Buku Harian Si Ojol Tua

Buku Harian Si Ojol Tua
Bag. 3


__ADS_3

Panas mentari menyengat tanpa kompromi. Mungkin pergantian musim penyebab kenapa sebagian kita terasa gak sanggup tersengat panasnya mentari siang ini, kadang hujan tanpa tanda mengguyur, baru mendung menyusul.


Dapat orderan gosend nganter lumayan jauh, buat Opa ini rejeki nomplok karena beberapa bulan terakhir ini jarang banget nyantol orderan jarak jauh, paling banter 10 -15km.


"Mas, nanti kalau sampai tujuan hubungi no ini ya, ini buat bapak, tapi nanti disana ongkirnya minta sesuai aplikasi". Kata Cs.


Dibantunya mengikat barang yg bakal diantar, walau sebenarnya gak terlalu banyak.


"Sudah gak apa, biar saya yang ngiket... terimakasih".


Setiap kali berpapasan sama sesama ojol, pasti ngeliatin, kadang tersenyum dan ngacungin jempol.


Ada saja komentar. Mulai dari yang memberikan semangat sampai nadanya sedikit ngeledek.


"Semangat pak tua" .



." Joss gandoss".


" SIKAT HABIS Jangan kasih kendor".


"Wah tipnya pasti gede".


"Ini niiich tukang habisin order".


Bahkan saat berhenti di lampu merah, ada yang dengan sengaja merapat, dan membisikkan di telinga Opa katanya :


"Pasti ongkir go box ya boss".


Opa hanya tersenyum dengan semua komentar yang diberikan para ojol yang kebetulan melihat Opa membawa orderan seperti ini.


Positifnya, Opa tetap bersyukur, sebagai driver tua, masih banyak yang perhatian...


hanya saja bentuk perhatiannya pasti berbeda tergantung pola pikir mereka hehehhehheee..


Sembilan puluh menit lebih perjalanan Opa tempuh menuju titik anter, bersyukurnya tepat sesuai map.


Hal seperti ini paling sangat² Opa suka, karena gak perlu harus telpon penerima, dan harus muter-muter karena titik gak sesuai serta menghemat waktu.


"Wah, rejekinya bapak ini..!!!!. Pas sekali, habis nurunin barang, langsung dapet penumpang lagi niiiich... anak buah saya kebetulan mau ke Denpasar... tolong anter dia di kantor bus malam. Bapak tau alamat kantor bus ini kan..?"


Katanya, sambil menunjukkan tiket Bus Malam jurusan Denpasar- Bandung.


"Tp gak harus pesan lewat aplikasi lagi kan pak..?, kalau begitu masuk dulu pak ngopi dulu, toh masih punya waktu beberapa jam kok" . Tambahnya.


Dalam hati Opa berkata: "Yang sering² ajjjjjjja, dapat orderan kayak gini".


Rupanya mas ini mau menunjukkan keberhasilan dan kesuksesan kepada keluarganya, membawa oleh-oleh khas Bali. Memakai kalung emas gede walau hanya beberapa gram, pakai hem lengan pendek dikancing sampai leher, biar orang di rumah serta tetangga-tetangga tau bahwa dia bukan pemuda yang tembe-tembre dan bukan pemuda kaleng-kaleng. Setidaknya itu inti dari ocehan saat kami ngopi ditempat bosnya.


"Ya sudah sana...sana...sana berangkat..!!!, tuh kasihan bapaknya nunggu kamu !!!, dia kan harus kerja.. bukan kesini dengerin ocehan mu... ". Bentak si boss.


" ooooo.. iya ini ongkos yang tadi, sama ongkos bekakas ini.. tolong antar sampai garasi bus malam lho pak.. takutnya nanti ilang repot angel cari gantinya... soalnya produk macam dia sudah langka... ... hahahhahaa".


Sepanjang perjalanan dia masih menceritakan banyak hal. Karena jalanan ramai Opa hanya bisa manggut-manggut karena gak sepenuhnya jelas apa yang diocehkan.


Saat di lampu merah, dia membisikkan :


"Nanti mampir di Indomaret atau sejenisnya sebentar ya pak, mo beli minum sama cemilan, kata boss di bus gak boleh merokok... peraturan kok menyiksa penumpang... untung pas berangkatnya dulu numpang majikan bawa mobil sendiri !!!".


Heeeeeeeeeemmmm, bener kata si boss, kalo ternyata doi baru keluar kandang, jadi gak tau kalau di bus gak boleh merokok.


