasi.


Kami sekeluarga tetap semangat berkat dukungan doa kalian semua


______


Hari berikutnya.


Sepi.. sepi.. sepiiii...... su... eeee.. pi..


Sudah menjadi candaan buat para perindu Orderan.Sampai-sampai kata mereka: "Sudah lupa nada dering kala orderan masuk itu gimanaaaa.. ?"


Sejujurnya buat Opa, nada dering orderan masuk, ataupun, panggilan seseorang di pinggir jalan dan bertanya :


"Pak bisa nganter saya ke anu ?!!, maaf hp saya anuuu....". ketika bertemu di jalan saat ngebid


Sama-sama Opa nanti dan rindukan.


Itulah sebabnya, gak perlu heran kalau telinga fokus ke hp, ketika di jalan dan mata Opa jelalatan, tengok kiri, kanan, melebihi supir angkot yang sedang mencari penumpang saat diluar jam sekolah, jam kantor, atau jam-jam orang belanja di pasar.


Paraaaah men !!!! , tapi itulah fakta terkini.


Tak jarang Opa nongkrong di emperan toko, sebentar-sebentar ngecek sisa kuota internet, berharap bisa dipake beberapa hari kedepan....


maklum Opa pake paket hemat yang hanya beberapa Gb untuk sebulan. wkwkwkwk.


_______


Penalaman unik bersama CS..

__ADS_1


Naaaaah karena sudah kedaluarsa, maka Opa berani cerita pengalaman bersama costumer yang sedikit bikin meringis gimanaaaaa gituuu !!!.


Dapet nganter mami muda bawa balita imut lucu nggemesin, baik mami maupun anaknya.


Sejak awal si kecil memang agak rewel sih...


beberapa saat kemudian Opa baru tau, ternyata si kecil sakit perut.


"Pak, minta tolong kalo ada Indomaret berhenti ya, ini anak saya minta pub". Pinta CS.


Belum sempat Opa mengiyakan permintaannya, kembali dia berkata :


"Aduuuh, maaf pak agak ceoetan bisa..?!.. ini si kecil sudah pub di celana..".


Memang beberapa kali menjumpai super market yang diminta, namun sayangnya berada di sebrang jalan.


"Ya sudah pak, kalo begitu langsung pulang saja, toh sudah dekat rumah". Pintanya.


Singkat cerita .


Sesampai tujuan :


"Ma'af ya pak gak sengaja, tapi sudah merepotkan bapak". Katanya sambil melihat jok spd, lalu sedikit bingung dan merasa bersalah. Ternyata jok basah dan ada anunya yang tercecer.


"Aduuuuuh.. ma'aaaaf..ma'aaaaaf.. tunggu sebentar pak...!!". Sesaat kemudian Cs membawa seember air dan lap serta sabun dan bergegas mencuci jok spd motor Opa.


"Sudah gak apa, biar saya yang nyuci nanti di rumah, toh celana saya belakang kena juga".


Saat Opa pamit pulang dia memberikan selembar kertas merah, nampaknya sih kayak uang , walau Opa berusaha menolak, namun lembaran kertas merah itu diselipkan di Speedo meter sepeda , tempat Opa menempelkan hp.


Heeeeeeeeemmmm, terkadang menerima rejeki lebih itu gak selalu mudah, kadang harus melalui proses yang diluar nalar dan tak pernah kebayang sebelumnya.


wkwkkwkwkkwkwkwkkwkkw..


Saran dari Opa secara pribadi, buat driver Ojol.


Alangkah baiknya jika di Speedo meter sepeda motor yg pake ngebid dipasang senar kayak punya Opa.


Jadi kalaupun kita malu menerima uang lebih dari CS, dia bisa nylempitin kesana.


Ha..haha...ha...haaa


Digrup Gojek di semua wilayah nusantara, Opa disitu jadi anggota. dan salah satu tukang driver Ojol, satu-satunya yang gak suka posting pendapatan.


Tapi.. ada tapinya lho. Opa selalu pamerkan postingan tentang kebaikan costumer, bukan berarti tidak pernah kebagian costumer yang cerewet, menjengkelkan, orderan fiktif dan semua yang berkaitan dengan costumer yang merugikan.


Buat Opa itu sesuatu yang wajar, tapi jika postingan digrup-grup Ojol akan mengundang emosi, para pembaca... malah keseringan baca 1 paragraf, atau baca komentar temen . langsung komentarnya lebih pedas..


Pokoknya Opa gak suka menyulut api di bensin yang tumpah..


Yaaah, Opa juga gak bakalan menasehati mereka yang posting seperti itu, karena kapasitas Opa adalah tukang ojol.


Berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin, dengan pasang muka semanis dan setulus mungkin. dengan harapan costumer puas.. kemudian Sang Maha Kuasa membuka hati Costumer untuk berbagi rejekinya kepada driver tua, baik hanya berbentuk ucapan terimakasih, maupun berupa tip sebagai ucapan terimakasihnya.


Nah Oma kebagian dari costumer yang baik hati, ramah, dan tidak sombong.


Perlu selalu Opa inget. Bahwa.. semua kebaikan yang Opa terima sebagai Ojol, tidak terlepas dari kesetiaan Oma dalam meminta pada sang khalik.

__ADS_1


Jadi Intinya adalah. Opa eksekutor lapangan.. Permaisuri di rumah yang mengajukan proposal. dan Sing nggawe urip yang ketok palu untuk mencurahkan rejekinya.


Buat pembaca setia. terimakasih.. sdh membaca terimakasih sudah mengikuti sampai sejauh ini.


__ADS_2