
Malam pun tiba~~
"Permisi tuan putri,pangeran menyuruhku untuk memberikanmu pakaian ini".sambil membawa pakaian yang berwarna merah.
"Apa yang harus aku lakukan dengan pakaian ini".
"Pangeran menyuruh anda untuk memakainya dan diharap putri tidak menolak permintaan pangeran".kata pelayan dengan ramah
"Baiklah akan aku usahakan memakainya".
"Baik putri".pergi
"Kenapa pangeran memberiku pakaian berwarna merah seperti ini.tapi ini bukanlah pakaian formal.kenapa seperti ini.aku tidak akan memakainya".kata putri calista yang bertanya-tanya sendiri karena bentuk pakaiannya yg aneh.
Tak lama kemudian pangeran eadric masuk kamar dengan perasaan senang,tetapi saat masuk suasana hatinya seketika berubah.
"Kau...".ucap pangeran eadric yang penuh amarah karena putri calista tidak memakai pakaian yang diberikan.
"Ada apa pangeran,maaf aku sedang mengobati luka kakiku.aku harap kau tidak marah".ucap putri calista yang melihat wajah pangeran eadric memerah seakan memendam amarah.
"Kenapa kau tidak memakai pakaian yg sudah aku berikan untuk kau kenakan malam ini juga"
"Aku...aku pikir aku tidak bisa memakainya karena pakaiannya sangat aneh".
"Apa kau bilang aneh".
"I-iya".
"Dasar kurang ajar kau,seharusnya kau tau aku tidak suka pada orang pembangkang.apa yang sudah kau lakukan hari ini aku akan memberimu pelajaran".marah pangeran eadric sambil menjambak rambut putri calista yg terurai dan membuatnya kesakitan.
"Pelajaran apa yang akan kau berikan padaku.tapi sungguh pangeran aku bukan menolaknya a...ak...aku hanya..."tanpa selesai menjelaskan kalimat terakhir pangeran eadric sudah meletakkan bibirnya di bibir putri calista sehingga membuat putri calista melotot terkejut dan memukul-mukul pangeran eadric.
"Hmm...".berontak putri calista
Tanpa menghiraukan putri calista.pangeran eadric terus melakukannya dan menjalar kemana-mana sehingga malam pertama pun terjadi.
***
pangeran eadric dan putri calista semalaman tidur bersama dengan keadaan tanpa memakai baju sehelai pun.
Pagi-pagi sekali putri calista bangun pertama, saat membukakan matanya ia terkejut melihat pangeran eadric berada disampingnya.saat bangun tubuhnya merasa sakit dan melihat pakaian berserakan dimana-mana.ia pun langsung melihat tubuhnya yang dibeliti selimut saja.
"Apa yang sudah terjadi semalam,apakah aku dan pangeran sudah...".
"Maafkan hamba tuan putri,ratu menyuruh hamba untuk memanggil anda".pengawal
"Aku akan kesana sebentar lagi.aku akan bersiap"
"Baik tuan putri".
__ADS_1
***
Setelah mendapatkan informasi bahwa ratu berdine memanggilnya putri calista langsung bersiap diri dan menemui ratu berdine.
"Salam ibu,apa anda memanggilku".
"Iya aku memanggilmu,baru pertama kau masuk kedalam kerajaan kau sudah melupakan tugasmu.jam begini kau baru bangun apakah kau seorang putri,kau harus ingat ini bukanlah kerajaan ayahmu jadi kau tidak bisa semena-mena".
"Tugasku!!tapi aku tidak tau,lagi pula tidak ada siapapun yg memberitahuku kalau aku harus apa.bahkan ibu juga langsung marah seperti ini padaku tanpa menjelaskan masalahnya".
"Owh jadi kau menyalahkanku".kesal ratu berdine
"Tidak ibu,,,bukan itu maksudku".
"Jangan semena-mena padaku,kau ingat ini adalah kerajaanku aku berhak atas segalanya dan kau harus mengikuti apa kataku".menjambak rambut putri calista
"Aww...i...iya ibu,dan apa yg harus aku lakukan".sambil kesakitan
"(Melepaskan jambakan dari putri calista) baik akan aku jelaskan apa tugasmu sebagai menantu kerajaan poseidon".
