
" Buna, devan mau es klim "
" Makan sayur dulu yuk, baru beli es " Jawab Alleta sambil menyodorkan sesendok sayur wortel.
" No no no " Sontak Devan menjauhkan mulutnya dari jangkauan Alleta
" Es klim !!! , devan mau es klim ga mau sayur, sayur ga enak , huek " Devan meniruka gerakan ingin muntah
" DADDY, DEVAN MAU ES KLIM " Jerit Devan memanggil Daddy nya, padahal Samuel tak jauh dari mereka .
" Apa boy " Samuel menghampiri Alleta dan Devan
" Anak kamu ga mau makan sayur " Adu Alleta kepada suami nya
" Devan, Sayur sehat loh, sayur juga banyak vitamin nya j" Ujar Samuel.
" Ga, i hate sayur daddy "
" Makan dulu ya, baru daddy beliin es krim sama cokelat deh " bujuk Samuel kepada Devan .
" Oke, no bullsit, bullsit ya, daddy "
" Iya, gih sekarang makan dulu "
" Panekuk buatan buna enak deh, Devan jadi suka " Puji Devan sambil memakan Panekuk buatan Alleta.
" Jelas dong kan buna yang bikin, bikin nya pake rasa cinta " Jawab Alleta
Devan menatap piring Panekuk milik Samuel yang masih banyak lalu mencomot nya dengan polos , Samuel yang melihat Panekuk nya di comot protes tak terima.
" Dih itukan Panekuk Daddy kok kamu comot" Perotes Samuel .
" Ngalah sama anak sayang " peringat Alleta
" Panekuk Devan udah habis, makanya Devan comot Panekuk Daddy yang masih banyak "
" Iya dong Panekuk Daddy masih banyak, kan daddy makan nya pake rasa suka dan cinta kepada buna "
" Alay kamu mas " Cibir Alleta
" Dih kamu mah ga bisa di ajak romantis deh"
" Tiap malam kita romantis romantis ya mas" peringat Alleta
Apa tuhhh
Σ(っ°Д °; )っ
" Satu satu Devan sayang? "
" Daddy "
" Dua dua juga sayang? "
" Buna!! "
" Tiga tiga sayang? "
" ADEKK "
" Loh, mana adek nya orang belum punya " Tanya Samuel kepada Devan.
" Bikin dong Daddy " Sontak Devan menjawab begitu membuat Samuel melotot kaget .
" Lah anak gue tau begituan " gumam Samuel
" Terus gimana Daddy , kan belum punya dedek " Tanya Devan.
" Minta Buna, Mau " Ujar Samuel
" MAUUUU " Jawab Devan Dengan semangat
" Ayok ke kamar bunda " Ajak Samuel langsung mengendong Devan .
Ceklek
Devan turun dari gendongan Samuel lalu berjalan mendekati ranjang lalu tiduran di dekat sang Bunda
" Buna, Devan mau dede " Ujar Devan to the point.
" Buset anak gue to the point baget " gumam Samuel.
" Hah devan ngomong apa "
" Devan mau punya Dedek buna "
Alleta menatap Samuel kesal
" Kelakuan kamu kan Mas " Ujar Alleta
" Bukan sayang, Devan yang minta sendiri " ujar Samuel mendekat ke arah Alleta lalu memeluk perut wanita itu posesif.
" Aaa Daddy jangan peluk peluk buna, ini Buna nya Devan " Rengek Devan menjauhkan tangan Samuel dati perut yang bunda.
" Dih ini istri daddy loh "
" Aaa daddy lepas, hus hus "
" Ga mau wlek " Samuel menjawab sambil memeluk Alleta lebih erat lalu menjulurkan lidah nya ke arah Devan.
" Buset gue di rebutin anak sama bapak " Ujar Alleta.
__ADS_1
" HUA BUNA DADDY NYA NAKAL " Tangisan Devan pecah begitu saja.
" Biarin yang penting Daddy sayang Buna " Ujar Samuel
" HUA DADDY NYA NAKAL"
" Mas! Jangan jailin anak nya terus ih "
" Gapapa sayang, seru tau "
" Hisk bunaaa " Devan merentangkan tangannya kearah Alleta yang artinya ia akan memeluk Alleta lalu Devan mendekat kearah Alleta lalu memeluk sang buna.
Alleta menghapus air mata devan, lalu menciumi pipi devan.
" Ayanggg kok aku ga di cium " Rengek Samuel.
" Apa sih mas "
" Cium ih ayang "
" Nanti dulu sayang, devan lagi mode cembokur sama kamu "
" Ck " Samuel hanya mendusel di leher sang istri.
" Hiks buna Devan mau punya dedek "
Alleta membuang nafas nya kasar, anak ini masih ingat masalah itu. Beda dengan Samuel yang diam diam tersenyum mendengar penuturan anak nya .
