Cerita Hidup Ku

Cerita Hidup Ku
kamu harus kembali


__ADS_3

"mi, tolong tolong hubungin kantor nya arya, coba mami tanyain ke pegawainya nya ya miii, tolong ..."


ujar ana dengan wajah cemas nya, membuat mami nya Arya langsung melakukan panggilan ke kantor Arya ..


"bagaimana ?"


tanya Oma yg sedari tadi mendengarkan percakapan antara calon besannya dengan seseorang di telepon.. ibunya Arya pun kemudian menutup telepon nya ..


"kata mereka, Arya juga ada di mobil itu .."


jawab ibunya Arya dengan nada lemah menahan rasa sakitnya sambil menundukkan kepalanya ..


ana, Nita dan Oma yg mendengarnya pun syok, Nita dengan refleks langsung merangkul ana kedalam pelukan nya ..


"sabar na, sabar .. kita positif thinking aja ya, semoga aja Arya nggak apa-apa, lagian kan di berita tadi bilang baru 2 orang yg ketemu .. masih ada harapan kalo Arya selamat na .."


ujar Nita panjang lebar, memberikan kekuatan kepada sahabat nya itu ..


ana yg mendengar nya hanya bisa menangis, pikirannya terasa kosong saat mendengar kabar tersebut .. tapi untungnya, ana memiliki hati yg tegar, karena pengalaman masa lalu nya yg membuat dia kuat ..


"masih ada harapan.."


gumam ana dalam hati nya ..


ana pun bangkit dan mengurai pelukannya dari sang sahabat ..


"mi, Oma, ana mau kesana, ana mau cari Arya .."


dengan nada tegas nya ana meminta ijin kepada ibunya Arya dan Oma nya ..


"nggak sayang, kamu tunggu disini, biar team dan anak buah mami yg cari keberadaan mereka .."


jawab ibunya Arya ..

__ADS_1


"tapi miiii..."


belum sempat ana menjawab, Oma sudah menimpalinya ..


"iya sayang, jangan, kamu sebaiknya tunggu disini, percayakan semuanya pada team yg mencari, kamu cukup berdoa untuk keselamatannya Arya saja .."


ujar Oma, ana hanya bisa kembali memeluk sahabatnya itu.. ana tidak bisa membantah perkataan Oma nya ..


~ 5 hari kemudian


"apa ada kabar ?"


tanya ibunya Arya pada salah satu orang kepercayaannya yg sedang mencari Arya di lokasi kejadian ..


"belum nyonya, tapi kami sudah menemukan sedikit demi sedikit bukti yg menyebabkan kecelakaan tersebut dan juga team menemukan jejak kaki yg seperti di seret menuju hutan .. kami akan melakukan yg terbaik nyonya .."


jawab seorang pria di sambungan telepon ..


"bagus, cari lagi sampai ketemu, pastikan anak ku masih hidup, selamat dan sehat .."


"tolong kalian pending terlebih dahulu acara anakku .. jika aku harus ganti rugi, akan aku ganti .."


ujar ibunya Arya pada sambungan telepon selanjutnya ..


"baik nyonya, tenang saja nyonya, nyonya tidak perlu membayar ganti rugi, semua belum kami persiapkan, rencananya saya akan menelpon nyonya, tapi nyonya menelepon terlebih dahulu .."


jawab w.o yg menangani acara Arya dan ana ..


"baguslah .. terimakasih .."


jawab ibunya Arya kemudian menutup kembali sambungan telepon nya ..


"sayang, kamu jangan khawatir ya .. semuanya akan baik-baik aja .."

__ADS_1


isi pesan dari ibunya Arya untuk ana ..


ana yg sedang berada di kamarnya, masih dengan posisi duduk bersandar tak bersemangat di sebuah ayunan di dekat jendela kamarnya, membaca pesan tersebut ..


"aamiin, semoga ya mi..."


balas ana, kemudian lanjut memandang fotonya dengan Arya ..


"dimana kamu ya, pulang yaa, kita disini nungguin kamu .."


lirih ana meneteskan air matanya pada bingkai foto tersebut ..


"makan dulu na, nanti kalo Lo sakit, kita bakalan repot, Arya juga bakalan sedih ngeliat Lo kalo Lo terus-terusan sedih kaya gini, kalo Lo sehat kan Lo bisa cari Arya .."


kalimat terakhir yg di ucapkan Nita, membuat ana menatap sahabatnya itu dengan tatapan penuh harap ..


"Lo bener ta, gue harus sehat supaya gue bisa cari Arya .."


jawab ana penuh semangat kemudian mengambil alih nampan yg berisi makanan dari tangan sahabatnya tersebut, dan mulai memakannya dengan lahap ..


Nita pun tersenyum melihat sahabatnya mulai menemukan kembali jalan hidupnya ..


*


*


*


*


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2