
Raja adar dan pangeran eadric pun pergi keluar untuk bertemu dengan putri calista.
"Putri calista ikut kami".2 pengawal menyeret dan membawa putri calista yang sedang membuat gerabah bersama para warga dengan paksa
"Hei,kalian akan membawaku kemana".
"Tuan putri,lepaskan dia kalian akan membawanya kemana".kata paman yang telah dibantu oleh putri calista dan putri calista tinggal dirumahnya
"Itu bukan urusanmu".salah satu pengawal mendorong paman itu sampai tersungkur.
"Pamann!!...kalian kenapa mendorongnya,lepaskan aku cepat".memberontak
Tanpa mendengar perkataan putri calista,pengawal terus membawa dan menahan putri calista dengan kuat kehadapan pangeran calista.
"Kenapa kalian mengikatku,lepaskan.apa ini cara kalian menyiksa rakyat yang tidak berdaya seperti aku".memberontak
"Akhirnya kita bertemu lagi disini tuan putri...ups maksudku rakyat jelata".pangeran eadric yang datang tiba-tiba.
"Ka-kau,kenapa kau bisa disini.jadi kau yang menyuruh mereka untuk membawaku kemari,dan sekarang cepat lepaskan aku".
"Aku tidak akan melepaskanmu,sebelum kau menerima tawaranku".
"Apa maksudmu.tawaran apa?".
"Pengawal bawa dia kehadapanku".perintah pangeran eadric untuk membawa seseorang dan memperlihatkannya pada putri calista.
"Baik pangeran".setelah pergi untuk membawa seseorang,pengawal pun kembali dengan membawa seseorang pria laki-laki yang lemah dan penuh darah.
Betapa terkejutnya putri calista ketika melihat,pengawal membawa orang itu yang ternyata adalah raja adar ayah putri calista.
"A-ayah,,,,ayahh...".memberontak dan ingin lepas dari ikatan untuk menghampiri ayahnya.
"Bagaimana dengan pertunjukkan menarik bukan".
"Apa maksudmu melakukan ini,apa yang sudah kau lakukan pada ayahku".dengan nada tinggi
"Seperti yang kau sudah lihat,jika ayahmu lemah dan bercucuran darah seperti ini,memangnya apa yang sudah aku lakukan.pastinya aku menyandra ayahmu".
"Apa??kenapa....kenapa kau melakukan ini".
"Aku tidak akan melakukan ini jika tidak memiliki keinginan".
"Apa yang kau inginkan dari ayah".
__ADS_1
"Keinginanku bukan ada pada ayahmu.tapi keinginanku ada padamu".
"A-apa yang kau inginkan dariku".
"Menikahlah denganku".
Ketika mendengar keinginan pangeran eadric yang ingin menikahinya,putri calista terkejut dan tubuhnya seketika mematung dan tidak mengerti apa yang dimaksud pangeran eadric.
"A-a-apa yang aku dengar tadi tidak salah".
"Tentu saja tidak,pangeran eadric tidaklah seperti orang lain yang berbicara diluar imajinasinya.perkataanku selalu dikatakan atas kesadaranku sendiri,aku tidak sedang bercanda".
"Tidak,aku tidak mau.mana mungkin aku menikahi pangeran yang kejam sepertimu".
"Jadi kau menolak keinginanku".
"Ya,aku menolaknya".
"Baiklah,lihat apa yang akan aku lakukan pada ayahmu ini,pengawal cambuk dengan besi panas dihadapan putrinya ini".
"Baik pangeran".mengambil besi panas dan bersiap mencambuk
"A-apa yang kau katakan.cepat perintahkan pengawalmu untuk jangan melakukan itu pada ayahku.apa kau sudah gila menyiksa orang tua.apa kau tidak meliki seorang ayah.jika ayahmu ada dalam posisi ayahku apa kau bisa menerima seseorang menyakitinya".
Pengawal itupun langsung mencambuk raja adar dengan besi panas,membuat putri calista memberontak dan raja adar sangat kesakitan.
