
Jam 23:29
"Sam, Samuel bangun " ujar Marcel mencoba membangunkan Sam.
"Sam bangun, lo kenapa tidur di sini si " Marcel menepuk nepuk pipi Sam
"Dih kebo banget nih orang "
"Woi bangun Woi "
"Maling !!! "
"Saur, Saur, Sam Saur "
"Kebo banget dah "
Sudah berbagai cara Marcel mencoba membangunkan Sam tapi tetep saja, Sam ga bangun bangun.
"al-alleta jangan tin-tinggalin a-ku"
"Dih kenapa ni orang " Marcel menatap Sam yang merasa gelisah dalam tidur nya dan keringat dingin.
"Alleta !! "
Marcel kaget saat tiba tiba Sam bangun dan tiba tiba teriak dengan kencang nama Alleta .
"Lo kenapa "
Sam mencoba mengatur nafasnya yang memburu.
"Alleta chel - "
"Si Alleta kenapa "
"Alleta meninggal "
"Ngomong apa lo barusan, coba ulang "
"Alleta meninggal chel, Alleta ninggalin gue "
"Astagfirullah Sam sadar "
"Istigfar samuel istigfar "
Sam menatap Marcel lekat
"Alleta masih di Rumah Sakit, Alleta masih hidup tapi dia koma "
"Hi- Hidup ,Alleta masih hidup ? "
"iya, Alleta masih koma, sadar Sam lo cuma mimpi "
"Astagfirullah, Mimpi gue bener bener buruk banget, gue mimpi Alleta ninggalin gue selama lama nya ,gue bener bener takut kehilangan Alleta "
"Yaudah lo jangan di pikirin kan cuma mimpi, mimpi itu cuma bunga tidur"
"Lo ga balik, masa lo tidur di kantor "
"Loh kok lo belom pulang "
"Ya gue lembur, gue ngerjain berkas lo, sampe jam segini, lo malah enak enak tidur "
"Jam berapa sekarang " Tanya Sam
"Jam 23:40 "
Sam langsung bangun dan jalan ke arah pintu.
"Mau kemana lo "
"Ke Rumah Sakit ,liat Alleta "
"Tapi ini udah malem Sam, jangan macem macem "
"Tenang aje, dah gue cabut dulu "
Sam melajukan mobilnya tengah malem menuju rumah sakit. Sampai Rumah Sakit Sam langsung ke ruangan Alleta.
Deg !
__ADS_1
Di hati Sam ada rasa senang dan sedih, campur aduk. Senangnya itu Alleta ga pergi ninggalin Sam untuk selama lamanya, sedihnya ,Alleta kapan bangun dari koma,
Sam menghampiri Kasur Alleta .
"Assalamualaikum sayang.... "
"Maaf ya aku dateng ke sini malem malem "
"Gimana kondisi kamu "
"buka dong sayang matanya, ga cape tidur terus, kamu mimpi apa sih, kok ga bangun bangun "
"Alleta jangan tinggalin aku ya sayang, "
Sam mendekati Alleta lalu
Cup !
Sam mencium kening Alleta
"Cepet sadar sayang "
Sebelum tidur Sam sholat tahajud dulu dan mendoa kan Alleta.
Sam merebahkan kepalanya sofa ruangan rumah sakit Alleta. Sam berniat untuk tidur menemani Alleta. Tak lama sam tertidur dan memasuki alam mimpinya.
π»π»π»
Sam terbangun saat matahari pagi telah muncul dan sinarnya masuk melalui celah celah gorden .Sinar matahari menggangu tidur pulas Sam.
Perlahan Sam membuka matanya yang menampilkan manik mata warna coklat terang .
Sam bangun dan melihat jam di tangan nya.
Sam membuang nafasnya kasar saat melihat Alleta masih koma.
Akhirnya Sam pergi ke kamar mandi kebetulan ia membawa alat mandi dan baju salin yang selalu tersedia di mobilnya.
.
.
.
Alleta terbangun dan aroma obat obatan begitu menyengat di hidung Alleta.
"Aku dimana " Tanya Alleta pada dirinya sendiri.
