Calista Putri Keadilan

Calista Putri Keadilan
07.Episode 7


__ADS_3

"Aku sangat bosan,apa yang harus aku lakukan yah.aku sangat ingin sekali menghadiri bazzar ini.bagaimana cara agar aku bisa keluar yah".putri calista pun terus berpikir bagaimana dia bisa kabur dari kerajaan dan bisa menghadiri bazzar kerajaan


Tak selang lama kemudian putri calista sudah mendapatkan sebuah ide.


"Ya,aku tau caranya".


"Aduh perutku sakit".putri calista berpura-pura kesakitan untuk mengelabui para pelayan dan pengawal yang sedang berada bersamanya.


"Putri apa yang terjadi,mana yang sakit".kekhawatiran para pelayan kepada putri calista


"Aku tidak tau,tiba-tiba saja perutku sakit seperti tertusuk".masih berpura-pura meringis kesakitan sambil memegang perutnya kuat


"Em...kalau begitu aku akan panggilkan tabib kemari".


"Tidakk... tidak perlu,em...aku baru ingat sepertinya aku keracunan saat minum minuman yang kau berikan tadi padaku.untuk memastikan itu benar apa kalian bisa mencoba minuman itu untukku".


"Ta-tapi putri kalau itu memang benar keracunan maka kami akan ikut sakit perut sepertimu".kata pengawal


"Apa kalian tidak ingin memastikan ini untukku,bagaimana jika minuman ini ternyata salah dan sakit perutku ini disebabkan oleh hal lain".


"Putri ada benarnya juga".para pengawal dan pelayan pun saling membicarakan perkataan putri calista


"Hm...baiklah putri kami akan memastikan minuman ini apa beracun atau tidak.kami harap ini baik-baik saja".kata ketua pelayan kerajaan


"Ya baiklah cepat".


Tanpa merasa curiga semua para pelayan pun meminum minuman itu yang sudah putri calista beri obat tidur.


"Bagaimana efek setelah kalian meminumnya,perutku semakin sakit,apa penyebabnya adalah minuman ini"

__ADS_1


"Ini baik-baik saja putri,buktinya tidak ada yang terjadi sesuatu kepada kami,berarti sakit perut anda disebabkan oleh hal lain".


5 menit kemudian para pelayan dan pengawal yang mencoba minuman yang sudah diberi obat tidur itu menunjukkan efeknya,mereka merasa pusing dan jatuh tumbang tak sadarkan diri.


"Hahaha...memang benar minuman ini tidak apa-apa dan aku baik-baik saja tapi aku sudah mencampurkan obat tidur pada minuman kalian.kalian memang sangat bodoh.maaf permisi aku harus keluar kalian disini saja menikmati tidur kalian".berjalan sambil melewati para pelayan wanita dan pengawal pria yang tak sadarkan diri


"Akhirnya aku bisa kabur juga dari penjagaan mereka,dan sekarang aku harus keluar istana.tapi disana ada 2 pengawal yang menjaga pintu gerbangnya.apa lagi yang harus aku lakukan".


Didepan pintu gerbang.


"Putri calista apa yang sedang anda lakukan disini,raja sudah memerintahkan kami untuk menjaga putri jangan sampai anda kabur dari sini".kata salah satu pengawal


"Iya,aku tau.memang siapa juga yang ingin kabur kalian tenang saja.aku hanya ingin memberikan kalian minuman ini.pasti kalian sangatlah haus iyakan cuacanya hari ini sangat panas.memangnya kalian tidak merasa haus dan lelah berdiam diri disini tanpa bergerak sampai raja kembali".


"Wah,putri calista memang memiliki hati yang mulia mengerti perasaan pengawalnya.sejujurnya kami memang sangat haus tuan putri tapi jika kami lengah bisa-bisa putri bisa kabur".kata pengawal 2


"Iya putri".jawab 2 pengawal sambil mengambil minuman dan langsung meminumnya


"Wah,,,tenggorokan kami langsung segar kembali tuan putri.terima kasih".


"Tidak perlu berterima kasih untukku...".jawab putri calista dengan senyum sinis


Tak selang lama kemudian 2 pengawal yang menjaga gerbang istana pingsan dan tergeletak.


