
nama ku ana, lebih tepatnya Melania Cristiana.. aku gadis berusia 25 tahun yg selama 13 tahun terakhir ini hidup sendirian tanpa ada orangtua ataupun saudara ..
orangtua ku meninggal dalam sebuah kecelakaan ketika kami sedang dalam perjalanan menuju rumah orangtua ibu ku ..
masih teringat dalam bayangan ku, betapa senangnya hati kami ketika dalam perjalan menuju kampung halaman ibu ku .. berbincang, bercanda, tertawa bersama mengiri perjalanan kami dalam mobil yg kami tumpangi selama perjalanan ..
sampai akhirnya, kecelakaan itupun terjadi .. mobil yg kami tumpangi dengan sangat tenang, tiba-tiba tertabrak dengan sangat kencang oleh mobil lain yg berkecepatan tinggi, hingga mobil kami terpelanting hampir sejauh 20m dan menabrak pembatas jalan ..
kecelakaan itu terjadi ketika kami sudah hampir sampai di rumah nenek, mungkin butuh 1-2 jam perjalanan lagi hingga kami bisa tiba di rumah nenek .. namun nasib berkata lain ..
"ana....."
panggil seseorang yg membuyarkan lamunan ku pada kejadian itu ..
"apa ??"
jawab ku santai, namun tak ku pungkiri, badanku bergetar saat aku akan menaiki mini bus ..
"Lo pasti ngelamunin kejadian itu lagi ya..."
__ADS_1
tanyanya ..
"udahlah, Lo harus buang jauh-jauh pikiran itu.. Lo harus menata hidup Lo kedepannya..."
sambung nya ..
"Lo tau sendirikan ta, susah buat gue bisa ngelupain kejadian itu.."
jawab ku dengan mata yg sudah ingin menangis ..
kemudian Nita merangkul ku dan memelukku guna memberikan kekuatan untuk ku ..
Arnita Pertiwi, gadis yg seumur dengan ku, dia adalah teman ku dari kecil di Yogyakarta dulu ..
yaa, setelah kecelakaan yg menewaskan kedua orangtua ku dulu, kemudian aku hidup di rumah nenek ku, aku di besarkan oleh nenek ku sampai aku lulus SMP, saat akan memasuki SMA, aku meminta ijin kepada nenek untuk bersekolah di Jakarta, menempati rumah kedua orangtua ku yg aku tinggalkan setidaknya selama 3 tahunan ..
awal nya nenek tidak setuju, tapi aku berhasil membujuk nenek agar mengijinkan ku ..
aku juga mengajak Nita, untuk tinggal bersama ku di Jakarta, karena tidak hanya rumah yg aku punya di Jakarta tapi ayah juga meninggalkan sebuah usaha kecil yg cukup untuk aku bisa hidup di kota metropolitan itu .. dan Nita pun setuju untuk hidup bersama ku di Jakarta ..
__ADS_1
"nek, aku pamit ya, doakan cucu-cucumu ini agar baik-baik saja dan selamat sampai tujuan .. aku akan sering menghubungi nenek .. nenek jaga kesehatan ya selama disini, nanti kalau aku libur sekolah, aku akan berlibur disini .."
mata nenek terlihat ingin menangis namun aku segera memeluknya ..
"nenek tenang saja, ada aku bersama ana.."
ucap nita meyakinkan nenek, nenek pun tersenyum tipis dan mengangguk ..
"hati-hati di jalan, nenek selalu mendoakan kalian.."
kami menempuh perjalanan dari yogya menuju Jakarta dengan menaiki travel, ada rasa takut saat untuk pertama kalinya lagi aku menaiki sebuah kendaraan beroda empat ini, bayangan itu kembali terlintas di pikiranku .. tapi, setelah Nita menenangkan ku dan menguatkan ku, kemudian kami melanjutkan perjalanan kami ..
selama perjalanan Nita tidak membiarkan ku untuk terdiam, dia selalu mengajak ku berbicara tentang apapun itu, agar aku lupa tidak membayangkan kejadian itu lagi jika sedang terdiam sendirian ..
*
*
*
__ADS_1
yuk lanjut ➡️
jangan lupa like dan komentar positif nya Yaaa, biar outhor semangat nulisnya ..