Alleta mendengar suara percika air dari arah kamar mandi.
"Itu siapa yang lagi mandi " Tanya Alleta lagi pada dirinya.
Alleta mencoba bangun, dan memposisikan badanya jadi duduk.
"Arghhh " Erang Alleta merasakan badan nya remuk dan kepalanya sangat sakit sekali akibat kecelakaan.
Ga lama Sam keluar dari kamar mandi.
Deg !
Sam sangat kaget melihat Alleta yang lagi mencoba bangun dari posisi tidur nya.
"A Alleta ?! " Ujar Sam kaget . Alleta menoleh dari arah suara tersebut. Sam mendekat kepada Alleta dan membantu memposisikan Alleta menjadi duduk.
"Kamu udah sadar ? " Tanya Sam dan di jawab anggukan kepala oleh Alleta
"Makasii ya Allah , Alleta sekarang sudah sadar " ujar Sam girang.
"Sayang tunggu di sini ya, aku panggil dokter dulu " Ujar Sam kegirangan, dan langsung pergi memanggil dokter
"Sayang ?! " Gumam Alleta
.
.
.
Ga lama dokter pun memeriksa Alleta.
__ADS_1
"Dokter gimana kondisi Alleta "
"Allhamdulillah sekarang kondisi nyonya Alleta pelan pelan kondisi nya membaik, Selamat ya Dokter Alleta anda telah melewati masa kritis dan koma, terima kasih telah berjuang "
Ujar Dokter tersebut dengan senyuman.
"Nyonya, Dokter Alleta ?! " Ujar Alleta di dalam hati
"Sus boleh telepon keluarga Tuan Wilson ,kabarin Anaknya sudah sadar "
"baik dok "
"Tuan Wilson ? " Banyak pertanyaan bermunculan di kepala Alleta.
"Makasii Sayang, makasii udah berjuang, makasii kamu enggak ninggalin aku " Ujar Sam sambil memegang tangan Alleta.
"Tuan saya permisi keluar dulu "
"Makasii dokter " Ujar Sam
"Iya tuan "
Dokter tersebut pergi dan meninggalkan ruangan Alleta.
"Sayang kamu mau minum ga "
Alleta hanya menggeleng pelan.
"Saya di mana " Tanya Alleta sambil melihat sekelilingnya
"Kamu di rumah sakit sayang "
"Sebenernya kamu sia- " ucapan Alleta terpotong.
Ceklek
Terdengar suara pintu terbuka.
"ALLETA " Keluarga Alleta semua sontak memanggil nama Alleta.
Alleta mengekutkan keningnya, sebenarnya mereka ini siapa...
"Allhamdulilah ya Allah, terima kasih engkau telah mengabulkan doa kami selama ini " Ujar mamah Alleta langsung memeluk Alleta.
Papah, Aland dan Alvaro juga memeluk Alleta.
Alleta bertanya tanya pada dirinya kenapa ia dari tadi dipeluk terus, Sam tadi memeluk Alleta, sekarang keluarganya.
"Astaga lo Alleta adek abang kan, Alhamdulillah lo udah sadar "
"Sayang kamu beneran udah sadar kan "
"Dek, apa yang kamu rasain selama koma, badan kamu gimana " Ujar Aland
"Nak papah kangen banget sama kamu "
"Iya, mamah kangen sama Alleta "
"Di Rumah rasanya sepi banget ga ada lo lett"
"Iya, ga ada yang teriak teriak, ga ada yang ngomel mulu, selama hampir dua minggu rumah sunyi banget " Ujar Aland sambil mengacak ngacak rambut Alleta.
Alleta dari tadi hanya diam mengamati muka muka yang ada di depan nya.
Alleta menghela nafasnya..
"Sebenernya kalian siapa, Saya ga kenal kalian, terus Alleta, Alleta siapa saya ga ngerti... " Ucap Alleta frustrasi, sebab ia tidak mengenal orang yang ada di hadapan nya
Jdarr
Seperti di samber petir di siang bolong
π»π»π»π»
Guys bantu Follow akun IG ku ya
IG :vfxlissa_
Makasi support nya Guys
__ADS_1