
sesampainya di rumah, ana langsung naik ke kamarnya, menyimpan kembali barang-barang nya .. setelah selesai ana pun turun ke ruang keluarga .. di lihatnya Arya sedang menonton tv sendirian ..
"Nita mana ?"
tanya ana, kemudian duduk di samping Arya ..
"dia ke dapur, mau nyimpen ice cream nya dulu katanya .."
jawab Arya kemudian merangkul ana agar bersandar di bahunya sambil menonton tv ..
"terus, teruuus, terus aja romantis-romantisan .."
cibir Nita menghampiri Arya dan ana dengan membawa nampan berisi makanan dan minuman kemudian di simpan nya di atas meja dan duduk di kursi terpisah dari sepasang kekasih tersebut ..
"sirik aja Lo .."
jawab Arya .. Nita pun mengambil satu toples cemilan, meluruskan kakinya di sofa panjang dengan punggung yg di sandarkan di tepian sofa dan menonton tv bersama ..
"sepi banget .. kirain gue nggak ada penghuninya .."
Nando datang menghampiri istri dan sahabat-sahabatnya itu dengan membawa tas perlengkapan Nita untuk menginap di rumah ana ..
mereka yg mendengar ada orang lain yg bicara pun kompak menolehkan pandangannya pada sosok tersebut ..
setelah tau siapa yg datang, Arya pun memutar bola matanya malas .. ana biasa saja namun tidak dengan Nita ..
"sayang, lihat tuh, mereka bermesraan di depan aku .."
rengek Nita saat Nando sudah duduk di sampingnya ..
"abaikan aja sayang .. oh ya, ini barang-barang kamu, mau aku simpenin di kamar ?"
tanya Nando kemudian memijat kaki istrinya itu lembut .. Nita hanya diam dengan senyuman tipisnya ..
"ya udah, tolong kamu bawa barang aku ke kamar ya .."
jawab Nita dengan mata yg sedikit mengerling .. Nando pun tersenyum dan berdiri kemudian di ikuti oleh Nita ..
"mau kemana Lo ?"
tanya Arya ..
__ADS_1
"ya ke kamarlah .. Lo nggak liat suami gue udah bawain barang gue .."
jawab Nita ..
"alah, bilang aja mau ........."
sengaja Arya menggantungkan ucapannya saat melihat Nando dan Nita sudah akan memasuki kamar Nita ..
"mau apa sayang ?"
tanya ana polos ..
"mau bantuin beresin baju nya Nita sayaaang .."
jawab Arya mengelak .. ana pun mengangguk dan kembali menyandarkan kepalanya di pundak Arya ..
"sayang .."
mendengar suara yg tidak asing lagi di telinganya membuat ana dan Arya menoleh ke sumber suara ..
"Oma .."
"gimana kabar kamu sayang ?"
tanya Oma kemudian sedikit mengendurkan pelukannya dari sang cucu ..
"aku sehat Oma, jauh lebih sehat .. karena Oma sudah ada di sini .."
jawab ana kemudian memeluk kembali nenek nya ..
ana mengajak neneknya duduk ..
"oma mau minum .."
tawar ana ..
"boleh sayang .."
jawab neneknya, ana pun beranjak hendak pergi ke dapur, sesaat langkah ana terhenti saat melihat om Hans sedang membawa tas milik Oma masuk kedalam rumah ..
"om Hans, om mau minum apa ? sekalian ana mau ke dapur .."
__ADS_1
tawar ana pada om Hans ..
"apa saja boleh .."
jawabnya sedikit tersenyum, ana pun kembali melanjutkan langkah nya ke dapur, membuat minuman untuk o
nenek nya dan om Hans ..
om Hans pun ikut duduk di ruang keluarga setelah menyimpan tas Oma di kamarnya ..
"kamu sudah sehat ?"
tanya Om Hans pada Arya ..
"sudah jauh lebih baik Om .."
jawab Arya ..
"pernikahan kalian akan di laksanakan 3 minggu lagi, semua nya sudah di persiapkan, kalian hanya tinggal fitting baju saja .."
ujar Oma menjelaskan rencana pernikahan ana dan Arya yg sempat tertunda kemarin ..
"iya Oma, terimakasih .."
jawab Arya ..
ana pun datang dengan membawa nampan berisi teh untuk Oma dan kopi untuk om Hans .. di simpannya di meja kemudian ana pun ikut duduk di samping Arya ..
*
*
*
*
*
*
*
__ADS_1