"Tenang boss di dekat garasi nanti ada dagang macem-macem harga normal kok.. ...". Jawab Opa.


Sesampai tujuan, Opa gak hidupkan aplikasi lagi dan langsung ngacir otw pulang, rehat di rumah.


 


hari berikutnya.


Sepi, hening jalan setapak yg Opa lalui saat mengantar food ke sebuah villa di Ubud malam ini.


Tak ada yg istimewa, ataupun tanpa halangan yg berarti.


Mungkin karena kondisi Opa kurang fit, jadi badan sedikit menggigil saat sampai di rumah.


Menunggu orderan berikut seperti biasa, biar gak bosen. buka postingan temen-temen fb.


Kadang tersenyum sendiri membaca komen mereka.


Karena hp gak kunjung bunyi, Opa memutuskan untu bergabung dengan para ojol yang lagi ngalong.


" Opa, semenjak orderan sepi beberapa bulan ini, kok pengeluaranku tambah banyak ya..".Belum selesai ngomong Opa langsung memotong pembicaraan dengan satu kata :


"Goblok".. Perlahan namun dengan penuh tenaga


"Lho kok gitu..?!"

__ADS_1


"emang kenyataannya begitu.."..


Sokran menjelaskannya semakin semangat, mungkin dengan harapan agar keluhannya tersampaikan dan bisa plong usai meluapkannya.


Opa hanya menjadi pendengar setia, tampa harus memberikan solusi, atau nasehat, karena biasanya temen yang curhat itu hanya ingin didengar.


Mulai pengeluaran buat rokok, bensin, makan, ngopi dan lain-lain... hanya saja sepanjang daftar pengeluaran yang disampaikan tidak ada menyinggung soal besarnya  UANG KAGET yang dia butuhkan.


Karena si Sokran minta pendapat dan jalan keluar, maka dengan santai Opa ceritakan pengalaman Opa dalam menghadapi situasi seperti sekarang ini.


"Kalau Opa niiich, inget Opa lho ya bukan yang lain !!!.... Begini... Pagi bangun tidur, langsung buka aplikasi, siapa tau ada orderan masuk !!!!, baru ke kamar mandi, habis itu ngopi, sambil buka hp, lihat status teman-temen, bales komen mereka, update status, kalau capek bobok siang, aplikasi tetap dalam keadaan on" Opa berhenti sejenak, kemudian melanjutkan ....Sore bangun, liat hp, kemudian siap-siap, seperti apa yang disarankan di aplikasi... cari tempat ramaiiiiii, asal jangan tempat ramai di kerumunan orang yang lagi demo".


Panjang, lebar Opa cerita, entah sudah berapa lama, sampai si Sokran lupa bahwa sudah  4jam lebih belum ada tanda-tanda bakal ada suara teeeeeeeeeet..


Giliran Bejo yg tanya :


"Opa akun prioritas itu yang gimana siiich".


Usai meneguk kopi bekal buatan istri, lalu menyalakan sebatang rokok, menghisapnya dalam-dalam dan mengeluarkan asap perlahan.


" Heeeeeeem. Akun prioritas itu, kalau pas dapet orderan di resto selalu disediakan kopi, es cendol, es teh,  es susu,  esteler ..dsb..sesuai permintaan driver pemilik akun. lha kalau dapet go send, go ride atau go shop, CS memberi kan tipingnya itu gede², bisa sampai ratusan ribu'.


"Waaaoooo.. asiiiiiik..!!!.. kalau akun Opa termasuk akun prioritas gak...?!".


" oooooooooo, kalau Akun Opa termasuk katagori * Akun Kesayangan*...!!!". Jawab Opa sambil tersenyum sedikit manis.


" lho..kok gitu..?!... emang ada akun kesayangan..?!.. terus  kalau akun kesayangan itu gimana...?!". Tanya Bejo sedikit penasaran.


" Akun kesayangan itu, begitu onbid, beberapa menit langsung teeeeeeeeeeeet, nah orderan kedua dan seterusnya nunggu 4 sampai 5 jam baru bunyi lagi". Jawab Opa sambil ketawa.


" itu bukan akun kesayangan tapi AKUN GAGU... hahahahhahhhahhah..!!!!!". Kata Bejo sambil ngakak.


"Ya jelas enggak laah, server itu atau, kalau Opa itu driver tua, lha kalau dikasih banyak orderan, kasihan nanti capek, makanya cukup dapat satu orderan disuruh istirahat yang lamaaaa biar tenaganya pulih...". Canda Opa.