"Ayah...jangan...aku perintahkan jangan lakukan ini pada ayahku.cepat...lepaskan aku,,,ayah aku akan menyelamatkanmu"
"Bagaimana kau bisa menyelamatkan ayahmu ini dari besi panas.kau sendiri hanya menyaksikan disini bersamaku".
"Ayahh...aku mohon lepaskan aku dan ayahku,aku mohon pangeran".menangis dengan tersedu-sedu
"Aku tidak akan menghentikan ini sebelum kau menerima untuk menikah denganku".
"Nak,,,putriku tolong selamatkan ayah dengan menerima permintaan pangeran eadric untuk menikahimu".kata raja adar berbicara dengan rintih dan menahan sakit.
"Aku tidak bisa melakukan ini ayah...pangeran aku akan menuruti semua keinginanmu kecuali untuk menikah denganku".menangis dan memohon-mohon.
"Saat ini aku tdak ada keinginan lain,selain ingin memiliki dirimu.jadi harus bagaimana.terpaksa aku menyiksa ayahmu dengan memanahnya".
"Apa memanahnya...".
"Terima saja nak,ayah tidak mau mati sekarang".teriak rintih raja adar
__ADS_1
"Aku hitung 1 sampai 3 jika kau masih belum menjawab maka aku akan memanah ayahmu dengan tanganku sendiri".
"Tidak...jangan".menangis
"Satu...".bersiap menaikkan panah
"Jangan pangeran aku mohon padamu.a..aku bisa melakukan apa saja asalkan jangan ingin menikahiku".memberontak sambil ingin melepaskan semua ikatan dan melindungi ayahnya
"Dua...ti...".siap untuk melepaskan panahnya.
"Baiklah".teriak putri calista sambil menutup matanya
Seketika pangeran eadric pun menghentikan untuk memanahnya.
"Apa yang kau katakan tadi.barusan aku tidak mendengar perkataanmu.bisakah kau ulangi sekali lagi".sambil mendekati putri calista dan mendekatkan wajahnya pada putri calista.
"A-a-aku...me-nerima permintaanmu,A-a-aku akan menikah denganmu pangeran eadric".berbicara dengan gugup dan ketakutan
"Bagus...bagus.apa kau dengar itu paman putrimu juga ingin menikah denganku,hahahaha...".
Raja adar hanya tersenyum sinis.
"Aku tidak tau apa yang aku lakukan ini benar atau salah.yang pastinya setelah ini kehidupannya akan berbubah,aku tidak tau apa yang terjadi pada pernikahan kami.apa benar dia mencintai dan ingin memilikiku atau hanya ingin menyenangkan hasratnya saja".gumam putri calista sambil menangis
"Tidak perlu menangis calon istriku,jika kau menangis wajahmu tidak enak dipandang.besok adalah pernikahan kita aku tidak ingin semua orang membicarakan wajahmu yang berubah menjadi jelek karena terus menangis".mencengkeram dagu putri calista dengan kuat.
Putri calista hanya bisa menangis,saat ini dirinya sedang tidak berdaya.
"Lepaskan putri dan ayahnya...pekerjaan sudah selesai,biarkan mereka menghabiskan waktu terlebih dahulu".
Pengawal pun melepaskan ikatan putri calista dan melepaskan raja adar,setelah itu pergi.
"Ayah...".menghampiri ayahnya dengan terhuyung.
"Nak,maafkan ayah karena demi ayah kau menyerahkan dirimu pada pangeran eadric".
"Ayah tidak perlu meminta maaf.ayah tidaklah salah,pangeran eadric lah yang terlalu keras kepala dan egois,ayah tau sendiri kan kelemahanku adalah ayah.aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padamu". Menangis sambil memangku ayahnya dan menyandarkan kepala di pangkuannya yang tergeletak lemah
"Apa ayah tidak apa-apa.aku akan membalut dan mengobati luka ayah ini.rasanya pasti sangat sakit kan".
"Ti-tidak perlu nak,ayah akan memintanya nanti pada ibumu.sekarang kita cepat pulang untuk mempersiapkan dirimu besok".
"Baiklah ayah.kalau begitu aku akan merangkul ayah berjalan sampai istana".
__ADS_1
Putri calista pun pergi pulang ke kerajaan sambil merangkul ayahnya.