
***
"Apa kau melihat ratu berdine".kata putri calista pada prajurit
"Dia ada dikamarnya putri".jawab prajurit ramah
"Baiklah terima kasih".langsung menuju kamar ratu berdine
"Salam ibu".lanjutnya
"Ada keperluan apa sehingga kau datang kekamarku".
"Kedatanganku bukan untuk berselisih denganmu ibu,setelah berpikir panjang.mungkin ini akan membuatmu senang".
"Aku akan menerima peraturan itu".lanjut putri calista dengan tegas
"Kau berkata benar".
"Untuk apa aku berbohong ibu,jika aku berbohong ibu akan menghukumku kan".sedikit menyindir ratu berdine
"Baiklah,bagus jika kau menyetujui peraturanku,sekarang kau harus mengikuti perkataanku".
"Apa".
"Persediaan air dikerajaan sudah habis,jadi aku menugaskanmu untuk mengambil air di danau sana".
"Tapi bukankah persediaan air dikerajaan bukan berasal dari danau,sudah ada mata air yg menuju kerajaan poseidon...tapi tidak apa-apa kali ini aku tidak ingin membutmu marah ibu.aku akan mengisinya".putri calista sebenarnya sudah tau maksud ratu berdine yg hanya mengerjainya,tapi ia bersabar dan menuruti berkataan ratu berdine.
***
"Pangeran aku ingin bicara padamu".kata ratu berdine menemui pangeran eadric yang sedang berlatih pedang.
"Ada apa ibu".kata pangeran eadric yg langsung berhenti berpedang
"Tadi wanita itu menemui ibu,dan tiba2 dia menyetujui peraturan yg ibu berikan padanya.apa kau yg memerintahnya".
"Aku tidak memerintahnya ibu,dia menyetujuinya atas keinginan dia sendiri".
__ADS_1
"Tapi bukankah dia tidak menyetujuinya,seketika harimau yg sedang mengaung tiba-tiba dia begitu saja dan menjadi penurut".
"Dia menyetujuinya karena dasar cinta ibu".
"Maksudmu".
"Kau ingatkan aku akan membalaskan dendam mu,dan kemarin itu adalah permulaan.apa ibu sudah lupa,biar aku jelaskan kemarin aku sudah menyusun rencana besar agar membuat wanita itu menyetujui persyaratan ibu dengan berpura-pura baik dan mungkin dia sudah mulai jatuh cinta padaku.dan aku bilang padanya jika kau cinta padaku maka kau harus menyetujui peraturan ibu dan aku akan berjanji kalau aku akan menjaga nya dan bersikap baik padanya.rencana ku berhasil".
"Tapi artinya kau menjebak dirimu sendiri bersama wanita itu.apa jangan-jangan kau menyukainya".
"Ibu apa selama ini aku berkata benar dan pernah mengecewakanmu,aku hanya berpura-pura.peraturan itu sudah dia tanda tangankan,maka dengan mudah kita bisa mengancamnya".
"Iya kau benar juga".pangeran eadric dan ratu berdine pun tertawa bersama-sama.
***
Sudah berjam-jam putri calista berbolak-balik mengambil air dari danau dan mengisinya di air kerajaan kosong yg sengaja di kosongkan oleh ratu berdine dan menutup mata airnya.
Selama itu juga putri calista melihat sebuah gubuk tua dan mendengar suara orang meminta tolong.
"Apa disana ada orang,kenapa aku mendengar suara orang minta tolong".
"Iya suaranya memang berasal dari sini,,,apa ada orang".sambil mengetuk pintu dan mencoba membukanya.
"Tolong...tolong"...
"Tenanglah aku akan menyelamatkanmu".teriak putri calista dari luar
"Bagaimana aku membukanya pintunya dikunci".putri calista pun mendobrak pintunya,walaupun dia seorang perempuan dia mencobanya dengan sekuat tenaga,dan akhirnya bisa terbuka.
"Tolong nak"...
"Bibi kenapa bisa kau ada disini"
"Waktuku tidak lama lagi,aku harus cepat keluar".
"Aku akan membuka ikatan tali ini".putri calista pun membuka ikatan tali yg membelit seorang ibu itu dengan cepat karena takut ada orang yg menahan wanita itu datang.
__ADS_1
"Hey siapa disana,,,".kata seorang prajurit melihat pintu tahanan terbuka
Putri calista pun berhasil melepaskan ikatan tali dan secepatnya pergi ketika mendengar teriakan.
"Bibi kita harus cepat pergi dari sini".berlari membawa ibu itu
"Jangan lari kalian".kata 3 prajurit yg berlari mengejar
Sedangkan 1 prajurit pergi memberitahu ratu berdine dan pangeran eadric jika ratu zanubiya dibawa lari kabur.
Putri calista dan ratu zanu itu berlari dengan kencang mencoba untuk sampai tidak tertangkap dari kejaran 3 prajurit itu.
"Nak biarkan saja aku tertangkap,jangan sampai kau membahayakan dirimu sendiri".
"Tidak bibi aku tidak akan membiarkanmu tertangkap,Ratu,Raja dan pangeran kerajaan tidak bisa semena-mena pada warganya".
"Aku baru melihatmu,kau berasal dari sini juga".mengobrol sambil berlari
"Aku bukan berasal dari sini,aku adalah menantu kerajaan poseidon".
"Menantu?pangeran siapa yg kau nikahi".
"Pangeran eadric,dia adalah suamiku".
Ketika mendengar pernyataan putri calista seketika ratu zanu berhenti.
Sedangkan putri calista tidak mengetahui wanita itu siapa.
"Jadi kau menantuku"...
"Menantumu??".heran putri calista
"Aku adalah....".
Tanpa menyelesaikan kalimat terakhir panah yg diluncurkan prajurit untuk ratu zanu malah terpeleset mengenai putri calista dan memanah mengenai punggung putri calista...
"Aaaa...".seketika putri calista yg baik-baik saja merasa tertusuk dan memegang dadanya dan mengeluarkan darah dari mulutnya.
__ADS_1
Melihat kejadian itu para prajurit terkejut karena salah sasaran terutama ratu zanu yg menyaksikan itu langsung dihadapannya.