Ratu berdine pun menjelaskan peraturan dan apa yg harus dilakukan putri calista,yang berisi:
1.Putri calista harus bangun sebelum keluarga kerajaan bangun dan langsung mempersiapkan sarapan pagi
2.tidak boleh tidur sebelum pangeran eadric tidur
3.tidak boleh makan sebelum keluarga kerajaan makan,jika makan hanya dengan makanan sisa dan tempat bekas suamimu
5.Bekerja membantu pelayan
6.lahirkanlah keturunan laki-laki,jika melahirkan anak perempuan harus segera gugurkan.
7.Memperbolehkan suamimu menikah kembali jika kau tidak bisa melayaninya dengan baik
8.Membuat kesalahan akan dicambuk oleh tambang api dan dipenjara selama 5 hari tanpa makan dan minum.
9.Jika kau bermain api dengan pangeran lain kau akan kami bunuh hidup-hidup.
10.Tidak boleh menegakkan keadilan untuk siapapun dikerajaan poseidon.
Jelas ratu berdine dengan sangat lantang.
"Peraturan untukmu sudah aku jelaskan,dan baru saja kau sudah melanggar peraturan pertama.hari ini aku maafkan tapi jika besok kau bangun terlambat maka kau tidak mendapatkan makan".lanjut ratu berdine.
"Peraturan macam apa ini,aku tidak akan setuju.apa pantas memperlakukan menantu seperti seorang budak ini tidak adil".
"Apa yang kau katakan".menatap tajam putri calista
"Aku mengatakan apa yang ingin aku katakan padamu,kau memang seorang ratu tapi kau tidak bisa bersikap seolah-olah penguasa seluruh alam".ucap putri calista dengan berani
__ADS_1
"Kau sudah berani padaku,prajurit...masukkan dia kedalam penjara".teriak ratu berdine penuh amarah
"Tidakk...".teriak pangeran eadric yg tiba-tiba datang.
"Apa maksudmu pangeran,dia sudah melawan ibumu.apa kau sudah tidak peduli lagi pada ibumu ini"
"Aku tidak memihak istriku ini...untuk kesalahannya aku meminta maaf atas namanya".
"A...apa yg kau katakan pangeran".
"Ibu,,,aku sedang bersandiwara.biar aku yang membalas wanita itu atas apa yg sudah dia lakukan padamu tadi".berbisik pada ratu berdine
"Owh,,,baiklah".tersenyum jahat
"Untuk itu putri calista tidak perlu dipenjara.walau bagaimana pun dia adalah menantu kerajaan ini,aku sebagai suaminya akan melindungi putri calista dari mata jahat".mengumumkan pada semua orang
"Apa yg sudah dikatakannya itu adalah kebenaran,atau dia hanya bersandiwara untuk membalasku".gumam putri calista
"Mari istriku...".merangkul putri calista dan berjalan pergi.sesekali melirik kebelakang tersenyum jahat kepada ratu berdine.ratu berdine yg mengetahui maksud pangeran dia pun tersenyum jahat bersama dan meninggalkan aula.
***
"Cepat sajikan makanan aku lapar".pangkas pangeran eadric di dalam ruang makan kerajaan
"Baiklah".langsung menuruti perkataan pangeran eadric.setelah selesai menyiapkan makanannya langsung diberikan pada pangeran eadric.
"Apa kau akan berdiam diri seperti itu,ambillah makanan untuk sarapan hari ini".
"Tapi aku...maksudku ibu bilang aku...".
"Bukankah kau menentang peraturan ibuku yg diberikan padamu.kenapa sekarang kau takut pada ibuku".
"Karena aku...tadi aku...".gugup putri calista
"Tidak apa-apa kau makan saja,jangan pedulikan perkataan ibuku tadi".
"Kenapa sekarang sikap pangeran eadric baik padaku,apakah dia benar-benar tulus.padahal kemarin dia...".mengingat kejadian malam
"Apa yg kau pikirkan.cepat makanlah bersamaku,apa kau ingin aku suapi".
"Hmm...tidak...tidak perlu aku bisa sendiri".mulai duduk di meja makan kerajaan bersama pangeran eadric
"Pelayan sajikan makanan untuk istriku".
"Baik pangeran"...
"Tidak,tidak perlu aku bisa mengambilnya sendiri"
"Tidak apa-apa,kau adalah permaisuri dikerajaan ini,setelah aku resmi menjabat sebagai raja kau akan menjadi ratuku".
__ADS_1
Perkataan pangeran eadric membuat putri calista berdebar.
"Perasaan apa ini,kenapa tiba-tiba jantungku berdetak dengan kencang.apakah aku mencintai pangeran eadric..."