"????????????????????? .... ".


Opa :" Sudah.. gak usah mewek..!!!!"


 


Hari berikutnya.


Fokus pembicaraan para driver yang nunggu bunyi teeeeeet, tidak jauh dari seputaran kebijakan  para ANU lah, order seret lah, makin ini dan itulah..??????


Buat Opa driver tua, gak ngerti soal yang begituan... yang Opa tau bagaimana cara biar gak bete nunggu teeeeeeet... wkwkwkwkwk


Kalau sudah mulai jenuh, ya keliling tipis-tipis, perlahan sambil lirik kiri kanan, siapa tau ada pembutuh jasa anter.


Ketika melihat ada orang berdiri dipinggir jalan,  kayak orang nyari angkot misalnya... heeeeeem.. Opa jalan perlahaaaan terus berhenti disampingnya.. pura-pura benerin hp, atau sekedar minum air.


Kalau disapa, dan minta antar..


ya sukur, kalau enggak, Opa jalan lagi perlahan.


Begitulah, toh Opa juga masih buka aplikasi sambil nunggu teeeeeeet...ituuuu siiiich cara Opa menyikapi situasi seperti ini.


Mengeluh..?!... Semakin membuat berat dalam menjalani hidup ini, atau teriak-teriak sambil nangis.. juga percuma.. malah ditertawai ayam..


Kepingin sich ngelamar jadi pensiunan ABRI, jadi begitu diterima, langsung dapat uang pensiun tanpa kerja.. hahahahahahhaaaaa


Siang tadi pas berhenti, seseorang menghampiri dan meminta untuk diantar katanya :


" Pak, mau nganter agak jauh ".


"Ituuuuuuu yang Opa harapkan" . Kata Opa dalam hati.


Singkat cerita.


Nganter dari raya mengwi ke Bajera.. lumayan laaah.


Kami ngobrol panjang lebar, mengenai banyak hal, tapi masnya, jauh lebih dominan berbicara, dan Opa menjadi pendengar setia.


Sesampai tujuan, masnya ngasih ongkos dan berkata:


" Sorry, pak ini cuman ada lebih 3rb, gak apa kan..?!".


Sambil tersenyum Opa menjawab:


" Dikasih lembaran yang merah itu saya gak nolaak kok pak".


Kami berdua ngakak...


Buat Opa walau nganter jauh, yang penting ongkosnya sip ya berangkat Masnya tadi ngasih ongkos 75 + 3rb.. heheheheheheheeee.. disyukuri AjjjjjjjjjA.


Lagian semalam Opa ngalong bunyi teeeeeeeeet 2x itupun sampai jam 5 pagi.


Memang seberat apapun, jika dijalanin dengan tanpa keluhan, akan ringan terasa.

__ADS_1


Memang kita gak mungkin terlepas dari keluhan, tapi ketika kita secepatnya menyadari dan mengubah keluhan jadi nyanyian... akan berasa ringan..


wkwkwkwkkkwk


( kayak di film-film India, susah seneng, jatuh cinta atau patah hati TETAP BERNYANYI )..


 


Masih seputar ngalong.


Ngalong dengan hanya beberapa temen. Yang lain pada libur kecapean.


Bukan karena telalu sibuk nganter orderan, tapi capek tiap hari kelamaan santai. Bercanda, sehingga tek jarang,  kehabisan  bahan bercandaan.


Yaaah, Opa jadi menyibukkan diri bikin komen-komen gambar lucu lewat aplikasi. Kadang kalo sudah capek ya ganti nonton drakor.


Ditengah-tengah keasikan nonton, eeeeeeeeee.. tiba-tiba seorang menghampiri Opa, meminta dianter kerumahnya, padahal sebenarnya dia bawa mobil bersama suaminya.


Opa bonceng itu istri orang yang Imut, manis, Ayu, Mempesona dan rambutnya panjang sampai kepinggul, sedang suaminya mengikuti dari belakang, dengan mobil Alphard Putih gading.


Opa gak berani banyak tanya, disamping si suami mengikuti dari belakang, Opa juga gak ngerti mau ngomong apa. Yang tersirat dalam benak Opa hanyalah " Ini rejeki namanya".


Sesampai lokasi yang dituju,  dengan nada lembut penuh kharisma, Mami cantik mempersilahkan Opa untuk masuk kerumahnya.


"Bapak mau minum apa ?!". Katanya ramah.


"Gak perlu repot-repot Bu..". Jawab Opa.


