CEO Kepincut Cinta Dokter Cantik

CEO Kepincut Cinta Dokter Cantik
Bab 78 - Garis dua ?!


__ADS_3

Hoek


Hoek


" Masih mual yang ? " Tanya Samuel sambil menghampiri Alleta di wastafel, Samuel mencoba mengikat rambut Alleta.


" Kok aku mual terus yaa " Ucap Alleta lalu membasuh mulutnya dan memeluk Samuel.


" Jangan sakit ya sayang "


" Ini kaya cuma masuk angin aja kok , kamu jangan sedih gitu dong muka nya " Ucap Alleta sambil mengusap rahang tegas milik Samuel.


𝗖𝗲𝗸𝗹𝗲𝗸


" HUAAA BUNDAAA " Tanggis Devan pecah saat memasuki kamar Alleta dan Samuel.


" Eh eh kamu kenapa " Panik Alleta saat melihat Devan yang sudah menangis. Dan cepat cepat Samuel mengangkat tubuh anak nya di dalam dekapan nya.


" Masa tadi Devan mau berenang tapi ga ada airnya, huaaa bunda kita ga mampu bayar air" Ujar Devan sembari sesegukan .


Sontak Alleta dan Samuel membulatkan matanya. Samuel mencoba menahan tawa nya, ada saja kelakuan anak nya.


" Astaga Devan, tadi Daddy nyuruh orang buat bersihin kolam renang nya dulu, biar ga kotor " Jelas Samuel.


" Kok air nya ga ada? "


" Ya namanya juga lagi di bersihin devan " Ujar Alleta.


" Berarti kita ga jadi bangkrut? "


" Bangkrut bangkrut mata mu! Ya enggak lah" sentak Samuel bagaimana bisa bangkrut sedangkan daddy Samuel kerja sebagai CEO dan bunda Alleta kerja sebagai dokter .


" Hiks hiks yaudah Devan mau coklat aja, daddy beliin " pinta Devan


" Devan Cerano Alvery!! Ga! ga ada coklat coklat, nanti gigi kamu abis di makan coklat " Bukan Samuel yang bicara namun Alleta.


" Aaa bunda kan Devan sering sikat gigi "


" Devan nurut apa yang bunda kamu bilang " Ujar Samuel.


" Ck! Yaudahlah Devan mau main aja "


" Yaudah sana, jangan sore sore pulang nya " Peringat Samuel.


" Ay ay captain "


" Jangan kecebur air lumpur lagi ! " Ujar Alleta


" IYA BUNDAA "


(╥﹏╥)


Hoek


Hoek


" Ck kenapa sih gue mual mulu " gerutu Alleta


" Ini tanggal berapa ya? " tanya Alleta kepada dirinya.


Buru buru Alleta mengecek tanggal di kalender HP.


" Gue telat 2 minggu? "


" Trus gue mual mual "


" Tespek gue butuh tespek " Buru buru Alleta membuka laci di bawah watafel untung nya di sana masih ada tespek 3 biji.


Setelah nunggu beberapa menit, akhirnya keluar juga hasil nya. Alleta langsung melihat hasil nya


DAMN !! GARIS DUA SEMUA !!


" aku hamil " Alleta mengusap perut nya sendiri.


Garis dua?


Hamil ?!


Lagi?


Wah bibit Samuel memang premium


" Alhamdulillah terimakasih ya Allah "


" Hai baby ,kamu sudah ada di perut bunda ya? " Tanya Alleta sambil mengusap perut nya.


Alleta akan mengabari tentang kehamilan nya kepada Samuel nanti malam, sebab Samuel masih berada di kantor.

__ADS_1


Malam hari nya 🌃


" Mas , aku pengen Tteokbokki deh, kayanya enak banget " Ujar Alleta


" Astaga ini udah malem yang, besok aja yaa" Bujuk Samuel .


" Tapi aku mau nya sekarang ! "


" Oke , beli nya di mana? " Tanya Samuel


" Bukan beli, tapi kamu yang bikin "


" HAH!! aku ya ga bisa sayang "


" Kamu tinggal masak yang instant aja mas ada di bawah, liat tata cara buat nya jangan sampe salah " Ujar Alleta


"Oke beb, semuanya aku lakuin buat istri aku"


" Jangan lupa pakai odeng juga ya Mas "


" Siap laksanakan nyonya besar! "


Setelah merasa Samuel turun ke bawah, Alleta siap siap mengambil kotak yang berisi hadiah untuk suami nya.


15 menit Alleta menunggu akhirnya Samuel masuk juga ke kamar mereka.


" Sayang Tteokbokki nya udah jadi "


" Cobain deh enak ga " Tanya Samuel.


Alleta mengambil sumpit lalu menyuapkan Tteokbokki kedalam mulutnya.


" Enak banget " Puji Alleta.


" Kamu juga cobain deh " Alleta menyuapkan Tteokbokki ke dalam mulut Samuel.


" Emm, enak "


" Mas aku punya hadiah buat kamu " Ujar Alleta


" Hadiah apa, aku ya lagi ulang tahun loh by"


" Aku tau, tapi buka aja ya jadinya " Alleta menyerah kan kado tersebut ke tangan Samuel.


