
Untuk menghibur Razeel yang tadi sempat menangis Nazra membuatkan Razeel waffle coklat, Dan anak laki laki berusia lima tahun itu sudah kembali ceria "El makannya sedikit dulu ya El belum makan siang loh" ucap Nazra
Nazra takut jika El makan waffle terlalu banyak nanti El tidak mau lagi makan nasi karena sudah merasa kenyang, Razeel menganggukkan kepalanya lalu menjauhkan piring berisi waffle, saat bersama Nazra Razeel menjadi anak yang penurut berbeda dengan ayah atau omnya Razeel terkadang akan membantah
"Mau makan sekarang" tanya Nazra di balas Razeel dengan anggukan kepala
Nazra mengajak Razeel ke maja makan bertepatan dengan mbok asih yang baru selesai menata makan siang "Ayo mbok kita makan bareng" ajak Nazra
"Iya neng" ucap mbok asih lalu duduk di kursi yang biasa ia duduki
Nazra membantu Razeel agar duduk di sebelahnya "El mau makan apa?" tanya Nazra yang tengah mengambilkan nasi untuk Razeel
Razeel melihat lauk lauk yang sudah di masak mbok asih "El mau ikan goreng kak" ucap Razeel menunjuk ikan gurame asam manis
"El bisa makannya banyak durinya loh, kakak suapin aja yah" ucap Nazra takut Razeel memakan duri, tentu saja Razeel mengangguk ketika Nazra menawarkan diri untuk menyuapinya
Nazra akhirnya mengambilkan nasi dan lauk Nazra juga mengambil sedikit sayur"El baca doa dulu" ucap Nazra, El mengangkat tangannya lalu membaca doa makan, setelah selesai membaca doa barulah Nazra mulai menyapi El dengan tangannya agar dia bisa memastikan tidak ada duri pada daging ikan yang akan di makan Razeel
Razeel makan dengan lahap bahkan ia sempat tambah satu kali, setelah selesai Nazra memberikan segelas air minum pada Razeel "El jangan lupa baca doa sesudah makan ya" ucap Nazra mengingatkan
Razeel memnag sudah menghapal beberapa doa yang sering di gunakan untuk kegiatan sehari hari tentunya itu ajaran dari sang Oma yang selalu mengajari Razeel saat mereka tengah berdua
Razeel menunggu Nazra yang tengah makan sambil menikmati buah apel yang sudah di potong potong mbok Asih "Masih mau lagi den?" tanya mbok asih
Razeel menggeleng "Udah mbok El sudah kenyang" ucap Razeel
Mbok asih mengangguk lalu menyimpan pisau buahnya kembali, setelah Nazra selesai makan Nazra membawa Razeel ke kamarnya karena dia ingin shalat Dzuhur
Nazra membiarkan Razeel yang menjelajahi kamarnya selagi dia mengambil air wudhu, untuk pertama kalinya Nazra tidak memakai Khimar di depan Razeel "Kak Ara cantik. tapi El lebih suka kakak pakai hijab" puji Razeel tulus
Nazra tersenyum "Masak sih" ucap Nazra dan Razeel mengangguk anggukan kepalanya agar Nazra percaya
Nazra terkekeh "Makasih pujiannya, El juga ganteng dan lucu" puji Nazra balik "Kakak shalat dulu ya, El terserah mau ngapain kalau capek bobo aja di kasur kakak" sambung Nazra
"Baik kak" ucap Razeel patuh
Saat Nazra melaksanakan shalatnya Razeel berjalan ke arah meja belajar Nazra karena melihat beberapa barang yang menarik perhatiannya, Razeel memegang barang yang baru dia lihat karena penasaran. tidak berlangsung lama karena Razeel mengembalikan ke tempatnya
Dia kembali berjalan melihat boneka boneka Nazra yang tersusun rapi di dalam sebuah lemari, Razeel mengamati atau persatu boneka krena di dalamnya terdapat berbagai macam boneka dan juga ukuran mulai dari yang paling kecil hingga yang paling besar
"El" Panggil Nazra sambil mendekati Razeel
Karena terlalu fokus Razeel sampai tidak sadar jika Nazra sudah selesai shalat bahkan Nazra sudah membereskan perlengkapan shalatnya dan kembali memakai khimarnya
"Boneka kakak banyak banget" komentar Razeel setelah puas mengamati boneka boneka Nazra
"Iya soalnya waktu kecil kak Ara suka boneka jadi Abang sama Abinya kakak suka beliin kakak boneka" ucap Nazra karena memang semua boneka yang ada di lemari dia dapatkan dari Abi dan abangnya
__ADS_1
"El mau bonekanya?" tanya Nazra namun Razeel hanya diam, Nazra membuka lemarinya dan melihat-lihat koleksi bonekanya, Nazra mengambil boneka dinosaurus berwarna hijau dengan ukuran sedang
"Ini El suka nggak" tanya Nazra sambil menyodorkan boneka di tangannya
Razeel mengangguk karena dari semua boneka memnag boneka dinosaurus yang menarik perhatiannya karena warnanya berbeda sendiri "Mulai Sekarang ini jadi punya El di jaga baik baik ya" ucap Nazra lalu mengacak rambut Razeel gemas
.........
