
Tok.. Tok... Tok..
" Masuk "
" Selamat siang Mr. Samuel " Ujar orang tersebut.
Merasa tidak asing dengan suara tersebut Sam dan Alleta pun menoleh ke arah suara tersebut .
" ELO " pekik Sam dan Alleta
" Heh gapain dah teriak teriak " Ujar Alvaro
" Lo ngapain juga kesini " ujar Sam
" lo lupa -"
" Ohh berarti si Marcel ga bilang kalo gue mau kesini "
" ini juga ngapain adek gue ada di kantor lo, ga ke RS lo lett " Tanya Alvaro
" Enggak , gue abis shif malem "
" Lo ngapain kesini, gabut lo " ujar Sam
" Kita rekan kerja bodoh "
" gue enggak kerja eh tunggu - "
" Berarti lo MR. Ailard " pekik Sam
" Yes its me " Ujar alvaro
" HAH " pekik Sam dan Alleta
" Ngapa lo ikut teriak " tanya Alvaro pada Alleta
" Ailard? " Dahi Alleta mengkerut
" Lo bukan abang gue ya , kok lo bisa nambah cakep , pas pagi gue liat masih buluk kaya lap pelan " tuduh Alleta.
"Enggak pacar enggak adik sama sama gbl*" Umpat Alvaro .
" Kok Ailard " Alleta masih bertanya tanya kepada Alvaro.
" Lo adik gue bukan sii - "
" Oh iya lupa, lo kan di pungut deket pohon pisang " Ujar Alvaro sambil terkekeh.
Sialan !
" ABANG!! Ish nyebelin banget sii " Ujar Alleta cemberut sambil melempar kan kulit kacang.
" Cepet Var jelasin "
" Apaan "
" Nama lo sebenernya, kok bisa di panggil Ailard "
" Kepo banget sih lo lo pada "
" sialan "
" Cepet atau gue usir lo dari kantor gue "
" Ck, iya iya, main nya ngancem yee "
" Ailard nama - " Sebelum Alvaro menyelesaikan ucapan nya Alleta langsung memotong ucapan Alvaro.
" Ailard nama masa kecil lo? " Tanya Alleta ragu ragu .
" Yes "
" Ailard nama yang di kasih waktu gue kecil sama cewek yang gue sayang "
" Sekarang cewek yang gue cari selama ini ada di kantor lo , Samuel "
" HAH , SIAPA ? " Ujar Sam dan Alleta ber barengan.
" clue nya karyawan lo " Ucap Alvaro sambil memakan cemilan Alleta
" Ga usah pake clue lah, buruan "
" Kiran. " ucap Alvaro singkat
" DEMI APA " teriak Alleta
" Demi alex " saut Alvaro
Yap ! memang Kiran adalah kekasih masa kecil Alvaro . Mereka adalah teman satu sekolah ( TK ) . Kiran memberi nama Alvaro dengan sebutan Ailard karena ia ingin beda sendiri.
Alvaro memulai menjelaskan semuanya.
• Flashback on
Cerita Semasa kecil Alvaro
Kini di sebuah taman bermain ada dua anak kecil yang sedang menunggu jemputan. Anak kecil itu bernama Alvaro dan Kiran.
__ADS_1
" Alvalo boleh kan aku menyebut nama mu dengan nama Ailard " Tanya kiran semasa kecil.
" Kenapa kilan, kan nama ku Alvalo , bukan Ailard " Ujar Alvaro dengan aksen cadel nya
" Aku mau belbeda dali yang lain, makanya aku panggil Ailard , lagian nama Ailard bagus, boleh yaa pliss valo " Ujar kiran memohon.
" Boleh, apapun yang buat kamu seneng, pasti aku bolehkan "
" Asikk, makasih valo eh maksudku Ailard "
•
•
Kini Alvaro tengah merenung sebab kiran tak masuk sekolah.
" Kamu kenapa sayang " Tanya mamah Alvaro
" Kiran enggak masuk school mah " ujar Alvaro sendu .
" Mungkin kiran ada acara, yuk pulang emang enggak kangen sama dedek letta " Ujar mamah Alvaro .
" Dedek dimana mah "
" Dirimah dong sama kakak sama papah, makanya yuk pulang "
Skip Rumah Keluarga Wilson
" VALO PULANG "
" stt abang jangan teriak teriak dedek letta nya bangun "
" Oh iya hehe, maafin abang ya dedek letta "
Tok..Tok.. Tok..
" Sebentar biar mamah aja yang bukain "
" Eh jeng " Ujar mamah Alvaro heboh , ternyata itu mamah nya kiran.
" Maaf ya jeng sedikit ganggu, ini Alvaro dapet kado dari kiran "
" Loh kado apa jeng, Alvaro enggak ulang tahun "
" Saya enggak tau jeng, itu kiran yang minta kasih "
" Ohh iya nanti saya kasih kadonya sama Alvaro, kiran nya kemana kok enggak main "
" ini saya sekalian mau pamitan "
" Loh mau pamitan kemana "
" Oh iya, Hati hati jeng, kalo ke Jakarta main ke sini ya "
" pasti jeng, saya pamit dulu ya jeng "
" iya jeng "
•
•
" Siapa mah " Tanya Aland
" Mamah nya kiran , sayang "
" Kilan nya mana, kok mamah ga bawa masuk "
" Kiran nya enggak ikut, dia ngasih kamu kado "
" Kado apa kan Valo enggak ulang umur , eh bener kan kak "
" Ulang tahun Varo " Ujar Aland
" Oh salah ya kak "
" Iya salah "
"Kamu buka gih kado nya " Ujar papah Alvaro .
