
di sepanjang perjalanan, Arya tertidur, karena Nando menyuruhnya untuk beristirahat ..
perjalanan dari rumah pak Jamal menuju landasan udara terdekat dimana jet pribadi sudah menunggu cukup lumayan memakan waktu, setidaknya sekitar 2 jam ..
semua penumpang sudah berada di dalam pesawat ..
tepat jam 10 malam, mereka tiba di bandara .. beberapa mobil sudah menunggu kedatangan mereka, Arya dan Nando juga bersama pak Felix berada dalam 1 mobil ..
Arya meminta agar salah satu dari anak buah om Felix membawa Dio ke rumah sakit untuk memeriksakan keadaannya ..
"bagaimana dengan anda tuan ? apa anda ingin kita juga ke rumah sakit terlebih dahulu ?"
tanya Felix ..
"tentu saja kita akan ke rumah sakit, lagi pula, ana kan juga ada di rumah sakit, aku ingin menemui nya .."
jawab Arya, Felix pun mengangguk ..
di ruangan rawat ana, sudah ada Nita, Oma dan yg pasti ibunya Arya ..
mereka tau kalau Arya dan Nando akan pulang sekarang ..
ana sedang berbincang dengan Oma nya juga ibunya Arya sembari menunggu kedatangan orang yg sangat mereka sayangi .. sedangkan Nita, dia sedang mengupas beberapa buah-buahan untuk orang-orang yg ada disana ..
ceklek ........
pintu kamar ana terbuka dari luar, nampak seorang laki-laki mulai berjalan ke arah mereka dengan salah satu tangan yg membawa tongkat ..
semua orang yg ada di kamar melihat ke arah pintu dan memperhatikannya ..
"sayang ...."
__ADS_1
ujar ibunya Arya saat tau kalau yg datang itu pasti Arya ..
Arya mulai mendekat ke arah ranjang ..
ibunya mulai mendekatinya, menangkup kedua pipi putra tercinta nya dengan air mata yg sudah tak bisa terbendung lagi ..
ibunya memeluk arya dengan erat .. rasa haru menyelimuti tat kala melihat putra satu-satunya sudah kembali ke pelukannya ..
ibunya Arya melepas pelukannya, Arya mendekat ke arah Oma kemudian berlutut dan menggenggam tangan tua itu ..
Oma menatapnya penuh haru ..
"terimakasih karena kamu sudah mau berjuang untuk hidup dan kembali kepada kami .."
ujar Oma seraya mengusap kepala Arya .. Arya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya .. kemudian Arya berdiri dan melihat ana yg masih berada di ranjang rumah sakit dengan sedikit bersandar ..
"maaf .."
Arya tertunduk mencoba menahan agar dia tidak menangis di hadapan ana ..
rasa bahagia, haru, sedih dan lain sebagainya bercampur menjadi satu dalam hati nya ..
"tidak kah kamu ingin memelukku ?"
tanya ana pada Arya yg masih tertunduk .. mendengar perkataan ana, Arya pun langsung menegakkan pandangannya dan memeluk ana ..
betapa banyak rasa rindu yg terpendam selama ini ..
Arya memeluk ana dengan penuh rasa cinta ..
ana tak kuasa menahan tangisnya, air matanya pun mulai menetes membasahi pipinya dan juga pundak Arya ..
__ADS_1
Nando mendekati Nita, kemudian memeluknya, sesaat kemudian merangkul nya dan menyaksikan bagaimana sahabat-sahabatnya saling melepas rindu setelah sekian lama tak bertemu ..
Nita yg sedari tadi hanya diam memperhatikan bukan berarti dia tidak apa-apa ..
sedari tadi pagi, Nita merasa sedikit lemas dan mual, Nita pikir mungkin karena dia sedang mengurus ana dan bolak-balik rumah - rumah sakit membuatnya sedikit kecapean ..
"kamu tidak apa-apa ?"
tanya Nando saat melihat istrinya itu sedikit pucat ..
"apakah terlihat ?"
Nita balik bertanya dan sedikit tersenyum ..
"mungkin aku kelelahan sayang .."
tanpa banyak bertanya, Nando pun hanya mengangguk saja ..
*
*
*
*
*
*
*
__ADS_1