" Apa ini? "


Samuel siap siap membuka hadiah dari Alleta.


" Aku deg degan yang "


" Yuk buka yuk " Ucap Alleta


" Kamu ngadih hadiah apaa---Testpack ?!" Samuel tidak melanjutkan perkataan nya setelah melihat hadiah nya berisi testpack dua garis merah


" Ini tespek punya kamu by, benaran? "


" Menurut kamu?! " jawab Alleta sewot.


Samuel langsung berhambur ke pelukan Alleta. " Makasih sayang, makasih banget " Ujar Samuel terharu.


Alleta mengusap air mata yang keluar di sudut mata Samuel.


" Makasih sayang, ini hadiah yang paling istimewa setalah kelahiran Devan "


" Hai kamu yang ada di dalem perut bunda, kenalin ini Daddy " Samuel mengusap usap perut Alleta.


" Aaa udah lama banget aku ga ngusap perut kamu "


" Devan dimana Mas " Tanya Alleta


" Pas Aku masak sih, dia ngekorin aku terus, tapi sekarang ga tau kemana perginya si tuyul " Ujar Samuel


" Coba Mas panggilin bibi, suruh bawa Devan ke sini, pasti dia seneng deh baby nya udah ada di perut aku " Ucap Alleta.


" BUNDAAA " teriak Devan lalu lanhsung naik ke atas ranjang.


" Jangan teriak teriak Devan, suara kamu kaya toa " Cibir Samuel.


" Biarin wlek "


" Devan sini deketan sama bunda "


"Iya "


" Devan mau punya adik kan? " Tanya Alleta


" Iya dong "

__ADS_1


Alleta mengarahkan tangan devan untuk mengelus perut rata Alleta.


" Disini udah ada adik nya devan "


" Beneran bunda "


" Kamu kira bunda boongan " Tanya Samuel.


" Beneran sayang, ini ada adik kamu "


" Wah, aku punya adik, hallo dede " Devan memeluk perut Alleta.


" Bunda kok bisa ada dedek bayi di dalem perut bunda " Tanya Devan membuat Samuel dan Alleta gelegapan .


" Ya bisa dong , kan di buat " Ujar Samuel


" Gimana buat nya, kok Devan ga liat Daddy sama bunda bikin dedek ?"


BUSETTTT !!!


" Eh nanti kalo kamu udah gede pasti tau "


" Ih nunggu gede lama daddy, sekarang aja "


" Ya ga bisa dong, otak kamu masih polos "


" Ck Daddy ga seru "


" Bunda Devan mau bobok di sini ya " Ujar Devan.


" Ga! " Jawab Samuel


" Daddy jahat "


" Ya kamu kan udah Daddy siapin kamar " Ujar Samuel


" Tapi kan aku mau bobo sama Bunda "


" Kenapa sih daddy larang aku buat bobok di sini ?"


" Nanti daddy ga bisa peluk bunda lah kalo ada kamu " Jawab Samuel


Mau peluk atau mau macem macem bapak Samuel 😌😌


" Boleh, boleh ya mas " Bujuk Alleta.


" Ck boleh deh , tapi malem ini aja ingat! "


" Ay ay captain "


Mereka saling berpelukan erat , menyalurkan rasa bahagia yang tidak bisa di ucapkan .


" Daddy, dedek bayi kapan keluar nya " Tanya Devan


"Masih lama, 9 bulan lagi " Jawab Samuel


Cup


" Mas cinta kamu selamanya "


" Aku juga "


" Terima kasih udah memberi warna di kehidupan aku , Mas bener bener besyukur milikin kamu selamanya "


" Aku sayang sama kamu "


Cup


" Daddy sayang sama Devan, makasih udah ngisi hidup Daddy , Daddy merasa bahagia kamu datang ke dunia dan mengisi hari hari daddy dengan cerah dan ceria "


Hari ini Samuel dan Alleta menutup kisah mereka dengan bahagia, diisi oleh kehidupan Devan dan baby yang ada di perut Alleta membuat mereka sangat bersyukur dan bahagia . Mari berjanji untuk bersama selamanya.


Thank you semua udah ngikutin kisah kita dari awal --- Alleta & Samuel


Haii aku mau mengucapkan banyak banyak terima kasih buat kalian yang udah nemenin aku dari awal cerita Samuel dan Alleta . Terutama buat kalian yang suka kasih aku komen, makasih banget!! Aku harus menutup kisah Samuel dan Alleta, insyaalah kamu di beri waktu akan ada Extrapart nya . Makasih kaliann semoga cerita Samuel dan Alleta mengisi saat kalian bosan.


Jangan sedih karena aku masih nulis cerita


𝗗𝗼𝘀𝗲𝗻𝗸𝘂 𝗗𝘂𝗱𝗮 𝗞𝗲𝗿𝗲𝗻





__ADS_1


Bye bye semua, baca ya cerita 𝗗𝗼𝘀𝗲𝗻𝗸𝘂 𝗗𝘂𝗱𝗮 𝗞𝗲𝗿𝗲𝗻 . Cerita nya ga kalah seru kok sama yang lain.


__ADS_2