
"Tuan putri seharusnya kau tidak perlu melakukan ini".warga
"Tidak apa-apa,disini aku akan membantu dan menegakkan keadilan untuk kalian".
"Aku tidak menyangka tuan putri sepertinya kau dikirimkan oleh tuhan untuk membantu kami rakyat kerajaan yang menderita".
"Ikut denganku".pangeran eadric membawa putri calista dengan paksa dan menyeretnya kesuatu tempat
"Apa yang kau lakukan cepat lepaskan aku,,,".putri calista dengan memberontak
"Apa kau bisa diam".dengan nada tinggi ketika sampai pangeran eadric mendudukkan putri calista.dan membungkuk untuk membalut luka ditangan putri calista yang terkena pedang.
Disaat pangeran eadric membalut luka ditangannya seketika suasana hening,dan tanpa disadari putri calista pun menatap pangeran eadric.
Tak lama kemudian tangan putri calista sudah selesai dibalut.
Setelah selesai pangeran eadric pun melihat kearah putri calista dan membuat mereka saling bertatapan.
Setelah lama mereka saling bertatapan,putri calista tersadar.
"Ma-maaf,aku tidak bermaksud apa-apa".ucapan putri calista dengan terbata-bata
Tanpa menjawab pangeran eadric memalingkan wajahnya.
"Untuk apa kau membalut lukaku jika dihatimu hanya dipenuhi kebencian dan kekejaman,bukankah pangeran sepertimu tidak memiliki hati nurani".
"Ya,memang benar aku adalah pangeran yang perkasa,mana mungkin pangeran seperti diriku memiliki hati nurani,tapi aku hanya merasa sepertinya rakyat jelata sedang membutuhkan bantuan,sebagai pangeran aku mengapresiasi keberanian dirimu melawan ku tadi jadi aku membantu dengan kebaikan hatiku sendiri".
"Kebaikan hati??baguslah ternyata kau masih memiliki sisi kebaikan dalam dirimu,terima kasih sudah membalut luka ku.aku berhutang budi padamu,dan untuk kebaikan palsu mu ini aku akan membalasnya.ini sudah malam tidak baik jika rakyat biasa dengan pangeran saling berbincang".pergi
"Pengawal".pangeran eadric memanggil pengawalnya
"Iya pangeran".pengawal pun datang
"Katakan pada raja,jika aku akan tinggal beberapa hari lagi disini.setelah pulang persiapkan saja untuk menyambut menantu kerajaan poseidon,istri pangeran eadric akan segera datang".
"Em..mm...baik pangeran".pergi membuat surat dan menyampaikannya melalui burung merpati.
Diluar...
__ADS_1
"Sepertinya pangeran eadric mulai tertarik pada seorang wanita,tadi dia memperintahkan ku agar aku menyampaikan pesan pada raja abercio kalau pangeran eadric akan tinggal beberapa hari lagi disini.dan ketika pulang menyuruh persiapkan saja kedatangan menantu kerajaan poseidon".ucapan pengawal 1 pada pengawal 2
"Siapa wanita itu".pengawal 2
"Aku tidak tau,mungkin wanita yang baru keluar tadi".
"Bukankah itu putri calista anak raja adar,dan tadi pagi yang sudah melawan pangeran eadric dengan keberaniannya"
"Bisa jadi,tapi sungguh kasihan jika ada seorang wanita yang dinikahi pangeran eadric,walaupun itu memang sangat memberuntungkan tapi kehidupannya nanti akan berubah dratis.pasti wanita itu akan dicaci,dimarahi,dipukul,dan hanya mendapatkan siksaan setiap hari".
"Kau benar,tapi jika wanita yang akan dinikahi pangeran eadric adalah putri calista aku merasa tenang-tenang saja.karena putri calista pasti akan bisa menjaga dirinya sendiri dari siksaan pangeran eadric".
