CEO Kepincut Cinta Dokter Cantik

CEO Kepincut Cinta Dokter Cantik
Bab 72 - Kehilangan


__ADS_3

Sekarang Arno di sudah di bawa ke Rumah Sakit , ia sekarang Arno berada di ruangan ICU dan lagi di tangani oleh para dokter yang sangat ahli.


" Percaya sama gue la, Arno ga bakal kenapa napa " Kata Alleta menengkan.


Sepulang dari Mansion Aland, Alleta mendapat kabar bahwa Arno kecelakaan yang lumayan parah , ia langsung pergi ke rumah sakit tempat dimana Arno di tangani.


" Maaf gara gara gue Arno jadi kaya gini "


" Andaikan Arno ga nyelamatin gue, ga mungkin keadaan Arno kaya gini "


" Kenapa ga gue aja yang di posisi Arno, KENAPA HARUS ARNO?! " Keadaan Lala sekarang berantakan, mata nya sembab, hidung nya merah karena dari tadi menangis.


Lala sangat merasa bersalah dan kehilangan.


Tap.. Tap.. Tap..Tap


Suara langkah kaki terburu buru.


" Gimana keadaan Arno " Marcel datang dengan tergesa gesa diikuti oleh Cika dan Alvaro yang kelihatan sangat panik.


" Dokter nya masih di dalem " Ujar Samuel .


Cika sangat khawatir dengan keadan Arno, ia mondar mandir di depan pintu ICU.


" Jangan mondar mandir yang, nanti pusing, aku yang ngeliat nya juga pusing " Ujar Marcel menepuk pundak Cika.


" Aku takut Arno kenapa napa " Ujar Cika di dekapan Marcel.


" Kita berdoa di sini, semoga Arno ga kenapa kenapa "


" Keluarga nya udah tau keadaan Arno sekarang ? " Tanya Alvaro.


" Orang tua nya lagi di USA , ga bisa balik sekarang ke indonesia "


" Kasian banget " Gumam Alleta.


Ceklek


Pintu ICU terbuka memperlihatkan Dokter dan para perawat keluar dari ruang di mana Arno di tangani. Dengan cepat Alleta dan yang lain menghampiri dokter yang keluar dengan tatapan yang tak bisa di artikan lagi


" Gimana kondisi sahabat saya dok, dia baik baik aja kan " Tanya Alleta cemas mewakili yang lain , hati nya tidak bisa tenang dari tadi.


Dakter itu menghela nafas nya kasar , ia tidak tau harus berkata apa lagi , ia tidak tega untuk mengatakan nya .

__ADS_1


" Mohon maaf , kami sudah udah berusaha semaksimal mungkin untuk Dr. Arno , tapi Tuhan berkehendak lain"


Deg


Hati mereka semua hancur mendengar pernyataan itu , Lala , Cika menangis sejadi jadinya . Mereka semua tidak ada harapan lagi untuk Arno kembali. Alleta menagis di pelukan Samuel


" Saat pasien dibawa ke rumah sakit memang detak jantungnya sudah tidak berdetak lagi , Namun kami sudah memberikan alat bantuan untuk detak jantung nya kembali "


" Namun kami gagal, tuhan berkata lain "


" Maaf kan kami, tapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin " Dokter tersebut berkata dengan lirih, ia tidak bisa menahan air matanya.


" Apakah boleh kami masuk ke dalam untuk melihat Arno untuk terakhir kalinya " Samuel bertanya kepada dokter tersebut.


" Tentu boleh, silakan "


Hati mereka benar benar hancur sejadi jadi nya melihat wajah Arno memucat dan badan yang kaku .


Tidak mungkin!


Semua orang yang berada di ruangan ICU menangis pilu dan tersedu-sedu .


Lala mengeleng cepat, ini tidak mungkin! Lala langsung mendekat ke arah Arno. Nafas nya memburu , Arno tidak mungkin meningal kan dirinya .


