
Kini Alleta dan Sam tengah berada di Mall. Malam ini adalah malam minggu dan sekarang banyak anak muda yang tengah malam mingguan bersama pasangan nya . Dan di mall tepat Alleta dan Sam pun banyak yang sedang pacaran termasuk mereka.
"Sayang, sekarang kita mau kemana lagi " Tanya Sam
" aku laper " Alleta melengkungkan bibirnya kebawah
" ututu, kacian pacarku kelaperan, ga di kasih makan ya sama pacar nya " Sam mengelus kepala Alleta.
" Mau makan apa " lanjut Sam.
" Sushi " Ujar Alleta dengan semangat
" Oke ,Yuk "
[ AUTHOR SKIP YA, YA KARNA CUMA MAKAN AJA. ]
" Sayang es batu nya jangan di makanin " Ucap Sam.
" Enak tau makanin es batu " Ujar Alleta sambil melanjutkan memakan es batu nya.
" By, makan es batu nya jangan kebanyakan, ga baik itu buat gigi " Ujar Sam masih melihat Alleta memakan es batu. Sam menarik gelas milik Alleta.
" Ih sam kok di ambil , itu minuman aku "
Sam memberikan gelas nya kepada Alleta.
" Minum yang aku aja, yang aku ga ada es nya "
" Ga mau minum kamu rasanya kecut banget"
Selesai makan sushi Alleta dan Sam berjalan berkeliling Mall.
" Sam " Sam menoleh ke samping nya ternyata Aleta sudah tidak ada di sampingnya.
" Sini " Sam melihat ke arah Aletta yang sudah memasuki butik baju di dalam Mall tersebut. Ia mengikuti Alleta dari belakang.
" Mampir sini dulu ya "
" Iya sayang"
Alleta memilih-milih baju di dalam butik tersebut.
[ TERSERAH KALIAN MAU SEBUT BUTIK / TOKO BAJU, YANG PENTING MASIH DI DALAM MALL ]
" Sam bagusan baju warna Black atau yang Blue " Tanya Alleta di depan kaca.
" Bagus semua "
" pilih dong, aku binggung nih mau beli yang mana "
" Udah, Beli semuanya aja " Jawab Sam santai.
" NO " Ujar Alleta
" Why ! "
" Nanti uang kamu habis, nanti bangkrut lagi" ujar Alleta.
" Sayang, Uang aku ga bakalan abis 14 turunan, Aku beli Mall ini juga ga bakalan abis uang aku , Udah beli semua aja kalo kamu suka "
Ya Sam sudah seperti SUGAR DADDY bagi Alleta. Semenjak Sam pacaran dengan Alleta , Sam selalu membayari semua yang Alleta mau , dulu saat awal pacaran Alleta sempat menolak untuk dibayar oleh Sam ,tapi Sam tetap kekeh dengan pendirian nya, Tapi lama kelamaan malah jadi Sam yang bayarin semuanya .
" Udah belanja nya " Tanya Sam
" Udah hehe, padahal aku niat nya cuma mau beli baju doang, tapi malah kenapa sebanyak ini "
" Kalo kamu suka kenapa enggak "
" Kamu udah kaya sugar daddy aku tau "
" Papa gula ? "
" He'em "
" Gapapa lah, jadi kamu ga usah macem macem mau cari sugar dady "
" Tapi cari sugar daddy satu lagi gapapa kan"
" NO ! Ndak boleh ih, NO, NO, NO "
•☁•☁•☁•
" MAS AGUS PESEN DONG " Teriak Cika
" Eh buset, suara lo kaya TOA mesjid tau ga, menggelegar " Ujar Marcel.
" Kenapa lo, iri ya ga punya suara se-menggelegar gue "
"Dih ngapain gue iri sama lo yang punya suara kayak speaker masjid "Jawab Marcel
" Ih Marcel, sakit tau, nusuk banget ke hati " Ujar Cika dramatis.
" Lebay lo curut "
" Lagian lo jadi cewek bar-bar banget, hampir gendang telinga gue pecah " Saut Sam.
" Kalo ga bar bar bukan Cika namanya " Jawab Alleta.
" Kalo Cika jadi pendiem, ada apa dengan dunia ini "
" Pita suara lo terbuat dari apa sih, gede banget tu suara, herman gue " Tanya Marcel
" Heran chel "
" Oh salah ya "
" gblk "
" Dih gue sih amit amit ya nanti kalo punya istri, suaranya kaya curut kejepit" Ucap Marcel bergidik ngeri.
