
Melihat kejadian itu para prajurit terkejut karena salah sasaran terutama ratu zanu yg menyaksikan itu langsung dihadapannya.
"Menantuuu"...
"Bagaimana ini kita salah sasaran,bukannya mengenai ratu zanu malah putri calista,jika pangeran tau habislah kita".prajurit 1
"Tenang saja pangeran eadric tidak akan menghabisi kita,dia kan tidak mencintai putri calista".kata prajurit 2
"Kenapa kalian berhenti dimana ratu zanu".kata ratu berdine
"Em..ra,,ratu.pangeran".jawab semua prajurit
"Ada apa dengan kalian".pangeran eadric merasa hatinya tidak tenang dan gelisah selama perjalanan
"I...itu pangeran,orang yg menyelamatkan ratu zanu adalah putri calista,sekarang dia...".
"Apa?dimana mereka sekarang".pangeran eadric dengan nada khawatir
"I...itu pangeran".tunjuk prajurit kearah putri calista yg tergeletak dan ratu zanu yg mencoba membangunkannya.
"Calistaaa...?".melihat keadaan putri calista seketika pangeran eadric merasa belahan jiwanya sudah hilang.membuat ratu berdine merasa sangat aneh atas sikap pangeran eadric yg seolah-olah peduli.
"Putraku sebaiknya kita harus kurung ratu zanu".
"Tidak ada waktu ibu"...pangeran eadric pun berlari menghampiri putri calista
"Emm....ratu maafkan hamba,hamba tidak sengaja memanah putri calista".kata semua prajurit yg berlutut
"Apa yg kalian lakukan harus diberi penghargaan,aku mendukung kalian.setelah pulang nanti datanglah kekamarku untuk mengambil imbalan kalian".
"Baik,terima kasih ratu".ucap 3 prajurit bersamaan
"Calista...bangun calista".khawatir pangeran eadric
Ketika pangeran eadric datang ratu zanu,menatap pangeran eadric dengan begitu bahagia.ini adalah pertama kalinya melihat rupa putranya yg begitu tampan dan gagah.
"Putrakuu"...lirih ratu zanu
Tanpa menghiraukan ibunya pangeran eadric begitu menghawatirkan putri calista dan mencoba mencabut panah yg menanjab di punggung putri calista dan terlepas.
"Se-sebaiknya kau bawa istrimu cepat pulang dan panggilkan tabib".
Mendengar perkataan ratu zanu,pangeran eadric pun melihat kearah ratu zanu,mereka pun saling menatap.
__ADS_1
Pada saat pangeran eadric menatap ratu zanu yg dikiranya adalah seorang ibu yg jahat malah berbalik,melihat wajahnya saja dia merasakan bahwa ibunya adalah orang baik dan penyayang.dan ratu zanu menaikkan tangannya untuk memegang putranya.tapi pangeran eadric diingatkan oleh perkataan ratu berdine dan ayahnya tentang ratu zanu adalah pembunuh, tumbuh rasa benci dan langsung memalingkan wajahnya lalu menggendong putri calista dan membawanya pergi.
Melihat tatapan wajah pangeran eadric yg tajam penuh kebencian membuat ratu zanu kehilangan kesempatan untuk menyentuh putranya dan merasa sedih.
Ratu zanu pun dibawa oleh prajurit ke kerajaan.
***
Sampai dikerajaan poseidon dan membaringkan putri calista diranjang...
"Cepat panggilkan tabib".
Prajurit pun memanggilkan tabib.
Setelah tabib datang ia pun memeriksa keadaan putri calista dan selesai.
"Bagaimana keadaannya".
"Dengan berat hati saya mengatakan ini pangeran".
"Apa yg terjadi".dengan raut wajah khawatir
"Akibat panahnya yg begitu tajam dan mengenai putri calista dengan sangat keras panah itu sampai menembus kejantung putri calista.sehingga putri calista akan mengalami kebocoran jantung,sehingga putri calista tidak akan sehat lagi dia akan merasa lemah,pusing,sesak napas bahkan pingsan".
"Apa ada ramuan untuk menyembuhkan istriku".lanjutnya
"Belum ada ramuan untuk menyembuhkan penyakit ini,tapi perubahan gaya hidup dan membuat dia merasa senang didampingi bantuan obat dan tidak tertekan mampu mengobati gejala dan memperpanjang jangka hidup putri".
"Apakah ini saatnya aku mulai mencintai calista dengan sepenuh hatiku ini,selama 2 hari ini aku sudah membuat calista tertekan,tapi niatku menikahi calista bukan karena cinta tapi karena ingin membalas dendam ibuku ratu berdine".gumam pangeran eadric
"Baiklah tabib terima kasih".lanjutnya
"Dan satu lagi ini adalah ramuan untuk luka dipunggung putri calista dengan menempelkannya akan membantu kesembuhan lukanya.Kalau begitu saya permisi pangeran".