" Kenapa Devan minta dede tiba tiba " Tanya Alleta lembut
" Temen temen Devan udah pada mau punya dedek buna, masa Devan belum sii "
" Emang Devan udah siap jadi abang "
" Maybe " jawab anak itu dengan pelan
" Loh kok maybe, berarti Devan belum siap punya Dedek bayi "
" Siap bunaa Ih "
" Bastien juga udah punya dedek buna " Ujar Devan.
" itu kebobolan sayang " Tutur Alleta
" Apa itu kebobolan " Tanya Devan bingung
Mampus!!!
" Jelasin mas, kamu mah diem aja " Senggol Alleta kepada sang suami
" loh kok aku, kan kamu yang ngomong ,sayang "
Sontak Alleta menatap tajam ke arah Samuel, tatapan itu membuat Samuel ngeri.
" Devan kebobolan ga dad ? "
" Ya enggak dong "
Bay the way memang pasangan Alvaro dan kiran tengah mengandung anak ke dua mereka. Itu terjadi karena ketidak sengajaan atau kebobolan , mereka lupa tak memakai pengaman, ups .
Ya begitu lah ya, tapi itu membuat semua orang dan keluarga bahagia mendengar nya.
(✖﹏✖)
•Malam hari
Kini Alleta sudah membacakan cerita lalu meniduri Devan di kamar anak itu, lalu ia masuk ke kamar dirinya dengan Samuel. Ia melihat Samuel masih bergulat dengan laptop dan berkas berkas itu.
Alleta masuk ke kamar mandi, lalu ia tidur di ranjang king size.
" Eh kamu udah balik yang " Tanya Samuel sambil berjalan memeluk Alleta, Alleta pun membalas pelukan sang suami ter cinta
" Iya "
" Devan udah tidur kan "
" Udah "
" Ini waktunya kita me time ya by "
"Hah "
" Kamu ga mau nurutin kemauan Devan tadi sore " Tanya Samuel
" Yang mana " Tanya Alleta pura pura tidak tau.
" Ga usah pura pura ga tau deh yanggg " tutur Samuel
" Ya mana ih " Tanya Alleta cekikikan
" Yang minta dede "
" Oh "
" kok oh doang sii yanggg " Rengek Samuel
" Terus aku harus gimana " Ujar Alleta
" Buatin kek "
__ADS_1
" HAH "
" Maksud aku, kamu ga mau buatin dedek buat Devan, nambah anak yanggg "
" Aku bingung mas "
" Bingung kenapa yang, usia Devan udah hampir 4 tahun loh "
" iya jugaa ,tapi aku kasin sama Devan mas "
" Kok kasian sama Devan siih, kasian sama aku dong, nanti aku ga dapet jatah sampai usia kandungan kamu jalan 4 bulan "
Sontak tawa Alleta pecah , ada ada saja suaminya itu .
" Sayang banyak anak banyak rezeki loh , banyak orang tua di luar sana yang belum punya anak satu pun " Ujar Samuel
" Kamu Mau punya dedek bayi lagi " Tanya Alleta . Samuel menjawab dengan anggukan.
" Nanti kamu begadang loh tiap malam " Ujar Alleta.
" Tiap malem juga kita begadang by " Jawab Samuel
Plak
" Ih sakit sayangg, main tampar bibir seksih aku aja " Ucap Samuel mengusap usap bibir nya.
" Jadi kamu siap punya baby lagi " Tanya Samuel,
Di jawab dengan anggukan Alleta
Taukan apa yang terjadii (╥﹏╥)
🌄🌄🌄
Alleta membuka tutup gorden hingga sinar matahari memasuki dan langsung menyoroti tubuh Samuel yang sontak membelakangi arah jendela.
Alleta mengitari ranjang lalu melihat wajah sang suami, ia melihat jam yang menunjukan jam 8 , mereka hanya tidur 4 jam , karena aktivitas mereka semalem . (¬_¬)
" Sayang, bangun "
" Hmmm"
" Bagun sayang, udah jam 8 "
" Aku ngantuk sayang " Ujar Samuel dengan suara serak khas bangun tidur nya,
Suara seksi guys .
" Bagun dulu, sarapan, baru lanjut tidur,"
" Ini weekend yang " Rengek Samuel
" Iya truss "
" Sumpah ya mas kamu tuh dari awal nikah sampe sekarang susah banget di bagunin nya " Ujar Alleta dengan kesal
" Devan udah ganteng loh, masa Daddy nya jelek, ileran, bau keringat "
FYI :
Keringet Samuel tidak pernah bau, bahkan keringet Samuel bisa terbilang harum, keringat Samuel membuat Alleta candu di buat nya .
" Bagun nggak?!! "
" Cium dulu "
" Cepet bagun "
"Cium dulu sayangg, nanti aku bangun " ,
Cup
" di pipi sebelah kiri "
Cup
" di bibir yang "
Cup
"Satu lagi "
Cup
" Cepetan ih " Ujar Alleta
" oke aku bangun "
" Morning my wife "
" Morning too my husband "
" Yang, kamu bisa jalan ga " Tanya Samuel
Plak
Sontak Alleta memukul dada bidang Samuel
" Aku nanya yanggg "
__ADS_1
" sedikit"