
Hoek
Hoek
" Masih mual yang ? " Tanya Samuel sambil menghampiri Alleta di wastafel, Samuel mencoba mengikat rambut Alleta.
" Kok aku mual terus yaa " Ucap Alleta lalu membasuh mulutnya dan memeluk Samuel.
" Jangan sakit ya sayang "
" Ini kaya cuma masuk angin aja kok , kamu jangan sedih gitu dong muka nya " Ucap Alleta sambil mengusap rahang tegas milik Samuel.
𝗖𝗲𝗸𝗹𝗲𝗸
" HUAAA BUNDAAA " Tanggis Devan pecah saat memasuki kamar Alleta dan Samuel.
" Eh eh kamu kenapa " Panik Alleta saat melihat Devan yang sudah menangis. Dan cepat cepat Samuel mengangkat tubuh anak nya di dalam dekapan nya.
" Masa tadi Devan mau berenang tapi ga ada airnya, huaaa bunda kita ga mampu bayar air" Ujar Devan sembari sesegukan .
Sontak Alleta dan Samuel membulatkan matanya. Samuel mencoba menahan tawa nya, ada saja kelakuan anak nya.
" Astaga Devan, tadi Daddy nyuruh orang buat bersihin kolam renang nya dulu, biar ga kotor " Jelas Samuel.
" Kok air nya ga ada? "
" Ya namanya juga lagi di bersihin devan " Ujar Alleta.
" Berarti kita ga jadi bangkrut? "
" Bangkrut bangkrut mata mu! Ya enggak lah" sentak Samuel bagaimana bisa bangkrut sedangkan daddy Samuel kerja sebagai CEO dan bunda Alleta kerja sebagai dokter .
" Hiks hiks yaudah Devan mau coklat aja, daddy beliin " pinta Devan
" Devan Cerano Alvery!! Ga! ga ada coklat coklat, nanti gigi kamu abis di makan coklat " Bukan Samuel yang bicara namun Alleta.
" Aaa bunda kan Devan sering sikat gigi "
" Devan nurut apa yang bunda kamu bilang " Ujar Samuel.
" Ck! Yaudahlah Devan mau main aja "
" Yaudah sana, jangan sore sore pulang nya " Peringat Samuel.
" Ay ay captain "
" Jangan kecebur air lumpur lagi ! " Ujar Alleta
" IYA BUNDAA "
(╥﹏╥)
Hoek
Hoek
" Ck kenapa sih gue mual mulu " gerutu Alleta
" Ini tanggal berapa ya? " tanya Alleta kepada dirinya.
Buru buru Alleta mengecek tanggal di kalender HP.
" Gue telat 2 minggu? "
" Trus gue mual mual "
" Tespek gue butuh tespek " Buru buru Alleta membuka laci di bawah watafel untung nya di sana masih ada tespek 3 biji.
Setelah nunggu beberapa menit, akhirnya keluar juga hasil nya. Alleta langsung melihat hasil nya
DAMN !! GARIS DUA SEMUA !!
" aku hamil " Alleta mengusap perut nya sendiri.
Garis dua?
Hamil ?!
Lagi?
Wah bibit Samuel memang premium
" Alhamdulillah terimakasih ya Allah "
" Hai baby ,kamu sudah ada di perut bunda ya? " Tanya Alleta sambil mengusap perut nya.
Alleta akan mengabari tentang kehamilan nya kepada Samuel nanti malam, sebab Samuel masih berada di kantor.
__ADS_1
Malam hari nya 🌃
" Mas , aku pengen Tteokbokki deh, kayanya enak banget " Ujar Alleta
" Astaga ini udah malem yang, besok aja yaa" Bujuk Samuel .
" Tapi aku mau nya sekarang ! "
" Oke , beli nya di mana? " Tanya Samuel
" Bukan beli, tapi kamu yang bikin "
" HAH!! aku ya ga bisa sayang "
" Kamu tinggal masak yang instant aja mas ada di bawah, liat tata cara buat nya jangan sampe salah " Ujar Alleta
"Oke beb, semuanya aku lakuin buat istri aku"
" Jangan lupa pakai odeng juga ya Mas "
" Siap laksanakan nyonya besar! "
Setelah merasa Samuel turun ke bawah, Alleta siap siap mengambil kotak yang berisi hadiah untuk suami nya.
15 menit Alleta menunggu akhirnya Samuel masuk juga ke kamar mereka.
" Sayang Tteokbokki nya udah jadi "
" Cobain deh enak ga " Tanya Samuel.
Alleta mengambil sumpit lalu menyuapkan Tteokbokki kedalam mulutnya.
" Enak banget " Puji Alleta.
" Kamu juga cobain deh " Alleta menyuapkan Tteokbokki ke dalam mulut Samuel.
" Emm, enak "
" Mas aku punya hadiah buat kamu " Ujar Alleta
" Hadiah apa, aku ya lagi ulang tahun loh by"
" Aku tau, tapi buka aja ya jadinya " Alleta menyerah kan kado tersebut ke tangan Samuel.