" Ga mungkin! Cik , Arno ga ninggalin kita kan, Arno coba prank kita dong kan Cik?! " Tanya lala dengan panik. Cika hanya mengeleng pelan sambil menangis.


" Ga! Sam, gue tau lo orang nya ga pernah bercanda, bilang sama gue Arno gapapa kan? Arno cuma pura pura dong kan, bilang sama gue Sam "


" GA , LALA ! Lo ikhlasin Arno " Ujar Samuel


" BOHONG LO SEMUA BOHONG !! Arno bangun!!!! "


" Arno buka mata lo, ayo bangun sayang" Lala bersuara lirih .


" 𝘊𝘪𝘬 , 𝘨𝘶𝘦 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘮𝘢𝘶 𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘶𝘨𝘢𝘳 𝘮𝘰𝘮𝘺 𝘭𝘢𝘩 𝘢𝘯𝘫𝘪𝘳, 𝘤𝘢𝘱𝘦𝘬 𝘨𝘶𝘦"


" Arno , gue mohon bangun sekarang, lo ga mau cari sugar momy , ayok dah gue temenin nyari momy gula, asal lo bangun dulu " Ujar Cika


" 𝘓𝘦𝘵𝘵 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘬𝘶𝘭𝘪𝘢𝘩 𝘚2 𝘣𝘢𝘳𝘦𝘯𝘨 𝘺𝘢 , 𝘎𝘶𝘦 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘬𝘶𝘭𝘪𝘢𝘩 𝘚2 𝘣𝘢𝘳𝘦𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘳𝘦𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘴𝘸𝘦𝘥𝘪𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘣𝘢𝘭𝘪𝘬 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘬𝘦 𝘪𝘯𝘨𝘨𝘳𝘪𝘴 "


" Mana janji lo Arno! "


" Bahkan lo ninggalin kita duluan, Katanya mau kuliah di inggris lagi, ayo bangun kita lanjut S2 " Ujar Alleta lirih .

__ADS_1


" Sayang, udah ya "


"Belajar Ikhlas " Samuel mengusap bahu Alleta


~ Pada hari Selasa , pukul Sembilan lebih lima belas menit , Arno menghembuskan nafas terakhir nya dan di nyatakan meninggal dunia ~


🥀🥀🥀


Suara tangisan lala masih terdengar di sana , ia memeluk batu nisan yang tertera nama Arno di sana . Pemakaman Arno sudah selesai .


" Gue ga nyangka lo bakal pulang se cepat ini No " Alvaro menabur bunga di atas gunduka tanah.


" Padahal kemarin kita masih bisa nongkrong ketawa tawa, kenapa lo ninggalin kita, lo ga mau liat anak nya si Alleta lahir ke dunia "


" Arno, kita bahkan belum ngabisin waktu banyak buat kita berdua , maafin aku Arno "


Mereka sama sama menabur bunga dan menyiram air ke makam Arno.


" Aku ikhlas No. Aku mau kamu tenang di sana "


🥀🥀🥀


Malam ini Lala menagis di kamar sendirian sambil memeluk Album foto dirinya bersama Arno dulu. Rintik hujan mulai membasahi kota ini .


Seminggu berlalu setelah kepergian Arno .Arno benar benar sudah tiada, canda tawa nya sudah hilang meningal kan sejuta kenangan . Kepergian Arno membuat Lala menjadi gadis yang pendiam . Lala masih suka masuk ke dalam ruang kerja Arno dan menangis memangil nama itu , hati nya masih amat terpukul atas kepergian Arno .


Bayang bayang Arno masih ada di dalam pikiran nya ,membuat nya seketika terlintas moment saat mereka berdua .


••• 🥀🥀🥀🥀•••


Kisah Arno telah berakhir .


Jasamu sangat besar membantu orang orang yang datang ke padamu untuk berobat.


Jasa mu akan kami ingat selalu .


Canda mu sangat menghibur kami di sini .


Selamat jalan Dr. Arno , kami semua menyayangi mu



__ADS_1


__ADS_2