Calista Putri Keadilan

Calista Putri Keadilan
06.Episode 6


__ADS_3

17 Tahun kemudian~


Selama 17 tahun pangeran Eadric dirawat oleh ratu Berdine,dengan bimbingan ratu berdine pangeran Eadric tumbuh dengan sangat tampan dan berwibawa banyak putri kerajaan yang ingin menjadi permaisurinya tetapi dengan ketampanannya itu ia sangatlah kejam,angkuh dan keras kepala.tetapi pangeran eadric memiliki sisi nilai positif dia sangat gagah,hebat dalam berkuda dan berpedang,tidak seperti pangeran Alardo dia sangat lemah dan tidak bisa memegang pedang sama sekali.Sedangkan selama 17 tahun ratu zanubiya  terkurung dikamar, disaat pangeran eadric berusia 18 tahun ia sudah boleh keluar dengan satu syarat tidak mendekati pangeran eadric.selama 17 tahun itu juga ratu berdine menghasut pangeran eadric dengan perkataan bahwa ibunya adalah orang yang jahat ia dengan kata bahwa dulu ratu zanu ingin membunuh pangeran eadric.ia percaya dengan perkataan ratu berdine yang memfitnah ibunya yang membuat pangeran eadric semakin membenci ibu kandungnya sendiri.


"Pangeran Eadric besok adalah hari bazzar di kerajaan asmaka,selama bertahun-tahun ini aku sudah menunggumu untuk mendatangi bazzar di kerajaan asmaka.sekarang kau sudah berusia 18 tahun sudah saatnya kau menjalankan tugasmu sebagai putra mahkota kerajaan poseidon bersama ayah.besok kau dan aku akan menghadiri bazzar itu".kata raja abercio di kastil kerajaan


"Baik ayah".jawab pangeran eadric sopan pada ayahnya


"Persiapkan dirimu dan istirahatlah".


"Baik ayah,permisi".dengan membungkukkan badan lalu pergi


"Pangeran Eadric tumbuh dengan sangat tampan suamiku,tidak banyak para putri kerajaan yang mendambakan dirinya.kapan kita akan mencarikan dia permaisuri".kata ratu berdine duduk disebelah singgasana raja abercio.ia memiliki status menjadi ratu mahkota


"Biarlah dia yang mencari permaisurinya sendiri,lagi pula apa gunanya kita mencarikan dia wanita,kita sudah melakukannya tapi setiap kita memperkenalkan putri kerajaan yang sangat cantik dia selalu membantahnya.biarkan dia mencari wanitanya sendiri".


"Ibu aku juga ingin permaisuri yang bisa melayaniku ibu...kenapa ibu tidak mencarikan wanita seperti apa yang dilakukan ayah dan ibu pada kakak".suara itu tiba-tiba datang dengan suara yang kekanak-kanakan ia adalah pangeran alardo putra ratu berdine


"Kenapa sikapmu masih saja seperti anak kecil.belajarlah menjadi pangeran yang berwibawa.mana mungkin ada seorang putri yang ingin menikah denganmu kelakuanmu saja masih seperti anak kecil".jawab ratu berdine dengan memaki-maki


"Ibu tidak sayang padaku...ayah juga...kalian jahat".pergi begitu saja


"Seharusnya kau tidak perlu memarahi dia seperti itu dia masih anak-anak usianya saja masih 17 tahun".


"Aku tidak bisa melihat anak itu masih kekanak-kanakan.usia 17 tahun sudah tidak bisa dipanggil anak-anak,dia sudah dewasa suamiku".

__ADS_1


"Sudahlah,,,lebih baik kita melihat para pekerja tambang apakah mereka bekerja dengan baik atau tidak".


Ratu berdine dan raja abercio pun pergi ke pertambangan kerajaan.


DIKERAJAAN ASMAKA


"Ratu aku akan pergi ketempat bazzar besok dimulai,aku akan melihat apa warga dan rakyat kita mempersiapkan bazzar ini dengan baik atau tidak".kata raja adar


"Baiklah raja".jawab ratu tamara


"Ayah kau akan pergi ke bazzar itu yah,biarkan aku ikut bersamamu".seorang putri yang cantik dan kulitnya putih berjalan masuk ke kastil kerajaan dengan pakaian anggun,ia adalah putri calista


"Em...mm...nak sebaiknya kau diam saja disini.ayah sudah memerintahmu jangan keluar istana kan


"Tapi ayah kenapa selama ini aku tidak boleh pergi keluar melihat bagaimana kerajaan kita diluar,bagaimana rakyat kita dan kenapa aku tidak boleh pergi ayah,ini sudah 18 tahun apa ayah akan mengurungku terus didalam kerajaan ini,aku sangat bosan hanya melihat prajurit,pelayan,barang istana.aku ingin keluar.izinkan aku ikut".


"Kau tidak boleh keluar sampai kau menikah.jika sudah menikah baru kau bisa keluar".


"Alasan macam apa itu ayah,aku sudah bosan mendengar alasan ayah seperti ini,dari dulu ayah selalu saja mengatakan jika sudah menikah aku bisa keluar.maka kalau begitu cepatlah nikahkan aku dengan pangeran agar aku bisa keluar,tapi sampai sekarang ayah belum menikahkanku juga dengan seorang pangeran".


"Hmm...ayah pergi dulu".pergi dengan tergesa-gesa


"Ah...ayah selalu saja seperti ini".gerutu putri calista dengan sangat kesal


Hari pun berganti dan bazzar kerajaan asmaka diadakan~

__ADS_1


"Ayah biarkan aku ikut,aku mohon.apa ayah tidak sayang padaku".kata putri calista dengan memohon-mohon


"Bukan ayah tidak sayang padamu nak,tapi....".


"Tapi apa ayah".


"Ini sudah hampir siang bazzar akan dimulai sebentar lagi,ayah pergi dulu dibazzar nanti ayah akan membelikan sesuatu untukmu".


"Aku tidak ingin barang yang ayah belikan aku hanya ingin menghadirinya saja".


Tanpa menjawab raja adar pergi begitu saja.dan putri calista sendirian


"Aku sangat bosan ayah,ibu,kak adrian dan kak kalandra semuanya pergi ke bazzar,sedangkan aku disini tidak diperbolehkan.lama-lama aku akan berjamur".


Mendengar gerutu putri calista membuat pelayan perempuan tertawa kecil.


"Kenapa kalian tertawa,apa yang lucu".


"Tidak ada tuan putri kami hanya tertawa saja".


"Dasar aneh kalian,bisa-bisa aku tertular jika terus bersama kalian".pergi


"Ingat terus awasi dan jaga putri calista jangan sampai dia menghadiri bazzar dan kabur dari kerajaan".perintah raja adar pada pengawal


"Baik baginda raja".para pengawal dengan menjawab sambil membungkukkan badan

__ADS_1


"Aku sangat bosan,apa yang harus aku lakukan yah.aku sangat ingin sekali menghadiri bazzar ini.bagaimana cara agar aku bisa keluar yah".putri calista pun terus berpikir bagaimana dia bisa kabur dari kerajaan agar bisa menghadiri bazzar


__ADS_2