"Sedang apa kalian".suara yang mengejutkan para pengawal yang sedang membicarakan pangeran eadric
"Pa-pangeran,,,tidak ada pangeran kami hanya sedang membicarakan raja adar soal pertengkaran nya dengan putrinya sendiri tadi".kata pengawal dengan gugup
"Benarkah,jika kalian berbohong kalian tau akibatnya".
"Ka-kami berkata jujur pangeran".jawab bersamaan pengawal dengan gugup
"Baiklah".masuk ke tempat peristirahatan nya di kerajaan asmaka
"Putri calista,biar saya yang tidur dibawah.pasti kau tidak terbiasa dengan suasana tempat ini,tidak baik putri kerajaan hidup seperti kami ini".kata bibi pemilik rumah yang di tinggali putri calista
"Aku bukanlah putri,aku sama seperti kalian.aku hanya rakyat biasa yang menurut pada raja.jadi kalian jangan menyebutku dengan sebutan putri lagi.panggil saja dengan namaku.
"Ta-tapi tuan putri".kata paman pemilik rumah
"Paman...bibi,,,aku mohon".
"Ba-baiklah calista".jawab paman dan bibi bersamaan
PAGI HARI~~
Pagi-pagi sekali pangeran eadric dan pengawalnya datang ke kerajaan asmaka menemui raja adar.
"Raja,pangeran eadric dari kerajaan poseidon datang kemari untuk menemui anda".kata pengawal yang menyampaikan informasi pada raja adar yang sedang duduk di kursi tahtanya.
"Pangeran eadric?datang sepagi ini?lain kali jika pangeran eadric datang tidak perlu meminta izin dariku,langsung izinkan saja dia masuk.pangeran eadric adalah putra mahkota kerajaan poseidon.ayahnya adalah sahabatku".
__ADS_1
"Baik,,maaf raja atas kesalahan yang saya perbuat".langsung pergi keluar dan mempersilahkan pangeran eadric masuk
"Salam paman".kata pangeran eadric yang datang
"Salam pangeran,ada apa sepagi ini pangeran ingin menemuiku".jawab raja adar dengan sangat lembut dan ramah
"Maaf jika kedatanganku sepagi ini mengganggu aktifitas paman".
"Tidak pangeran...tentu saja tidak mengganggu malahan aku merasa senang sepagi ini sudah kedatangan pangeran tampan seperti mu ini".
"Paman bisa saja".sambil tertawa kecil.dengan sikapnya yang begitu kejam dan dingin jarang sekali pangeran eadric bisa tersenyum dan tertawa.
"Kedatanganku kesini ingin membicarakan tentang putri paman yaitu putri calista".Lanjutnya...
"Ada apa dengannya?"
"Tidak terjadi apa-apa paman,kau tenang saja,maafkan aku jika perkataan dan permintaanku ini sangat lancang.putri calista adalah wanita yang sangat cantik,aura kecantikannya sangat bersinar aku baru melihat wanita cantik sepertinya.jika paman mengizinkan aku ingin menikahi putri calista".
"Menikahinya??"....
"Iya paman,aku ingin putri calista menjadi menantu kerajaan poseidon,dan menjadi istriku.baru pertama kali bertemu dengannya membuatku sudah jatuh cinta dengan daya tarik keberanian dan kecantikannya".
"Ini-ini adalah kabar yang sangat bagus.Aku langsung menyetujui hubungan kalian, tentu saja pangeran aku setuju dengan permintaanmu untuk menikahi putriku calista,kapan kau akan menikahinya.bagaimana kalau besok".menjawab dengan senang
"Baik paman semakin cepat semakin baik".
"Apa ayahmu sudah mengetahui kabar ini".
"Belum paman,aku belum memberitau ayah".
"Kalau begitu biar aku saja yang menyampaikan kabar ini".
"Aku serahkan pada paman"....
"Kalau begitu aku akan meminta pengawal untuk menulis surat tentang pernikahan kalian.dan setelah itu kita akan menemui putri calista".
"Baik paman".
"Ayo menantuku".hubungan pun belum diresmikan tetapi raja adar sudah memanggil pangeran eadric dengan sebutan menantu.
__ADS_1