Calista Putri Keadilan

Calista Putri Keadilan
05.Episode 5


__ADS_3

Hari pun sudah berganti,dimana hari ini adalah perayaan kelahiran pangeran alardo putra dari ratu berdine dengan raja abercio.


Semua para tamu undangan dari kerajaan sahabat raja abercio mulai berdatangan.raja abercio dan ratu berdine saling menyambut mereka.


Tamu kehormatan yang diperuntukkan raja abercio kepada raja adar dan keluarga kerajaan asmaka sudah datang bersama 3 anak mereka.mereka pun langsung disambut hangat oleh raja abercio dan istrinya.


"Itu mereka sudah datang".kata raja abercio pada ratu berdine


"Siapa mereka".tanya ratu berdine tidak tau


"Mereka tamu kehormatanku dari kerajaan asmaka itu raja adar dan permaisurinya ratu tamara dan mungkin itu anak-anaknya bersama pelayan mereka".menjelaskan satu persatu keluarga kerajaan asmaka


"Owh,maaf aku tidak tau".


"Tidak apa-apa,wajar saja kau masih baru dikerajaan ini,kita sambut mereka".


Raja abercio dan ratu berdine pun menghampiri raja adar dll.setelah sampai mereka saling berpelukan dan memberi penghormatan dengan membungkukkan setengah badan.


"Selamat raja abercio atas kelahiran pewaris tahta keduamu".kata raja adar dengan tersenyum


"Terima kasih,biar aku kenalkan ini adalah ratu berdine permaisuri keduaku ia adalah ibu dari anakku yg baru lahir kemarin".


Sambil melihat ratu berdine semua orang memberikan penghormatan dengan membungkukkan setengah badan ala kerajaan.sambil berkata:


"Salam,,,".dengan menyatukan kedua tangannya


Ratu berdine pun menerima salam mereka dan melakukan hal yang sama.


"Salam...senang bisa mengenal kerajaan kalian".


"Dan pasti ada sudah mengenal permaisuriku ini adalah ratu tamara bersama ke 3 anak-anakku".


Ratu tamara pun tersenyum saat diperkenalkan.sedangkan kedua anaknya sangat sopan sekali karena didikan yang baik.


"Salam paman....salam bibi".ucap bersamaan putri maulvi dan pangeran adrian


"Salam...manis sekali mereka,berapa usianya".tanya ratu berdine


"Ini putra pertama kami pangeran adrian usia nya 7 tahun dan ini putri maulvi usianya 6 tahun".jelas ratu tamara


"Dan ini siapa putri kecil ini".sambil memegang tangan putri calista yang masih mungil.


"Ini anak ketiga kami putri calista usianya baru menginjak 1 tahun kemarin".jelas ratu tamara


Saat ratu berdine memegang tangan putri calista,putri calista menggenggam tangan ratu tamara dengan sangat kuat hingga ratu berdine tidak bisa melepaskannya dan kesakitan seolah-olah putri calista tau kalau ratu berdine orang yang jahat.

__ADS_1


"Aaa...lepaskan tanganku sakit".teriak ratu berdine dengan kesakitan


"Apa yang terjadi denganmu".sontak raja abercio terkejut dengan teriakan ratu berdine


"Anak ini menggenggam tanganku dengan sangat kuat aku kesakitan tolong lepaskan dia dariku".


"Nak jangan perbuat seperti ini,ayo lepaskan".kata ratu tamara sambil menarik tangan putri calista.


Putri calista yang masih kecil masih mencekram tangan ratu berdine. cengkraman nya semakin kuat dan bertambah kuat membuat ratu berdine semakin kesakitan. Karena ratu tamara menarik tangan putri calista untuk menghindarkannya dari ratu berdine,tak lama kemudian tangan ratu berdine terlepas dari cengkeraman putri calista.


Setelah terlepas ratu berdine merasa lega sambil mengusap tangan bekas cengkeraman putri calista.


"Dasar anak nakal.kau masih kecil tapi kekuatanmu seperti orang dewasa".bentak ratu berdine tidak memperdulikan perkataannya dan langsung pergi.


"Maafkan putri kami ratu berdine...".teriak ratu tamara pada ratu berdine yang sudah pergi dengan marah


"Ratu berdine!!".teriak raja abercio memanggil ratunya


Ratu berdine tak melirik sama sekali dia terus berjalan dengan marah.


"Kalian masuk saja dan nikmati hidangan kami,aku akan menenangkannya terlebih dahulu".


"Atas nama putri kami,kami minta maaf raja abercio".kata raja adar


"Tidak apa-apa".langsung pergi mengikuti ratu berdine


Putri calista masih kecil jadi tidak mengerti perkataan orang sekitarnya.dia bersikap tenang dalam pangkuan pelayan yang menggendongnya.


