Cerita Hidup Ku

Cerita Hidup Ku
ngidam


__ADS_3

"sayang, seperti nya Oma sudah datang .."


bisik Nita pada suami nya yg saat ini sedang memeluknya dengan erat dan menghirup aroma tubuh istrinya itu ..


"biarkan saja sayang .."


jawab Nando kemudian memberi jarak antara wajah nya dengan wajah istrinya namun badan mereka masih saling memeluk .. mereka saling menatap dengan penuh cinta .. namun Nando melihat ada garis kesedihan di wajah istrinya itu ..


"kenapa ?"


tanya Nando ..


"tidak, hanya saja, aku harus berpisah lagi dengan suami ku .."


jawab Nita dengan suara sedikit sedih ..


"aku tidak akan lama sayang .."


Nita pun kembali memeluk tubuh suami nya itu .. kemudian mengecup pipinya ..


"ya sudah .. cepat pergi sana, sebelum aku berubah pikiran .."


ujar Nita mencoba menguatkan hatinya ..


mungkin benar apa kata dokter dan banyak orang lainnya, kalau wanita yg sedang hamil muda perasaan nya sangatlah sensitif ..


"kamu mengusir ku ?"


"bukan seperti itu .."


jawab Nita sedikit merengek ..


"iyaaaa, aku tau sayang .."


jawab Nando sedikit tersenyum kemudian mengecup bibir istri nya itu sekilas ..


"ya sudah .. ayo, kita temui Oma .."


ajak Nando .. kemudian keduanya pun keluar dari kamar tersebut menemui Oma dan om Hans yg sedang berbicara serius dengan ana dan Arya ..


"omaaa..."


ujar Nita kemudian memeluk Oma yg sedang duduk ..


"hai sayang .. kapan kamu disini ? ko Oma nggak lihat .."


Nita dan Nando pun duduk di kursi yg kosong ..


"nita datang sama kita tadi Oma .."


jawab ana ..


"Oma, aku ingin meminta ijin agar Nita bisa menginap disini untuk beberapa waktu .. Nando harus pergi, ada perjalanan bisnis .."


"iya sayang .. Oma ijinkan .. Nita juga cucu Oma kan, masa iya Oma nggak ijinin dia buat tinggal disini .. biar ana ada temen lagi .."


jawab Oma ..


"terimakasih Oma .. kalau begitu, Nando pamit dulu ya Oma .."


ujar Nando kemudian berdiri dan menghampiri Oma, mencium punggung tangannya .. membungkukkan badannya ke arah om Hans memberi hormat ..


Nita pun berdiri hendak mengantarkan suaminya ke depan rumah ..


"gue titip Nita .."


ujar Nando pada ana dan Arya .. mereka pun mengangguk bersamaan ..


"hati-hati .. semoga selamat sampai tujuan .."


ujar Arya .. Nando pun mengangguk ..


"aku antar dulu Nando ke depan ya .."


Nando dan Nita pun berjalan ke depan rumah meninggalkan Oma, ana, Arya dan om Hans di ruang keluarga ..


"kamu hati-hati ya sayang .. aku selalu mendoakan mu .."

__ADS_1


ujar Nita kemudian memeluk kembali suaminya ..


"terimakasih sayang .."


jawab Nando kemudian mengecup kening istrinya ..




ana yg sedang berbaring di tempat tidurnya, menatap langit\-langit kamarnya, dengan mendengarkan alunan musik klasik kesukaannya, membuatnya sedikit mengantuk ..


saat matanya akan terpejam, tiba\-tiba .......



"*na, gue mau rujak .. ngerujak yu* .."


rengek Nita ikut berbaring di tempat tidur ana ..



"*Lo tuh ya, udah malem juga .. besok aja* .."


tolak ana kemudian memiringkan badannya membelakangi Nita ..



"*ayolah naaaa .. baru juga jam 9 .."


"besok lagi taaaa* .."


"*ya udah, gue ngerujak sendiri aja* .."


Nita pun bangkit dari kasur ana, berjalan ke luar menuju dapur ..



dilihatnya hanya ada apel, jeruk, anggur, alpukat dan lain\-lain, tidak ada buah\-buahan yg biasa di pakai untuk membuat rujak ..


saat ana sedikit putus asa, tiba\-tiba dia melihat ke luar jendela, ada pohon mangga milik tetangga yg sedang berbuah ..


Nita melangkahkan kaki nya ke luar rumah, mengunjungi rumah tetangga untuk meminta mangga muda ..



"*permisi* .."


ujar Nita sambil memencet bel rumah ..


pintu tersebut pun terbuka, nampak lah sesosok laki\-laki seusia nya dengan hanya menggunakan kaos putih polos dan celana pendek .. meskipun begitu, wajahnya terlihat sangat imut Dimata Nita ..



"*ya, ada apa* ? *ada yg bisa saya bantu* ?"


tanya laki\-laki tersebut membuyarkan lamunan Nita yg sedari tadi melihatnya tanpa berkedip ..


Nita pun tersadar ..



"*ah, mm, itu .. saya ingin membeli buah mangga yg ada di halaman rumah anda, 2 saja, tidak apa* .."


laki\-laki tersebutpun heran mendengar penuturan Nita, dia sedikit mengerutkan dahinya ..



"*apa wanita ini sedang ngidam* .."


gumam laki\-laki itu dalam hatinya ..



"*boleh nya mas, saya sangat ingin* .."


jawab Nita ..

__ADS_1


tak tega melihat Nita yg merengek ingin buah mangga tersebut, akhirnya laki\-laki tersebut pun mengiyakan keinginan Nita, dia berjalan ke arah pohon mangga nya, mengambil sebatang kayu yg biasa di pakai untuk memetik buah ..


setelah berhasil mendapatkannya, buah tersebut pun langsung diberikan kepada Nita ..


Nita menerimanya dengan senyum yg merekah ..



"*terimakasih mas .. ini* .."


jawab Nita seraya memberikan selembar uang kepadanya ..



"*nggak usah mba, ambil saja* .."


tolaknya lembut ..


"*tapi mas .."


"nggak apa\-apa mba, ambil aja .."


"kalau begitu, terimakasih ya mas .. oh ya, kalau mas membutuhkan bantuan atau apapun itu, datang saja ke rumah seberang .. saya tinggal disana* .."


ujar Nita, laki\-laki tersebut pun mengangguk ..



ana yg tadi tidur nya terganggu oleh Nita, akhirnya tidak dapat memejamkan matanya lagi, ana hendak menyusul ana ke luar kamarnya, namun ponsel nya berbunyi, tertulis nama Arya di ponselnya .. ana pun mengangkat telepon dari Arya dan duduk di ranjangnya ..



setelah selesai berbicara dengan Arya, ana pun turun, di lihat nya Nita sedang membuat bumbu rujak di dapur ..



"*dapet buah darimana Lo* ?"


ujar ana seraya menuangkan air minum ke dalam gelas ..



"*dari rumah yg di sebrang* .."


jawab Nita masih dengan bumbu rujaknya ..



"*rumah depan ? rumah depankan kosong* .."


ujar ana, menyimpan gelas nya kembali di meja makan ..



"*sembarangan Lo, orang tadi gue ke rumah itu, ada cowo ganteng ke luar, trus dia petikkin buah ini buat gue* .."


jawab Nita kemudian duduk di kursi meja makan dengan bumbu rujak dan buah\-buahan yg sudah di potong\-potong ..



"*masa iya ada orang nya* .."


gumam ana dalam hati ..



\*


\*


\*


\*


\*


\*

__ADS_1


\*


__ADS_2