Sambil melihat sekeliling ruangan yan di design sangat sederhana, namun cukup mewah dan elegan.. pokoknya wah begitu.


Sang suami mengajak ngobrol kayak sudah lama kenal sama Opa, ada banyak pertanyaan yang diberikan hingga masalah yang menyangkut ttg  hal-hal keseharian.


Awalnya Opa hanya menjawab dengan kata yang samasekali tidak bernuansa keluhan atau sambat, namun karena lsi tuan rumah pandai mengolah pertanyaan, akhirnya Opa menjawab apa adanya.


Singkat cerita:


Karena sudah mendengar cerita, bahwa Opa punya sampingan Jual buah frozen, yang hanya bermodalkan beberapa freezer dengan ukuran kecil, dan buka warung nasgor via gofood,  maka sepasang suami istri itu bermaksud membelikan 3 freezer berukuran 1500 L.  beserta modal 75 jt, tanpa minta imbalan atau meminta uangnya kembali, dengan syarat Opa harus menjalankan dengan serius agar bisa berkembang.


Seandainya cerita Opa ini benar-benar terjadi dan bukan khayalan.... heeeeeeeeemmmm...


Betapa indah dan bahagianya Opa.


 


Semangat itu, kadang bisa datang secara tiba-tiba dan gak jarang perginyapun lama gak balik-balik.


Apalagi kalau nunggu ANU...terus lamaaaaaa.. gak ANU²... yaaah... langsung dweh.. Semangat langsung mundur teratur... lalu pergi entah kemana..?!!


mungkin lebih cocok, seperti lagu lama yang dinyanyikan oleh Diana Nasution..


"Kau datang dan pergi sesuka hatimu...ooooo.. kejamnya dikau, teganyaa dikau.. padaku...


hehehehehe...


Bunyi "teeeeeeeeeeeeeeet" adalah dambaan para driver ojol , terutama buat akun "KESAYANGAN" seperti akun milik Opa, yang dimana sekali teeeeeeeet, diberi waktu untuk beristirahat dan momong cucu, kadang bisa ditinggal main layang-layang 4 hingga 5 jam.


Untungnya buat Opa Pieter,  jadi ojol hanya merupakan kerjaan SAMBILAN.... haaaaa.. haaaaaa..haaaaa..haaaaa


Maksudnya ( SAMBIL  nunggu orderan masuk ... nongkrong, keliling dan mikir dimana orderan yang rame..ngopi, terbubuk-bubuk di dekat resto yang ramai, ..fban, update status dan dan yang lain...).


Jiaaaaaaah !!!!! yang gacor baca pasti lagi ketawa ni yeeeeeeee..!!!!!.


( yang gacor pengen kasih solusi mowon WA Opa ya...dan setiap solusi ampuh.. dapet komisi 50% .).


Suara kenceng, teeeeeeeeeeeet serta getarannya membuat Opa terkaget dan langsung lompat, ambil sepeda motor liat map langsung otw menuju tkp.


Wiiiis.... singkat cerita :


Opa nunggu 7 macam masakan yang dipesan customer... lumayan lama walau gak antre banget, ditambah titip ini dan itu di toko yang berbeda.


Jarak jauh dari resto, Opa menolak dengan alasan tidak sesuai dengan SOP... !!!!. Sesampai di pengantaran.


Cs bertanya :


" Kok lama sekali pak... sejam lebih lho.. ?!", tanya cs sambil menyodorkan sejumlah uang.


"Maaf, bu. Maklum restonya rame banget, terpaksa harus nunggu, apalagi pesanan ibu bukan dua, tiga macam AjjjjjjjjA".Jawab Opa santai.


"ya sudah, kembaliannya buat bapak saja". Katanya.


"oooooooo, gak perlu bu, ini saya bawa uang receh kok..!!!!". Sambil memberikan koin 500an kepada CS.


"he.he..he..he.. iya... lupa kalo kembaliannya cuman 500 perak ya...?!". CS ketawa, agak sedikit tersipu malu.


Usai menyelesaikan order, tepat di samping rumah CS, seorang bapak memanggil Opa.


"Pak, bisa minta tolong Bibi ini ke alamat ini..?!". Katanya, tanpa menunggu jawaban dari Opa dia menyodorkan lembaran kertas biru.

__ADS_1


Gak terlalu jauh sih...!!!,cuma alamatnya masuk-masuk gang kecil, sehingga baliknya Opa harus buka mbak google map, biar gak tersesat.


 


__ADS_2