Cuaca yang tadinya cerah berubah mendung tidak lama hujan pun turun membasahi bumi, Nazra ingin sekali mengajak Razeel main air hujan namun dia teringat jika Razeel baru saja sembuh akhirnya nazra mengajak Razeel untuk tidur siang
Karena saat cuaca dingin begini selain makan yang hangat hangat kegiatan yang paling enak di lakukan yaitu tidur, Razeel merasa senang karena bisa tidur sambil memeluk Nazra
Nazra juga memeluk tubuh mungil Razeel hingga keduanya tidur dengan posisi saling berpelukan, jika ada yang melihat Nazra dan Razeel saat ini pasti akan berfikir jika mereka seperti anak dan ibu
Nazra tertidur hampir dua jam lamanya, Nazra membuka matanya lalu pandangannya jatuh ke sampingnya di mana Razeel masih tertidur pulas, Nazra mengecup pelan pipi Razeel sebelum bangkit dari tempat tidur
Nazra masuk ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu karena ia belum melaksanakan shalat ashar, Saat Nazra keluar dari kamar mandi dia bisa melihat Razeel sudah bangun namun belum beranjak dari tidurnya
"Kakak" panggil Razeel setelah mengumpulkan nyawanya
"Iya El kakak di sini" sahut Nazra
Razeel menoleh ke sampingnya "Kak El mau pipis" ucap Razeel
Nazra mendekati Razeel dan membantunya duduk "El ke kamar mandi ya, El bisa sendiri kan kakak mau shalat dulu" ucap Nazra
Razeel mengangguk lalu pergi ke kamar mandi mengikuti perintah Nazra sedangkan Nazra bersiap siap untuk shalat, begitu selesai membuang air kecil Razeel duduk di sofa menunggu Nazra selesai shalat
Saat Nazra selesai berdoa Razeel langsung mendekati Nazra "Kak Ara cantik" ucap Razeel kembali memuji Nazra
Nazra menarik Razeel ke pangkuannya lalu mengecup gemas pipi Razeel "Kak Ara memang cantik karena kak Ara perempuan, El juga Tampan karena El laki laki" ucap Nazra kembali mengecup gemas pipi berisi el
Razeel tertawa saat Nazra mengecup pipinya terus menerus "Kak Ara udah geli" ucap Razeel sambil menggeliatkan tubuhnya karena Nazra sengaja menggelitik perutnya
Nazra mengehentikan kegiatannya saat Razeel mulai lemas "El duduk di tempat tidur dulu ya kakak mau beresin ini dulu" ucap Nazra
Razeel tidak menjawab namun dia langsung berdiri dan berjalan menuju sofa, Setelah membereskan perlengkapan shalatnya Nazra mengajak Razeel ke lantai bawah
Sesampainya di lantai bawah Nazra bersorak senang melihat Abinya yang sudah pulang dari luar kota "Abiii" panggil Nazra langsung berhambur memeluk abinya dengan tangan yang masih setia menggenggam tangan Razeel
Adzam membalas pelukan putrinya "Siapa dek?" tanya Adzam saat menyadari kehadiran anak laki laki yang menatap Nazra dan Adzam bergantian
"Ah iya Abi kenalin ini Razeel panggil aja El, El ini Abinya kakak Ara" ucap Nazra
"Pantes aja anak Abi suka ternyata ganteng dan lucu begini" ucap Adzam mencubit pelan pipi Razeel yang berisi
Razeel hanya menatap Adzam yang mencubit pelan pipinya "El panggil kakek aja yah" ucap Adzam di balas Razeel dengan anggukan kepala
__ADS_1
.........