Alvaro langsung membuka kado yang diberikan Kiran lewat mamahnya. Setelah ia buka Ia mendapatkan banyak cemilan dan sepasang kaos yang bertuliskan
' Ailard nya kiran ' .
Diantara banyak cemilan itu terdapat sebuah kertas yang bertulis, Alvaro meminta Aland untuk membacakan suratnya, karena ia belum pandai membaca .
" Hallo Ailard nya kiran.
kamu pasti minta baca sama kak Aland ya, karena kamu ga bisa baca nya, hehehe.
Btw ini tulisan kakak aku loh , bagus kan , nanti kalo aku yang nulis pada enggak bisa baca tulisan aku :(
Kamu makan ya cemilan dari aku, jangan lupa, pake bajunya juga biar samaan kaya aku.
Ailard kiran minta maaf ya kiran harus pergi jauuh banget . Karena aku harus ikut ayah aku dinas di kota yang jauh. Kamu jangan lupain aku ya . Aku janji kalo kita udah gede pasti kita bisa ketemu.
Kiran sayang Ailard.
__ADS_1
Semoga suka ya sama cemilan nya .
Oh iya kalo udah gede nanti cari kiran ya, Janji?
Kiran sayang Ailard - Kinan yang cantik
Selesai Aland membaca suarat dari kiran. Alvaro melengkungkan bibirnya ke bawah, tandanya ia sedikit lagi akan menangis
" HUAaaa " Jerit Alvaro menangis
" Berisik varo, nanti dedek letta bangun " Peringat Aland.
" Mamah kiran ninggalin Varo "
" Varo mau ketemu kiran hiks.. "
" Ga bisa sayang kiran udah pergi ke kota yang jauh "
" Yau-dah kit - kita susul-in aja "
" Enak banget kalo ngomong, dasar bocah " cibir papah Alvaro
" Nanti kalo gede juga ketemu "
" Kal-kalo enggak ket-emu ? "
" Yaudah pasrah aja " Ujar Aland.
• Flashback off .
Selama bertahun tahun Alvaro mencari kiran namun ia tidak menemukan . Suatu keajaiban saat Alvaro ingin menemui Sam di kantornya, ia menemukan kiran yang lagi bekerja dengan keadaan tenang dan damai, ia mencari tau satu karyawan Sam itu, ternyata benar itu adalah gadis semasa kecil Alvaro. Ia sengaja menggunakan nama Ailard saat berkunjung ke kantor Sam.
" Ohh ceritanya gitu " Ujar Alleta mengangguk kepalanya.
" jadi itu alasan lo jamblo selama ini " Tanya Sam.
" Yes . enggak ada satu orang pun yamg bisa ngegantiin gadis masa kecil gue "
" Gue kira lo homo " celetuk Alleta.
" ADEK SIALAN " Pekik Alleta
" Makanya gue minta kerja sama, sama perusahaan lo pake nama Ailard supaya di notice sama si Kiran "
" Jadi gimana " Tanya Sam
" Gimana apaannya "
" Lo masih mau kejar si kinan karyawan gue "
" Yalah, bakal gue kejar sampe dapet "
" Kalian bisa bantuin gue enggak " Ucap Alvaro
" Apapun untuk abang tersayang "
" jijik tau by " Celetuk Samuel
" Dinistain mulu gue di sini, dah lah cape gue"
" Dih tua tua ngambekan " Ujar Sam
" Gue enggak setua ya Samuel "
" Mau di bantuin apaan lo "
" Bantuin gue supaya Kiran jadi karyawan gue, biar gue bisa lebih deket ngawasin nya "
" Di pindahin gitu, ga gabisa gue masih butuh karyawan kaya Kiran ya " Ujar Sam kekeh.
" Come on men , katanya mau bantuin gue "
" Tapi enggak dengan cara itu Varo dodol, perusahaan gue masih butuh Kiran "
" Yaudah masalah itu masih bisa nanti, tapi bantuin gue biar si kiran notice keberadaan gue "
" Itu mah gampang "
Di sisi lain
" Kok kuping gue panas ya " gumam kiran
" Lo kenapa nan " Tanya karyawan lain
" kuping gue panas "
" Ada yang lagi ngomongin lo kali "
" Mungkin, apakah secantik itu kah gue sampe di omongin " Ujar kiran pede
" Ke PD an lo oncom "
" Yeuh, kan gue mah percaya diri "
" Percaya diri mah boleh, tapi jangan berlebihan "
" Bodo ah, kerjaan gue masih banyak bisa bisa kena amuk boss besar gue "
__ADS_1
Follow My Instagram : vfxlissa_