~dikamar ratu berdine~


Dikamarnya ratu berdine menggerutu.


"Dasar anak nakal...bisa-bisanya dia mencengkeram tanganku sampai seperti ini.dia anak kecil atau orang dewasa".menggerutu sambil mengobati lukanya


"Ratu berdine kau tidak apa-apa".ucap raja abercio yang baru datang kekamarnya


"Bagaimana aku tidak apa-apa,anak itu mencengkeram tanganku sangat kuat.lihat ini".menunjukkan tangannya yang terluka dan memerah


"Anak perempuan memang selalu membawa kesialan pada orang di sekitarnya".kata raja abercio


"Aku akan memberikan pelajaran pada anak itu".


"Jangan dia adalah putri dari raja adar kerajaannya sangat makmur dan SDA berlimpah dibanding dengan kerajaan kita.jika kita memperlakukan putrinya seperti itu kita akan habis".


"Sebaiknya kita mulai saja acaranya".sambung raja abercio

__ADS_1


Ratu berdine pun menyetujui acaranya akan dimulai.tapi ia masih marah pada putri calista dan suatu saat nanti ia akan membalasnya.


Perayaan pun dimulai,pertama-tama raja abercio memperkenalkan putranya


"Salam semuanya,,,aku ucapkan Terima kasih pada kalian yang sudah datang ke perayaan kelahiran putra kami.aku memperkenalkan pewaris pendamping  yakni pangeran alardo achilles".ucap raja abercio


Semua orang yang berkumpul pun memberi selamat pada raja abercio dengan meneriakkan "hidup raja abercio....hidup pangeran alardo" secara berulang-ulang.


"Suamiku aku merasa heran kenapa mereka hanya memperkenalkan putra keduanya saja.bukankah selain pangeran alardo ada pangeran eadric yang bergelar putra mahkota kenapa putra pedamping".ajuan pertanyaan ratu tamara pada raja adar


"Ntahlah,bahkan dari tadi aku tidak melihat ratu zanu maupun putranya pangeran eadric".


"Kau benar raja,semua ini ada kejanggalan.apa yang terjadi yah".


"Sudahlah istriku.mungkin mereka tidak hadir,acara ini khusus untuk pangeran alardo.maka dari itu mereka tidak hadir disini".


"Aku harap seperti itu".jawab ratu tamara dengan masih heran


Acara berlanjut dengan diadakannya pengesahan nama pangeran alardo.dan pemberkatan dari semua orang.


Dan setelah itu acara dilakukan dengan meriah ada sebuah tarian khas kerajaan dan ada juga sebuah penjamuan para raja-raja sahabat raja abercio dengan terhormat.


Tarian dan nyanyian perayaan terdengar hingga kamar ratu zanubiya.membuat ratu zanu ikut senang,tapi ada kejanggalan dalam pikirannya.


"Apa selain peresmian nama putra ratu berdine,raja meresmikan nama putraku".tanya ratu zanu bertanya-tanya dalam dirinya


"Semoga saja putraku diperlakukan baik oleh mereka,dan dia diperkenalkan pada semua orang sama seperti putra ratu berdine".lanjutnya


"Kasihan ratu zanu dia berharap jika putranya diperkenalkan pada seluruh raja kerajaan dan semua mengenalnya.tapi acara ini khusus untuk pangeran alardo,aku merasa bersalah tidak memberitaunya".gumam satu pelayan


"Diluaran sana semua orang bersenang-senang.tapi ratu zanu terkurung kesepian disini".gumam satu pelayannya lagi


Acara berlangsung kurang lebih 5 jam,dan tak lama kemudian acara sudah selesai,semua orang mulai berpergian pulang sambil berpamitan memberikan selamat sekali lagi.


Dan giliran raja adar yang berpamitan.


"Raja abercio terima kasih sudah mengundang keacara anda yang megah dan meriah ini,dan sekali lagi selamat atas kelahiran putramu".kata raja adar


"Saya juga meminta maaf pada ratu berdine atas perlakuan putri calista padanya.tolong sampaikan pada ratu berdine".ucap ratu tamara


"Tidak apa-apa dia sudah memaafkannya.namanya juga anak-anak wajar saja".


"Kalau begitu kami pamit,terima kasih untuk sambutannya".ucap raja adar


"Baiklah,semoga kita bisa bertemu dilain waktu kembali".jawab raja abercio

__ADS_1


Raja adar dan lainnya kembali pulang kekerajaan.


Selama perayaan pangeran adrian dan putri maulvi bersikap tenang bersama pelayan pengurus mereka.padahal mereka berdua bisa dibilang sangat nakal sekali.raja dan ratu pun sangat heran kenapa mereka tidak membuat kegaduhan.tetapi mereka bersyukur mereka bersikap tenang saat perayaan itu.


__ADS_2