" Dih, gue sumpahin istri lo, suaranya sebelas duabelas kayak gue "
" Dih "
" HEH! Ribut mulu nanti jodoh loh " Ucap Sam
" Lo berdua cocok, sama-sama suka adu bac*t . Gue nggak kebayang kalau kalian bener-bener jodoh terus rumah tangga kalian serame apa pasti tiap hari berantem " Saut Alleta.
" Kaya kucing sama ANJING lo berdua " Ujar Sam sambil menekan kata 'anjing ' lalu melirik Marcel.
" Lo bisa ga sih kata anjing nya ga usah lirik gue, ngerasa paling anjing gue dari anjing anjing yang lain " Jawab Marcel
" Iya lo emang paling Anj*** "
" STOP ! Bisa berhenti cekcok ga sih lo berdua, beneran jodoh repot " Ucap Alleta
" AMIT - AMIT " Ujar mereka serempak.
" Cie kompak " Ucap Sam.
" Amit - Amit apa Amin-Amin nih "
__ADS_1
" Eh nanti malem kerumah gue ya " Ujar Alleta
" Ngapain "
" Barbeque party , Kak Aland sama Kak Bella hari ini pulang "
"Honeymoon nya udahan "
" Ya, katanya banyak kerjaan di kantor nya "
" Kan bisa di handle sama asisten nya "
" Kak Bella itu asisten kak Aland ,Cika " Ujar Marcel gereget
" Oh "
" Tadi kaya macan, sekarang bolot , punya kepribadian ganda lo " Ujar Marcel sambil meminum minuman nya.
" Sumpah ya Chel, kalo lo malem muntah paku , batuk darah sama sakit badan , fix gue pelakunya "
[ Maaf ya Cika punya dendam pribadi sama si Marcel ]
HFFFFFFTTT
Marcel menyemburkan minuman nya kepada Cika yang ada di depan nya.
" MARCEL!!! JOROK BANGET SI LO " Pekik Cika yang sekarang mukanya basah karena semburan dari Marcel.
" Ehh Cik, sorry sorry "
" SORRY SORRY, LO LIAT WAJAH GUE, BASAH SEMUA "
" Ya maaf "
" Sayang kita bisa pergi dari sini ga sih, pusing aku liat mereka berantem terus " Ujar Sam kepada Alleta.
" Yuk, aku juga pusing denger nya "
••••🦋☁💚•••••
Malam pun tiba, lampu taman yang kerlap kerlip menambah kesan Aestetika dalam taman belakang Alleta. Ya kini Keluarga Alleta dan teman teman yang lain sedang barbeque party di taman belakang rumah Alleta. Mereka mengadakan ini karena menyambut pengantin baru yang baru pulang Honeymoon .
" Eh jagung nya tolong di bakar dong " Pinta mamah Alleta.
" Siap tante "
" Alleta kamu tolong ambilin minuman di dalem, mamah tadi udah beli minuman buat kalian"
" Iya mah "
" SEKALIAN CAMILAN NYA YA "
" IYA "
Alleta mengambil, minuman dan camilan yang tadi di perintahkan mamah nya. Sesampai di dalem Alleta melihat Alvaro yang sedang sibuk dengan berkas berkas nya, padahal di taman belakang sedang rame banyak orang yang lagi bakar bakar.
" Bang, lo enggak ke belakang, rame loh di belakang "
" Iyah nanti, selesai gue kerja "
" Kerja mulu lo"
" Ya gimana berkas berkas gue banyak "
" Nikah sama berkas aja lo kalo gitu, hidupnya penuh dengan kerja kerja dan berkas "
" Yeuh si curut , padahal duit gue lo porotin buat beli skincare, dasar "
" Ini mah Camilan sama minuman nya, taro di mana "
" Oh taruh di meja aja, biar pada ngambil sendiri "
" Eh beef nya kurang ga " Tanya Bella.
" Ini aja belum abis kak "
" Kalo abis, ambil di kulkas dalem ya "
" Iya "
" Eh lo gimana, ponakan gue udah jadi belum" Tanya Arno sambil memainkan Alis nya turun naik.
" Ya sabar dong, baru juga namen benih gue "
Ujar Aland .
" Tapi udah di tanem kan, jangan lupa siram air biar jadi buah nya "
" Maaf aku masih polos " Ujar Marcel .
" Najis "
" Alleta, itu Sam nya tawarin lagi dong makan nya, Suruh makan yang banyak "
" Sam kamu mau apa biar aku ambilin " Ujar Alleta
" Gapapa by, nanti aku ambil sendiri "
" Sam makan uang banyak ya "
" Siap tante "
" Aku enggak di suruh makan yang banyak tante " Ujar Marcel.