"Malahan aku berterima kasih pada kalian sudah membukakan pintu untukku.kalian memang pengawal yang luar biasa".dengan gelagat suara senang


Putri calista pun membuka pintu gerbang kerajaan dan menutupnya kembali rapat-rapat.


"Akhirnya aku bisa keluar juga dari sini.ini pertama kalinya aku ada diluar istana.dan sekarang aku akan pergi ke acara bazzar".berjalan dengan rasa gembira

__ADS_1


Selama perjalanan putri calista dikejutkan dengan rakyat kerajaan yang kurus kering,kelaparan,dan penyiksaan oleh prajurit kerajaan ketika melihat itu putri calista bingung dan penuh tanda tanya.


"Apa yang terjadi kenapa mereka hidup sengsara seperti ini,dan kepada para prajurit itu menghukum cambuk rakyat kerajaan asmaka,sebenarnya prajurit kerajaan apa ini berani-beraninya mereka menindas rakyat kerajaan asmaka.apa ayah tau tentang semua ini".


"Cepat-cepat kau bawa batu ini kesana dengan tangan kosong.dan kau tidak akan mendapatkan makan hari ini kerjamu sangat lambat".kata prajurit dengan kejam pada rakyat yang sedang bekerja


"Tolong,,,saya belum makan,beri saya makanan dan minuman kami haus dan lapar sudah 2 hari ini mereka terus mempekerjakan kami tanpa makan dan minum".salah satu warga kerajaan yang tidak tau menahu kalau itu adalah putri calista


"Paman,kenapa bisa kau seperti ini memangnya apa yang terjadi selama ini".


"Kau pasti bukan berasal dari kerajaan kami,pasti kerajaanmu memperlakukan rakyatnya dengan baik sehingga kau tidak mengenal namanya kesengsaraan kami sebagai rakyat kerajaan asmaka".berbicara dengan lemas dan sempoyongan


"Maksud paman??...sungguh aku tidak mengerti maksudmu paman.kami kerajaan asmaka tidaklah pernah menindas rakyatnya.sesuai informasi yang aku dapat selama 10 tahun ini raja adar bilang tidak ada kekerasan apa lagi sampai membuat rakyatnya sengsara.setauku rakyatnya sangat makmur dan tidak pernah terjadi sesuatu".menjelaskan dengan rasa percaya diri


"Kau sudah dibohongi oleh raja adar itu...dia adalah raja yang kejam pada rakyatnya dia hanya mengambil keuntungan besar dari kami.dan lihatlah prajurit kerajaan asmaka terus menyiksa kami".


"Tidak itu tidaklah mungkin,pasti itu bukan prajurit kerajaan asmaka,itu prajurit kerajaan lain kan paman".kepercayaan putri calista atas perkataan laki-laki paruh baya yang sedang kelaparan setengah hati percaya pada perkataannya.tapi keteguhan hatinya percaya bahwa kerajaan asmaka tidaklah kejam.


"Dan lihat itu adalah pangeran Eadric,dia berasal dari kerajaan poseidon yang sama kejamnya selalu menindas rakyatnya.kerajaan asmaka dan kerajaan poseidon sedang bersekongkol selama ini raja dan pangeran mereka sama saja".


"Kerajaan poseidon??".


"Apa kau tidak mengenal kerajaan itu.memangnya kau berasal dari kerajaan mana.sungguh beruntungnya dirimu memiliki raja dan rakyat kerajaan yang tidak menindas rakyatnya".


"A-a-aku...".terpotong karena melihat


"Dasar rakyat yang tidak tau diri,bukannya kerja dengan benar kau malah menghancurkan semuanya.apa kau tidak tau berapa Harga barang yang telah kau pecahkan ini,seumur hidupmu tidak akan pernah bisa terbayarkan".suara tebasan pedang yang menyayat tangan laki-laki tua yang sedang disiksa pangeran eadric


"Atas dasar apa dia melakukan itu pada rakyat kerajaan asmaka,memang benar-benar pangeran yang tidak tau diri".dengan penuh amarah

__ADS_1


__ADS_2