" Apa ini? "
Samuel siap siap membuka hadiah dari Alleta.
" Aku deg degan yang "
" Yuk buka yuk " Ucap Alleta
" Kamu ngadih hadiah apaa---Testpack ?!" Samuel tidak melanjutkan perkataan nya setelah melihat hadiah nya berisi testpack dua garis merah
" Ini tespek punya kamu by, benaran? "
" Menurut kamu?! " jawab Alleta sewot.
Samuel langsung berhambur ke pelukan Alleta. " Makasih sayang, makasih banget " Ujar Samuel terharu.
Alleta mengusap air mata yang keluar di sudut mata Samuel.
" Makasih sayang, ini hadiah yang paling istimewa setalah kelahiran Devan "
" Hai kamu yang ada di dalem perut bunda, kenalin ini Daddy " Samuel mengusap usap perut Alleta.
" Aaa udah lama banget aku ga ngusap perut kamu "
" Devan dimana Mas " Tanya Alleta
" Pas Aku masak sih, dia ngekorin aku terus, tapi sekarang ga tau kemana perginya si tuyul " Ujar Samuel
" Coba Mas panggilin bibi, suruh bawa Devan ke sini, pasti dia seneng deh baby nya udah ada di perut aku " Ucap Alleta.
" BUNDAAA " teriak Devan lalu lanhsung naik ke atas ranjang.
" Jangan teriak teriak Devan, suara kamu kaya toa " Cibir Samuel.
" Biarin wlek "
" Devan sini deketan sama bunda "
"Iya "
" Devan mau punya adik kan? " Tanya Alleta
" Iya dong "
__ADS_1
Alleta mengarahkan tangan devan untuk mengelus perut rata Alleta.
" Disini udah ada adik nya devan "
" Beneran bunda "
" Kamu kira bunda boongan " Tanya Samuel.
" Beneran sayang, ini ada adik kamu "
" Wah, aku punya adik, hallo dede " Devan memeluk perut Alleta.
" Bunda kok bisa ada dedek bayi di dalem perut bunda " Tanya Devan membuat Samuel dan Alleta gelegapan .
" Ya bisa dong , kan di buat " Ujar Samuel
" Gimana buat nya, kok Devan ga liat Daddy sama bunda bikin dedek ?"
BUSETTTT !!!
" Eh nanti kalo kamu udah gede pasti tau "
" Ih nunggu gede lama daddy, sekarang aja "
" Ya ga bisa dong, otak kamu masih polos "
" Ck Daddy ga seru "
" Bunda Devan mau bobok di sini ya " Ujar Devan.
" Ga! " Jawab Samuel
" Daddy jahat "
" Ya kamu kan udah Daddy siapin kamar " Ujar Samuel
" Tapi kan aku mau bobo sama Bunda "
" Kenapa sih daddy larang aku buat bobok di sini ?"
" Nanti daddy ga bisa peluk bunda lah kalo ada kamu " Jawab Samuel
Mau peluk atau mau macem macem bapak Samuel 😌😌
" Boleh, boleh ya mas " Bujuk Alleta.
" Ck boleh deh , tapi malem ini aja ingat! "
" Ay ay captain "
Mereka saling berpelukan erat , menyalurkan rasa bahagia yang tidak bisa di ucapkan .
" Daddy, dedek bayi kapan keluar nya " Tanya Devan
"Masih lama, 9 bulan lagi " Jawab Samuel
Cup
" Mas cinta kamu selamanya "
" Aku juga "
" Terima kasih udah memberi warna di kehidupan aku , Mas bener bener besyukur milikin kamu selamanya "
" Aku sayang sama kamu "
Cup
" Daddy sayang sama Devan, makasih udah ngisi hidup Daddy , Daddy merasa bahagia kamu datang ke dunia dan mengisi hari hari daddy dengan cerah dan ceria "
Hari ini Samuel dan Alleta menutup kisah mereka dengan bahagia, diisi oleh kehidupan Devan dan baby yang ada di perut Alleta membuat mereka sangat bersyukur dan bahagia . Mari berjanji untuk bersama selamanya.
Thank you semua udah ngikutin kisah kita dari awal --- Alleta & Samuel
Haii aku mau mengucapkan banyak banyak terima kasih buat kalian yang udah nemenin aku dari awal cerita Samuel dan Alleta . Terutama buat kalian yang suka kasih aku komen, makasih banget!! Aku harus menutup kisah Samuel dan Alleta, insyaalah kamu di beri waktu akan ada Extrapart nya . Makasih kaliann semoga cerita Samuel dan Alleta mengisi saat kalian bosan.
Jangan sedih karena aku masih nulis cerita
𝗗𝗼𝘀𝗲𝗻𝗸𝘂 𝗗𝘂𝗱𝗮 𝗞𝗲𝗿𝗲𝗻
__ADS_1
Bye bye semua, baca ya cerita 𝗗𝗼𝘀𝗲𝗻𝗸𝘂 𝗗𝘂𝗱𝗮 𝗞𝗲𝗿𝗲𝗻 . Cerita nya ga kalah seru kok sama yang lain.