" Ya kamu tinggal makan aja atuh chel , makan sepuas nya "
" Heh istri saya jangan kamu godain Marcel " Ujar papah Alleta dari belakang.
" Mampus lo ada pawang nya " Ujar Arno.
" Ehehe, Om "
" Om Om Om, saya bukan om kamu "
" Yang bilang Om, Om saya siapa "
" Laknat lo Chel, Saya pites kamu " Ujar papah Alleta geram.
" Eh Eh Eh, HUA AMPUN OM"
" JANJI DEH KAGA GITU LAGI "
" Kalo kita karaoke an aja gimana " Saran Alvaro.
" Boleh tuh " Ujar Arno.
" Yok karaoke, suara gue bagus nih , nanti kalo gue nanyi sawer ya, biar kaya biduan gue " Ujar Marcel
" Dih lo nyanyi pada kabur semua orang disini, pada sakit telinga " Ujar Sam
" Yok nyanyi "
__ADS_1
Alvaro menyetelkan musik nya dan mereka langsung menyanyi
𝘽𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙎𝙞𝙖𝙥 𝙆𝙚𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣
𝙇𝙖𝙜𝙪 𝙎𝙩𝙚𝙫𝙖𝙣 𝙋𝙖𝙨𝙖𝙧𝙞𝙗𝙪
Sewindu sudah
'Ku tak mendengar suaramu
'Ku tak lagi lihat senyummu
Yang selalu menghiasi hariku
Sewindu sudah
Kau tak berada di sisiku
Kau menghilang dari pandanganku
Tak tahu kini kau di mana......
Ternyata belum siap aku , kehilangan dirimu
Belum sanggup untuk jauh darimu
Yang masih selalu ada dalam hatiku
Sewindu sudah
Kau tak berada di sisiku
Kau menghilang dari pandanganku
Tak tahu kini kau dimana
Ternyata belum siap aku kehilangan dirimu
Belum sanggup untuk jauh darimu
Yang masih selalu ada dalam hatiku
Tuhan, tolong mampukan aku
'Tuk lupakan dirinya
Semua cerita tentangnya yang membuatku
Selalu teringat akan cinta yang dulu hidupkanku
Oh, ternyata belum siap diriku kehilangan dirimu
Belum sanggup untuk jauh darimu
Yang masih selalu ada dalam hatiku
Tuhan, tolong mampukan aku
'Tuk lupakan dirinya
Semua cerita tentang dirinya yang membuatku
Selalu teringat akan cinta yang dulu
Selalu teringat akan cinta yang dulu
Hidupkanku
" SadBoy Jakarta ga tuh " Ujar Mamah Alleta.
" Iya tante, SadBoy banget aku tuh "
" Gila suara gue bagus kan " Ujar Marcel PD
" Lagunya doang yang bagus , suara lo mah kaga " Saut Alvaro.
" Suara lo standar lah" Ujar Aland
" HEH kalian puji dikit kek, biar gue seneng, kaga bisa lo liat gue seneng " Ucap Marcel dengan nada sengit
" Gue lebih seneng liat lo menderita Chel " Ujar Alvaro.
" Astaga, parah lo lo pada, bukan best friend gue "
" Yeh kaya anak kecil lo doyan ngambek "
" Ngambek gara gara kaga di kasih es sama emak nya "
" BWAHAHAHAHA " Sontak semuanya ketawa
••••☁🦋💚•••••
" Eh Cik kenapa lo diem aja dari tadi " Tanya Aland.
" Ga tau nih, Suara lo abis gara gara teriak tadi siang " Ujar Sam
" Paling enggak di kasih dialog sama si Author " Ujar Marcel menuduh Author.
[ AITHOR : Heh lo Chel bener bener lo ye, suudzon mulu sama gue, herannn
Marcel : LAH KOK NGAMOK ]
" Lo kalo ada masalah bilang aja sama kita " Ujar Arno.
" HUA, kenapa dunia ini sangat kejam " Teriak Cika tiba tiba
" Eh buset kaget gue "
"Cerita aja Cik kalo ada apa apa, siapa tau kita bisa kasih solusi " Ujar Bella.
" Kenapa si lo, mau di kawinin lo " Ujar Alvaro
" GUE DIJODOHIN " Teriak Cika
" HAH " Sontak semuanya tercengang
" Kok bisa anji* "
" Kaga laku lo di jodohin segala "
" Sama siapa " Tanya Aland
"......." [ Di Part Selanjutnya ]
" HAH "
" SERIUS LO "
" Lah kok " Ujar Marcel
" Lah kok guee, Ogah "
__ADS_1
" Dih lo pikir gue mau, kaga, najis bener sama lo "