"Baik,terima kasih".mengambil ramuan yg diberikan tabib
"Untuk apa kau memperdulikan wanita penyakitan ini pangeran,dia hanya akan menyusahkanmu saja".
"A-aku akan pergi ke kamarku ibu".menghiraukan perkataan ratu berdine dan pergi
"Ada apa dengan pangeran eadric, apa dia sudah mulai mencintai wanita ini.tidak...ini tidak bisa dibiarkan aku akan terus membuat pangeran eadric berada di pihakku".kata ratu berdine yg licik
***
__ADS_1
"Pangeran kau tau tidak,aku merasa sedih melihat putri calista terbaring sakit.ini semua gara-gara ibumu ratu zanu,aku sudah bilang kan ibumu itu memang pembunuh.baru pertama kali saja istrimu bertemu dengannya ntah kekuatan datang dari mana membuat putri calista sakit.jika terlambat dia pasti sudah tiada".jelas ratu berdine yg datang kekamarnya dengan raut wajah berpura-pura sedih dan menghasut pangeran.
"Apa yg dikatakan ibu berdine memang benar semua ini salah wanita pembunuh itu,aku harus memberinya pelajaran".
"Iya aku kan tidak pernah salah.lalu apa yg akan kau lakukan pada pembunuh itu".
"Aku akan menghukumnya hidup-hidup saat ini juga,dihadapan semua orang".
"Apa??a-apa kau sudah tidak waras nak.dia adalah ibumu kenapa kau ingin membunuhnya".pura-pura peduli
"Wanita pembunuh tidak bisa disebut sebagai seorang ibu,pembunuh akan mati juga dengan terbunuh".langsung pergi dengan penuh amarah ke tempat tahanan dan memerintahkan prajurit untuk membuat lubang besar.
"Rencana ku sudah selesai,ratu zanu akan terbunuh dengan tangan anaknya sendiri.untung saja raja abercio pergi ke kerajaan sebrang mengurus kerja sama kerajaan.dan dia memerintahku untuk mengurus kerajaan,jika tidak dia akan melarangku".berbicara dengan licik dan tersenyum jahat.lalu pergi mengikuti pangeran eadric
Pangeran eadric sampai di tahanan kerajaan dan berdiri di sel penjara depan ibunya.
Ratu zanu pun melihat kaki seseorang dia pun melihat keatas dan ketika melihat itu adalah pangeran eadric dia pun langsung bangkit dan tersenyum lebar.
"Putrakuuu..."
"Aku bukan putramu,dan ibuku bukan seorang pembunuh sepertimu"
"Aku ibumu nak...ibu yg sudah melahirkanmu"
"Bahkan untuk mengakui aku terlahir dari rahim mu aku sangat menyesal dan malu.walaupun kau melahirkanku tapi kau ingin membunuhku kan,ibuku hanyalah ratu berdine.selama ini dia sudah mengurusku dengan penuh kasih sayang dan menyelamatkanku dari amarahmu yg ingin membunuhku".
"Tidak nak,semua itu bohong.kau tidak tau ceritanya.ibumu inilah yg tersiksa mereka mengurungku selama bertahun-tahun dan tidak memperbolehkan ibumu ini menemuimu".
"Apa yg dilakukan ayah dan ibu berdine adalah benar,mereka tidak ingin aku jatuh ketanganmu lagi dan menjauhkanku dari seorang pembunuh.apa seorang ibu tega ingin membunuh anaknya sendiri".
"Ibu tidak pernah membunuhmu putraku".
"Sstt...jangan sebut aku adalah putramu.aku bukan putramu dan kau bukan ibuku kau adalah seorang pembunuh".teriak pangeran eadric pada ibunya sendiri,membuat ratu zanu menangis.
"Emm...putraku jangan bersikap seperti ini pada ibumu nak,walau bagaimana pun dia tetap ibumu yg sudah melahirkanmu.dan aku bukan siapa-siapa mu.aku bukan ibu kandungmu".memanas-manasi ratu zanu dan beraut wajah sedih
"Tidak ibu berdine kau adalah ibuku yg sudah merawat dan melindungiku dengan penuh kasih sayang.ada orang yg bilang bahwa seorang ibu memiliki hati seperti malaikat dan kau telah membuktikan semuanya,kau adalah seorang ibu yg patut dicontoh".
"Terima kasih nak".memeluk pangeran eadric dan ketika memeluk pangeran eadric dia tersenyum licik kearah ratu zanu.lalu melepaskannya
"Aku akan pergi melihat apakah prajurit sudah selesai".
"Baik nak".tersenyum
__ADS_1
Pangeran eadric pun pergi melihat lubang besar yg dipersiapkan prajurit.