Adzam merasa senang dengan kehadiran Razeel, bahkan Adzam tidak menghiraukan rasa capeknya sehabis pulang dari luar kota dia justru mengajak Razeel bermain sehingga Nazra jadi merasa dicuekin
Adzam juga mengajak Razeel melihat kolam ikan, Razeel juga merasa nyaman bersama Adzam karena menurutnya kakek barunya sama seperti opanya, Rasa rindu Razeel pada opanya jadi terobati
Saat Adzam dan Razeel sibuk memberi makan ikan Nazra memilih duduk di ruang keluarga menunggu kedua laki laki berbeda usia itu kembali
Suara bel yang berbunyi membuat Nazra segera beranjak karena mbok asih berada di dapur, Nazra membuka pintu dan terpampang lah sosok laki laki yang memiliki tubuh atletis, sosok yang tidak lain adalah Shadev
"Om mau jemput El ya?" tanya Nazra
Shadev mengangguk "ya udah masuk dulu om biar Ara panggil El" ucap Nazra
"Gak papa saya tunggu di luar aja" ucap Shadev karena tidak enak masuk ke dalam dam di luar pun terdapat tempat duduk
Nazra tak mengucapkan apapun lagi dia justru masuk dan saat di ruang keluarga Nazra sudah menemukan sosok Razeel namun tidak dengan abinya "Kakek ke mana El?" tanya Nazra
"Kakek pergi mandi kak" ucap Razeel
Nazra mengangguk "El di depan sudah ada ayah El jemput" ucap Nazra
Razeel jadi lesu, itu artinya waktu bermainnya dengan Ara akan habis "El kenapa?" tanya Nazra yang mengamati raut wajah Razeel yang berubah lesu
"El udah gak bisa main sama kak Ara lagi karena harus pulang" ucap Razeel
Nazra mensejajarkan tinggi tubuhnya dengan Razeel "El kan bisa main sama kak Ara besok, sekarang El pulang dulu karena ayah udah jemput, Kalau merasa sepi El bisa main sama boneka dinonya" ucap Nazra
Razeel menganggukkan kepalanya "Ini boneka dinonya" ucap Nazra menyerahkan Boneka dinosaurus miliknya yang kini menjadi milik Razeel
Razeel menerima bonekanya lalu memeluk bonekanya, Nazra tertawa gemas lalu mengecup pipi Razeel "Ayo kakak antar ke depan" ucap Nazra
Razeel menurut "Kak Ara El gak pamit sama kakek?" tanya Razeel
"Gak papa nanti kakak yang bilangin ke kakek, Kalo nungguin kakek nanti ayah nungguin elnya jadi lama" ucap Nazra
Razeel menyetujui ucapan Nazra jadi dia tidak mengatakan apapun lagi hingga tiba di pintu utama "Ayah" panggil Razeel langsung mendekati ayahnya
Shadev yang mendengar suara putranya segera berdiri "El kita pulang sekarang ya" ucap Shadev di balas Razeel dengan anggukan kepala
"Nazra terima kasih banyak sudah mau menjaga El dan maaf kalau jadi merepotkan kamu" Ucap Shadev tulus meski wajahnya masih datar
"sama sama om tapi nggak merepotkan kok El anak yang baik dan penurut" ucap Nazra tidak berbohong. dia juga senang karena dengan kehadiran Razeel jadi tidak kesepian saat hanya berdua dengan mbok asih di rumah
"Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu" ucap Shadev
"Dada kak Ara" ucap Razeel sambil melambaikan tangannya
__ADS_1
Nazra ikut melambaikan tangan "Dada El" ucap Nazra dengan ceria, Setelah Shadev dan Razeel meninggalkan pekarangan rumahnya barulah Nazra kembali masuk ke dalam rumah
...****************...